Penelitian Ungkap Ganja Digunakan dalam Ibadah Yahudi Kuno Israel

Sabtu, 30 Mei 2020 - 17:16 WIB
loading...
Penelitian Ungkap Ganja...
Dua altar di kuil Yahudi kuno di Tel Arad terdapat residu ganja dan kemenyan. Foto/Koleksi Otoritas Barang Antik Israel/Museum Israel/Laura Lachman
A A A
TEL ARAD - Sebuah penelitian mengungkap ganja dan kemenyan digunakan orang Yahudi Israel kuno saat menjalankan ritual keagamaan. Keduanya ditemukan di dalam dua altar kuil kuno di Tel Arad, Lembah Beersheba.

Kuil itu, yang dibangun sekitar 750 hingga 715 Sebelum Masehi (SM), telah dibangun kembali di Museum Israel di Yerusalem.

Menurut para peneliti dua altar batu kapur ditemukan berada di pintu masuk ke tempat suci. "Jelas, mereka (ganja dan kemenyan) telah memainkan peran penting dalam praktik pemujaan di kuil," kata tim peneliti dalam sebuah pernyataan.

“Bahan organik hitam yang dipadatkan yang tak teridentifikasi disimpan di permukaan altar. Analisis bahan-bahan ini di masa lalu gagal mengidentifikasi kontennya dan bahan gelap ini baru-baru ini diserahkan ke analisis residu organik dengan metode modern."

Analisis mengungkapkan bahwa pada altar yang lebih kecil, ganja dicampur dengan kotoran hewan untuk pemanasan. Altar yang lebih besar, kata para peneliti, berisi kemenyan yang dicampur dengan lemak hewani, yang menghasilkan penguapan.

Penelitian ini menyoroti praktik-praktik keagamaan di situs Alkitab kuno di Yehuda. "Ini adalah pertama kalinya bahwa ganja telah diidentifikasi di Ancient Near East," kata kata pemimpin laporan riset, Eran Arie dari Museum Israel di Yerusalem, seperti dikutip Fox News, Sabtu (30/5/2020).

"Penggunaannya di kuil memainkan peran sentral dalam ritual pemujaan yang dilakukan di sana," katanya. (Baca juga: Israel Siap Caplok Lembah Jordan, Orang Palestina Tak Diberi Kewarganegaraan )
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Puji Unggahan...
Trump Puji Unggahan Menlu Iran tentang Kemungkinan Kesepakatan AS-Iran Sangat Positif
Israel Jadi Negara yang...
Israel Jadi Negara yang Paling Banyak Diboikot di Dunia
Trump Klaim AS Telah...
Trump Klaim AS Telah Bikin Kesepakatan Hebat dengan Iran, Teheran Bilang Belum!
Trump Mendadak Batal...
Trump Mendadak Batal Bombardir Iran Besar-besaran, Israel Terkejut
Israel Kucurkan Rp917...
Israel Kucurkan Rp917 Miliar untuk Bangun 69 Permukiman Ilegal di Tepi Barat
Ini Bukti Biadabnya...
Ini Bukti Biadabnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat
Islam: Agama yang Paling...
Islam: Agama yang Paling Disalahpahami
Taiwan Luncurkan Puluhan...
Taiwan Luncurkan Puluhan Rudal HIMARS ke Arah China
SpaceX Pecahkan Rekor...
SpaceX Pecahkan Rekor IPO Terbesar Sepanjang Sejarah, Raup Dana Rp1.335 Triliun
Rekomendasi
PP Himmah: Waspada Aksi...
PP Himmah: Waspada Aksi Reformasi Jilid II Dimanfaatkan Hambat Program Pemerintah
Tren Perawatan Kulit...
Tren Perawatan Kulit Regeneratif Makin Diminati, Teknologi DNA Ikan Trout Jadi Sorotan
Ahmad Sahroni Bentuk...
Ahmad Sahroni Bentuk ASC Padel, Rekrut Pelatih Spanyol untuk Cetak Atlet
Berita Terkini
Jenazah Ayatollah Khamenei...
Jenazah Ayatollah Khamenei Akan Dimakamkan pada 9 Juli
PM Pakistan: Perjanjian...
PM Pakistan: Perjanjian Damai Iran dan AS Terwujud dalam 24 Jam Mendatang
3 Alasan Provinsi Alberta...
3 Alasan Provinsi Alberta Ingin Tinggalkan Kanada dan Bergabung dengan AS
Pasukan Elite AS Siapkan...
Pasukan Elite AS Siapkan Skenario Caplok Uranium Iran, tapi Kenapa Tidak Dilaksanakan?
Promosikan Startup ke...
Promosikan Startup ke Dunia, Indonesia Gabung London Tech Week
Tak Ingin Bernasib seperti...
Tak Ingin Bernasib seperti Ukraina, Polandia Operasikan Jet Tempur Siluman
Infografis
Reputasi Global Israel...
Reputasi Global Israel Anjlok dalam Indeks Soft Power
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved