Israel Siap Caplok Lembah Jordan, Orang Palestina Tak Diberi Kewarganegaraan

Jum'at, 29 Mei 2020 - 08:40 WIB
loading...
Israel Siap Caplok Lembah...
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu. Foto/Sebastian Scheiner/Pool via REUTERS
A A A
TEL AVIV - Perdana Menteri Benjamin Netanyahu mengatakan orang-orang Palestina yang tinggal di Lembah Jordan, Tepi Barat, tidak akan diberikan kewarganegaraan Israel setelah wilayah tersebut dicaplok. Menurutnya, mereka akan tetap menjadi warga negara entitas Palestina di masa depan.

Dalam sebuah wawancara dengan harian Israel Hayom, Netanyahu mengatakan; "Mereka akan tetap sebagai daerah kantong Palestina. Tidak perlu mencaplok Jericho. Ada satu atau dua kelompok. Anda tidak perlu memaksakan kedaulatan atas mereka, mereka akan tetap menjadi subjek Palestina jika Anda mau. Tetapi akan ada kontrol keamanan atas ini juga."

Sampai sekarang, Netanyahu belum memberikan rincian mengenai nasib lebih dari 50.000 warga Palestina yang tinggal di daerah Tepi Barat yang akan dianeksasi atau dicaplok Israel. Belum jelas apakah mereka akan menjadi warga negara Israel sebagai bagian dari proses tersebut. (Baca: Netanyahu Sebut Aneksasi Tepi Barat Sebagai Peluang Bersejarah )

Selain itu, Netanyahu menanggapi kritik dari kubu politik sayap kanan, yang berpendapat bahwa mengadopsi rencana perdamaian Timur Tengah pemerintahan Donald Trump akan mengarah pada pembentukan negara Palestina.

“Semua rencana yang ditawarkan kepada kami di masa lalu termasuk meninggalkan bagian-bagian Israel, mundur ke perbatasan 1967 dan membagi Yerusalem sambil mengizinkan para pengungsi untuk memasuki Israel. Rencana ini menawarkan yang sebaliknya. Kami bukan yang diminta untuk menyerahkan (wilayah), Palestina," kata Netanyahu dalam wawancara tersebut yang dilansir Haaretz, Jumat (29/5/2020).

"Orang-orang Palestina harus mengakui bahwa kitalah yang mendikte aturan keamanan atas seluruh wilayah. Jika mereka menyetujui semua ini, maka mereka akan memiliki entitas sendiri yang didefinisikan oleh Presiden Trump sebagai negara," ujarnya.

Netanyahu menambahkan bahwa seorang diplomat Amerika mengatakan kepadanya' "Itu tidak akan menjadi sebuah negara", yang kemudian dia jawab; "Sebut saja apa pun yang Anda inginkan."
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump: AS Tidak akan...
Trump: AS Tidak akan Bayar Iran Rp5 Triliun, Itu Berita Palsu
Posisi Iran Jadi Pemenang,...
Posisi Iran Jadi Pemenang, Israel Tetap Berstatus Pecundang
Wapres AS Sebut Iran...
Wapres AS Sebut Iran Bisa Dapat Rp5.312 Triliun, tapi Trump Ragu
Zionis Israel Ratapi...
Zionis Israel Ratapi Kesepakatan Damai AS-Iran: Kami Ditinggalkan Sendirian!
Pesawat Pengebom Nuklir...
Pesawat Pengebom Nuklir B-52 AS Jatuh Tewaskan 8 Awak, Harganya Rp1,5 Triliun
Presiden Mahmoud Abbas:...
Presiden Mahmoud Abbas: Pilpres Palestina Digelar Awal 2027
Larangan Perangkat Lunak...
Larangan Perangkat Lunak AS Bikin Susah Banyak Produsen Mobil
China Tangkap Warga...
China Tangkap Warga Negara AS Atas Tuduhan Spionase
Jelang Penandatanganan...
Jelang Penandatanganan MoU Damai dengan AS, Iran: Kita Siapkan Semua Skenario
Rekomendasi
Pengamat Apresiasi Pendekatan...
Pengamat Apresiasi Pendekatan Humanis Polri dalam Mengawal Aksi Demonstrasi Mahasiswa
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Evaluasi Harga BBM Non-Subsidi Pascaanjloknya Harga Minyak Dunia
Banyuwangi Kota Pembuka...
Banyuwangi Kota Pembuka Satu Indonesia Awards 2026, Bupati: SDM Kunci Kemajuan Daerah
Berita Terkini
Hamas Sambut Baik Kesepakatan...
Hamas Sambut Baik Kesepakatan AS-Iran, Serukan Penghentian Serangan di Gaza dan Lebanon
7 Fakta Unik Cape Verde,...
7 Fakta Unik Cape Verde, Negara Kecil yang Bikin Spanyol Frustrasi di Piala Dunia 2026
Inggris, Prancis, Jerman,...
Inggris, Prancis, Jerman, dan Italia Siap Cabut Sanksi Teheran setelah Kesepakatan Damai AS-Iran
Trump: AS Tidak akan...
Trump: AS Tidak akan Bayar Iran Rp5 Triliun, Itu Berita Palsu
Siapa Pihak yang Berpotensi...
Siapa Pihak yang Berpotensi Menggagalkan Kesepakatan Perdamaian Iran dan AS?
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved