Helikopter Angkatan Laut AS Jatuh, Lima Tentara Tewas

Minggu, 05 September 2021 - 17:05 WIB
loading...
Helikopter Angkatan...
Lima awak helikopter MH-60S milik Angkatan Laut Amerika Serikat (AS) yang jatuh di lepas pantai California dinyatakan tewas. Foto/Ist
A A A
WASHINGTON - Lima awak helikopter MH-60S milik Angkatan Laut Amerika Serikat (AS) yang jatuh di lepas pantai California dinyatakan tewas. Insiden jatuhnya helikopter tersebut terjadi pada awal pekan ini, di mana awalnya kelima personel militer AS itu dinyatakan hilang.

Angkatan Laut AS, seperti dilansir Xinhua pada Minggu (5/9/2021), mengatakan bahwa Armada ke-3 telah bergeser dari upaya pencarian dan penyelamatan ke operasi pemulihan jenazah. Baca juga: Tragis, Bermimpi Hidup di Amerika, Eks Prajurit Afghanistan Tewas dalam Serangan Udara AS

“Transisi dari upaya pencarian dan penyelamatan ke operasi pemulihan terjadi setelah lebih dari 72 jam upaya penyelamatan terkoordinasi yang mencakup 34 penerbangan pencarian dan penyelamatan, lebih dari 170 jam waktu penerbangan, dengan lima helikopter pencari dan pencarian kapal permukaan yang konstan,” kata Angkatan Laut AS.

Ditugaskan ke Helicopter Sea Combat Squadron 8, helikopter itu sedang melakukan operasi penerbangan rutin dari kapal induk USS Abraham Lincoln ketika jatuh ke laut sekitar 60 mil laut di lepas pantai San Diego Selasa sore.

USS Abraham Lincoln yang berbasis di San Diego adalah kapal induk kelas Nimitz kelima di Angkatan Laut dan anggota Armada Pasifik AS. Baca juga: Menaker Ajak Perusahaan Amerika Terus Perkuat Kerja Sama Bidang Ketenagakerjaan

Satu anggota kru diselamatkan setelah kecelakaan itu. Lima pelaut di atas kapal induk USS Abraham Lincoln juga terluka dalam insiden tersebut. Para pejabat mengatakan bahwa penyelidikan atas insiden itu sedang berlangsung.
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
CIA akan Rilis Berkas...
CIA akan Rilis Berkas Baru Program Pengendalian Pikiran Terkait Nazi
Usai Tewaskan 1.300...
Usai Tewaskan 1.300 Orang di Eropa, Gelombang Panas Ekstrem Kini Melanda AS
Ini Detail Cekcok Trump...
Ini Detail Cekcok Trump dan Mohammed bin Salman Gara-gara Perang Iran
Demi Cinta Bertaruh...
Demi Cinta Bertaruh Nyawa, Pasangan Ini Lamaran di Puncak Gedung Empire State 443 Meter
AS Pertimbangkan Tarik...
AS Pertimbangkan Tarik Pasukan dari Arab Saudi, Berseteru Gara-gara Perang Iran
Israel Ancam Serang...
Israel Ancam Serang Iran Ketiga Kalinya Meski Sedang Negosiasi dengan AS
Pasokan Minyak Iran...
Pasokan Minyak Iran Kembali Banjiri Pasar Asia, Harga Minyak Dunia Anjlok 4%
Laporan Media: Iran...
Laporan Media: Iran - AS Sepakat Hentikan Serangan, Gelar Pertemuan Darurat di Qatar
Pilu! Induk Gajah Tolak...
Pilu! Induk Gajah Tolak Tinggalkan Anaknya yang Mati Ditabrak Mobil di Jalanan
Rekomendasi
HUT ke-80 Bhayangkara...
HUT ke-80 Bhayangkara Momentum Perkuat Transformasi dan Pelayanan Masyarakat
PLN EPI Dorong Bioenergi...
PLN EPI Dorong Bioenergi Jadi Motor Diversifikasi Energi Nasional
Inflasi Jakarta Terjaga...
Inflasi Jakarta Terjaga pada Level 0,41%, Terendah di Pulau Jawa
Berita Terkini
PBB Perkirakan Pembersihan...
PBB Perkirakan Pembersihan Puing-puing Gaza Perlu Waktu Lebih dari 140 Tahun
Iran Tegaskan Inspektur...
Iran Tegaskan Inspektur IAEA Tak akan Diberi Akses Apa pun ke Lokasi Nuklir yang Dibom
Pemerintah Suriah Terbuka...
Pemerintah Suriah Terbuka untuk Bertemu Hizbullah
PM Pakistan Sharif akan...
PM Pakistan Sharif akan Hadiri Pemakaman Pemimpin Tertinggi Iran Khamenei
CIA akan Rilis Berkas...
CIA akan Rilis Berkas Baru Program Pengendalian Pikiran Terkait Nazi
Israel Ngotot Tempatkan...
Israel Ngotot Tempatkan Pasukannya di Lebanon, Suriah, dan Gaza Tanpa Batas Waktu
Infografis
15 Perang yang Melibatkan...
15 Perang yang Melibatkan Tentara AS, Pernah Kalah karena 60.000 Pasukan Tewas Sia-sia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved