China Minta AS Dengarkan Petuah Putin Soal Afghanistan

Jum'at, 03 September 2021 - 02:37 WIB
loading...
A A A
Washington sebelumnya berjanji bahwa mereka tidak akan berhenti mengejar dan membela hak asasi manusia di negara-negara asing, tetapi akan melakukannya tanpa intervensi militer, dengan menggunakan tekanan diplomatik dan ekonomi.

Wenbin sebelumnya meminta masyarakat internasional untuk menyelidiki dugaan kejahatan perang yang dilakukan oleh AS dan NATO selama invasi 20 tahun di Afghanistan. Pengadilan Kriminal Internasional (ICC) sedang meninjau satu kasus terhadap tindakan militer AS di negara itu, tetapi tidak jelas apakah kasus ICC akan dilanjutkan karena AS tidak meratifikasi piagamnya.

Baca juga: China Serukan Penyelidikan atas Dugaan Kejahatan di Afghanistan oleh AS dan NATO

Sebuah kebocoran yang diterbitkan oleh WikiLeaks tentang catatan perang Amerika dari Afghanistan pada tahun 2010 mengungkapkan bahwa beberapa ratus kasus korban sipil di tangan militer AS belum dilaporkan dengan benar pada saat itu.

Baca juga: ICC Setuju Dilakukannya Penyelidikan Kejahatan Perang di Afghanistan

Sebelumnya Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan kehadiran AS selama 20 tahun di Afghanistan hanya menghasilkan tragedi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump: AS Tidak akan...
Trump: AS Tidak akan Bayar Iran Rp5 Triliun, Itu Berita Palsu
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
Wapres AS Sebut Iran...
Wapres AS Sebut Iran Bisa Dapat Rp5.312 Triliun, tapi Trump Ragu
Jenderal Jerman Ancam...
Jenderal Jerman Ancam Serang Dahsyat Rusia: Kami Siap Bertempur Malam Ini
Zionis Israel Ratapi...
Zionis Israel Ratapi Kesepakatan Damai AS-Iran: Kami Ditinggalkan Sendirian!
Pesawat Pengebom Nuklir...
Pesawat Pengebom Nuklir B-52 AS Jatuh Tewaskan 8 Awak, Harganya Rp1,5 Triliun
Larangan Perangkat Lunak...
Larangan Perangkat Lunak AS Bikin Susah Banyak Produsen Mobil
AS dan Iran Setujui...
AS dan Iran Setujui Kesepakatan untuk Akhiri Perang di Timur Tengah, Ini Isinya
Ikuti Indonesia, Inggris...
Ikuti Indonesia, Inggris Resmi Melarang Medsos untuk Anak di Bawah 16 Tahun
Rekomendasi
UNJ Berkolaborasi dengan...
UNJ Berkolaborasi dengan DMI Perkuat Gerakan Air Bersih untuk Jakarta
Konsolidasi Nasional,...
Konsolidasi Nasional, KNPI Gandeng Pemuda dan Mahasiswa Gelar Aksi Dukung Prabowo
Larangan Perangkat Lunak...
Larangan Perangkat Lunak AS Bikin Susah Banyak Produsen Mobil
Berita Terkini
7 Fakta Unik Cape Verde,...
7 Fakta Unik Cape Verde, Negara Kecil yang Bikin Spanyol Frustrasi di Piala Dunia 2026
Inggris, Prancis, Jerman,...
Inggris, Prancis, Jerman, dan Italia Siap Cabut Sanksi Teheran setelah Kesepakatan Damai AS-Iran
Trump: AS Tidak akan...
Trump: AS Tidak akan Bayar Iran Rp5 Triliun, Itu Berita Palsu
Siapa Pihak yang Berpotensi...
Siapa Pihak yang Berpotensi Menggagalkan Kesepakatan Perdamaian Iran dan AS?
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
Momen Terakhir Wanita...
Momen Terakhir Wanita Tewas dalam Bungee Jumping 39 Meter: 'Bernapas Terengah-engah'
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved