Anggota Parlemen India Jalan-jalan di Kereta Hanya Pakai Baju Dalam

Jum'at, 03 September 2021 - 21:37 WIB
loading...
Anggota Parlemen India...
Anggota parlemen negara bagian di India hanya memakai baju dalam saat berjalan di dalam kereta. Foto/twitter
A A A
NEW DELHI - Pada Maret lalu, seorang politisi dituduh mengancam akan menembak warga desa di India ketika dia berkata, "Saya selalu membawa pistol dan akan membunuh siapa pun jika diperlukan."

Dia kemudian disandera di Distrik Bhagalpur oleh orang-orang yang menentang pembebasan tanah.

Ternyata dia adalah orang yang sama saat terungkap kejadian baru yang juga memalukan.

Baca juga: Pejuang Perlawanan Panjshir ‘Musnahkan’ 450 Pasukan Taliban

Anggota Dewan Legislatif (MLA) di negara bagian Bihar, India, Gopal Mandal dicibir banyak orang karena berjalan-jalan di gerbong kereta api tanpa mengenakan celana panjang dan hanya memakai baju dalam.

Baca juga: Taliban Klaim Rebut Jalan Masuk Utama ke Lembah Panjshir

Gopal Mandal adalah anggota partai berkuasa di negara bagian Bihar, Janata Dal-United. Dia naik kereta Tejas Rajdhani Express dari kota Patna ke New Delhi pada Kamis.

Baca juga: Jet Siluman Checkmate Versi Dua Kursi Lebih Diminati Pembeli Asing

Rekan-rekan sesama penumpang menegur politisi itu karena berpakaian tidak pantas di tempat umum.

Mandal kemudian justru meneriaki sesama penumpang, melontarkan caci maki dan mengancam akan menembak mereka.

Salah satu penumpang kereta, Prahad Paswan, mengaku tidak mengetahui bahwa pria bercelana dalam itu adalah anggota parlemen.

Paswan kemudian melapor ke petugas keamanan kereta setelah Mandal berusaha memukuli sesama penumpang karena menegur penampilannya.

Mandal, bagaimanapun, mengatakan ulahnya itu karena perutnya sakit. "Saya hanya mengenakan pakaian dalam karena perut saya sakit selama perjalanan," ujar dia.

Dia menepis tuduhan melontarkan kata-kata pedas pada sesama penumpang hanya "masalah kecil".

Pada Maret, politisi yang sama menolak meminta maaf karena mengancam akan menembak warga desa.

"Saya seorang pejuang. Sangat mungkin saya bisa membunuh penduduk desa dalam keadaan marah. Saya akan menabrakkan buldoser di atas satu gedung yang telah didirikan di atas tanah setelah terbukti bahwa tanah itu bukan milik penduduk desa tetapi milik saya," ujar dia.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
India Tuntut Pertanggungjawaban...
India Tuntut Pertanggungjawaban atas Para Pelaku Pemboman Sekolah
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
India Gempar, Seorang...
India Gempar, Seorang Ibu Diperkosa Beramai-ramai di Depan Anaknya
Starmer Didesak Mundur...
Starmer Didesak Mundur dari Jabatan Perdana Menteri Inggris
PM Kanada Akui G7 Tidak...
PM Kanada Akui G7 Tidak Lagi Kendalikan Dunia
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
Jokowi Pede PSI Masuk...
Jokowi Pede PSI Masuk Parlemen Senayan di Pemilu 2029
Update Korban Gempa...
Update Korban Gempa Venezuela: 235 Orang Tewas dan 70.000 Keluarga Terdampak
Iran Peringatkan Kapal-Kapal:...
Iran Peringatkan Kapal-Kapal: Selat Hormuz Masih Berbahaya!
Rekomendasi
Hajar Makau, Indonesia...
Hajar Makau, Indonesia Amankan Tiket Perempat Final Kejuaraan Bulu Tangkis Junior Asia 2026
Demokrasi Belum Utuh...
Demokrasi Belum Utuh Jika Perempuan Masih Minim Keterwakilan
Peserta SPPI Meninggal...
Peserta SPPI Meninggal Akibat TBC, Tim Seleksi Ungkap Pemeriksaan Awal hanya Terdeteksi Infeksi Paru
Berita Terkini
Jet Tempur China dan...
Jet Tempur China dan Rusia Kompak Masuk ke Zona Pertahanan Udara Korsel
Balas Serangan AS, Iran...
Balas Serangan AS, Iran Gempur Bahrain
Korut Masih Andalkan...
Korut Masih Andalkan Senjata Besar, Korsel Beralih ke 500.000 Prajurit Drone, Siapa Lebih Unggul?
Ukraina Berusaha Rebut...
Ukraina Berusaha Rebut Kesempatan Pertama untuk Menang, tapi Kenapa Selalu Gagal?
Pengadilan Inggris Butuh...
Pengadilan Inggris Butuh 300 Tahun untuk Selesaikan Tumpukan Kasus
Lebih dari 50.000 Orang...
Lebih dari 50.000 Orang Dilaporkan Hilang akibat Gempa Venezuela
Infografis
5 Proyek Jalan Tol di...
5 Proyek Jalan Tol di Pulau Jawa Bakal Beroperasi Tahun 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved