Hengkang dari Afghanistan, AS Dianggap Bukan Lagi Negara Adidaya

Jum'at, 03 September 2021 - 07:01 WIB
loading...
A A A
Ini bukan pertama kalinya Wallace secara terbuka mengkritik AS. Pada pertengahan Agustus, ketika Taliban mulai membuat keuntungan besar di Afghanistan, menteri pertahanan itu menggambarkan kesepakatan damai Donald Trump tahun 2020 dengan Taliban sebagai kesalahan strategis yang menyebabkan banyak masalah.

Penarikan terakhir pasukan AS, bagaimanapun, disahkan oleh penerus Trump, Joe Biden, pada bulan April—sebuah keputusan yang mengecewakan Inggris, yang ingin tetap tinggal di Afghanistan. Tetapi tanpa pasukan AS, Inggris tidak dapat menyatukan kekuatan pertahanan alternatif yang kredibel dan terpaksa bergabung dengan evakuasi massal bulan lalu.

Mantan menteri luar negeri Jeremy Hunt memperingatkan pada hari Kamis bahwa garis patahan berbahaya telah muncul dalam hubungan khusus AS-Inggris, menggambarkan penarikan pasukan dari Kabul sebagai bencana dan dipaksakan di Inggris.

Dalam pidato pertamanya tentang perebutan Kabul oleh Taliban, Hunt mengatakan pasukan sekutu pergi dalam keadaan tercela."Sehingga itu momen yang serius bagi siapa saja yang peduli dengan nilai-nilai liberal dan masyarakat terbuka," katanya.

Baca juga: Sebanyak 52% Rakyat AS Ingin Presiden Biden Lengser Terkait Afghanistan

Menulis di koran lokal, dia berkata: “Hasil dari penarikan yang kacau dan tergesa-gesa ini adalah mengembalikan negara kepada pemerintah yang melindungi para pembom 9/11 [serangan 11 September 2001 di AS]."
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Iran Ungkap Radar AS...
Iran Ungkap Radar AS Mengalami Malam Gelap akibat Serangan Rudal
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-12, Iran Siap Terapkan Doktrin 'Mata Ganti Mata'
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Israel Ketakutan
Keluarga Peter Crouch...
Keluarga Peter Crouch Cerita Susahnya Masuk AS saat Piala Dunia 2026
AS Resmi Jalin Kerja...
AS Resmi Jalin Kerja Sama Nuklir dengan Arab Saudi di Tengah Konflik Iran
Terungkap! AS Beri Syarat...
Terungkap! AS Beri Syarat Saudi Berdamai dengan Israel untuk Lanjutkan Perjanjian Nuklir
Rekomendasi
Prabowo Singgung Londo...
Prabowo Singgung Londo Ireng: Sekarang Pakai Baju Wartawan, Pengamat, hingga LSM
Pembangunan Jalan Tol...
Pembangunan Jalan Tol Akses Pelabuhan Patimban Capai 68%
Dinkes Apresiasi Operasi...
Dinkes Apresiasi Operasi Bibir Sumbing Gratis MNC Peduli dan RS Azra Bogor
Berita Terkini
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Lebih dari 2.300 Pemukim...
Lebih dari 2.300 Pemukim Yahudi Serbu Masjid Al-Aqsa, Hamas dan Yordania Murka
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved