Rusia: Afghanistan adalah Bukti AS-NATO Tidak Bisa Koordinasikan Aksinya

Minggu, 05 September 2021 - 18:31 WIB
loading...
Rusia: Afghanistan adalah...
Rusia menuturkan, situasi di Afghanistan telah menunjukkan bahwa baik Amerika Serikat (AS) maupun NATO tidak mampu mengkoordinasikan tindakan mereka. Foto/REUTERS
A A A
MOSKOW - Rusia menuturkan, situasi di Afghanistan telah menunjukkan bahwa baik Amerika Serikat (AS) maupun NATO tidak mampu mengkoordinasikan tindakan mereka. Hal itu diutarakan juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia, Maria Zakharova.

“Situasi di Afghanistan secara grafis telah menunjukkan, bahwa baik NATO pada umumnya, maupun Amerika Serikat pada khususnya tidak mampu secara efektif mengoordinasikan tindakan mereka,” ucap Zakharova.

“Selain itu, AS telah terbukti benar-benar tidak berdaya sebagai kekuatan pengarah,” sambungnya dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Tass pada Minggu (5/9/2021). Baca juga: Rusia Mungkin Akui Taliban Sebagai Otoritas Afghanistan

Zakharova kemudian menarik perhatian pada fakta bahwa meskipun gagal di Afghanistan, NATO berencana untuk melakukan banyak latihan, terutama di negara-negara Baltik dan Eropa Timur dan membangun kehadirannya di Kutub Utara.

"Dilihat dari bencana di Afghanistan, NATO membutuhkan latihan di pegunungan dan stepa daripada di padang rumput dan padang rumput. Tapi, mereka tampaknya terlalu asyik dalam konfrontasi virtual dengan Rusia," tegasnya.

"Penurunan aliansi sudah jelas. Kendaraan dari Irak setidaknya dibawa ke negara-negara Baltik dan rongsokan ini disumbangkan ke bawahan. Di Afghanistan, mereka sangat terkuras sehingga mereka memilih untuk meninggalkan mobil dan helikopter mereka kepada orang-orang yang mereka lawan,” tukasnya. Baca juga: Militer Rusia: Sistem Rudal Suriah Tembak Jatuh 21 dari 24 Rudal Israel
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jenderal Tertinggi AS...
Jenderal Tertinggi AS Ungkap Jet Tempur F-16 Ukraina Tembak Jatuh Su-35 Rusia dalam Duel Langit
Iran Berhasil Serang...
Iran Berhasil Serang Situs CIA, Amerika Curiga Rusia Terlibat
Presiden Zelensky Akan...
Presiden Zelensky Akan Memiliki Pesaing Politik yang Kuat, Ini 5 Pemicunya
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
Presiden Zelensky Pecat...
Presiden Zelensky Pecat Panglima Militer Ukraina, Rusia Untung Besar!
Zelensky Ditekan untuk...
Zelensky Ditekan untuk Pecat Jenderal Tertinggi Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
Angkat Bicara Soal Deportasi...
Angkat Bicara Soal Deportasi Abdul Karim, Kemlu: Tak Pengaruhi Dukungan untuk Palestina
Harga Minyak Dunia Mendidih...
Harga Minyak Dunia Mendidih usai Trump Ancam Bombardir Infrastruktur Iran
Rekomendasi
Di Balik Penghargaan...
Di Balik Penghargaan CCEPC Indonesia, Gao Hai Komitmen Bangun Kemitraan Jangka Panjang
Puluhan Organisasi Tolak...
Puluhan Organisasi Tolak Penerapan PP No 28/2024 Tentang Kesehatan
Canda Prabowo di Harlah...
Canda Prabowo di Harlah ke-28 PKB: MBG Itu Singkatan Mas Bahlil Ganteng, Bisa Aja Lo
Berita Terkini
Getol Kritik Netanyahu,...
Getol Kritik Netanyahu, Wali Kota New York Mamdani dan Istri Terima Ancaman Pembunuhan
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Infografis
J-36 China Diklaim Bisa...
J-36 China Diklaim Bisa Pecundangi Pesawat Pengebom B-21 AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved