Alogojo 'The Beatles' ISIS Mengaku Bersalah Memenggal 4 Sandera AS

Jum'at, 03 September 2021 - 11:09 WIB
loading...
A A A
Baca juga: Jet Tempur Siluman F-35 AS Tak Bisa Bertahan Seperti yang Diharapkan

Dari dua anggota "The Beatles" ISIS yang tersisa, Aine Davis berada di penjara Turki setelah dinyatakan bersalah atas tuduhan terorisme, sementara Mohamed Emwazi, juga dikenal sebagai "Jihadi John," tewas dalam serangan udara AS pada November 2015.

Para teroris memenggal Foley pada Agustus 2014, setelah pasukan khusus AS berusaha melakukan operasi penyelamatan. Dia adalah orang Amerika pertama yang dieksekusi oleh kelompok teroris tersebut. Video pemenggalan terhadap Sotloff dirilis tiga minggu kemudian, pada 2 September. Selanjutnya, Kassig dipenggal pada November tahun itu.

Mueller, yang ditangkap di Aleppo pada 2013, dilaporkan dipersembahkan sebagai budak seks untuk “khalifah” ISIS Abu Bakr Al-Baghdadi. Para militan ISIS mengeklaim dia terbunuh dalam serangan udara Februari 2015 di "ibu kota" mereka di Raqqa, yang dilakukan oleh Yordania sebagai pembalasan atas eksekusi mereka terhadap seorang pilot Yordania yang ditawan. Namun, AS mengeklaim bahwa dia dipukuli hingga tewas oleh Al-Baghdadi. Serangan AS 2019 yang mengakibatkan kematian al-Baghdadi dilakukan oleh "Satuan Tugas 8-14", nama yang diambil dari hari ulang tahun Mueller.

“Hari ini juga merupakan hari jadi yang menyakitkan. Tujuh tahun lalu, dunia dihancurkan oleh gambar yang menggambarkan kematian Steven Sotloff,” kata Parekh. “Hari ini, melalui suara dan kehidupan para korban, Keadilan berbicara, dan kata-kata itulah yang akan bergema sepanjang sejarah.”
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Ayatollah Khamenei Sudah...
Ayatollah Khamenei Sudah Lebih dari 100 Hari Meninggal, Iran Tunda Lagi Penguburannya
Piala Dunia 2026: Saat...
Piala Dunia 2026: Saat Sepak Bola Jadi Mesin Uang FIFA
Balas Serangan AS, Iran...
Balas Serangan AS, Iran Gempur 21 Target Militer hingga Pangkalan di Yordania
Putri Bajrakitiyabha...
Putri Bajrakitiyabha Meninggal Dunia, Thailand Umumkan Masa Berkabung Nasional
Rekomendasi
Kejagung: Tersangka...
Kejagung: Tersangka Andri Mulyono Mark up Pengadaan Motor Listrik BGN
Pengamat Kebijakan Publik...
Pengamat Kebijakan Publik Apresiasi Arah Baru BGN, Transparansi dan Refocusing MBG
Perdana, Danantara Terbitkan...
Perdana, Danantara Terbitkan Obligasi Global Senilai USD1,5 Miliar
Berita Terkini
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved