Sebut Penarikan Pasukan Bencana, Trump: Biden Harus Minta Maaf ke Seluruh Dunia

Rabu, 01 September 2021 - 18:10 WIB
loading...
A A A
"Saya pikir hal terbaik yang bisa dia lakukan adalah meminta maaf kepada rakyat Amerika dan meminta maaf kepada dunia. Seluruh dunia pantas meminta maaf," kata presiden ke-45 AS itu kepada Fox Business.

Trump juga mencaci maki Biden atas perilakunya pada upacara khidmat untuk memberikan penghormatan terakhir kepada 13 Marinir AS yang tewas dalam serangan teror ISIS-K di Bandara Kabul pekan lalu. Biden tampak melirik arlojinya selama upacara, sesuatu yang diklaim Trump mencerminkan keengganan Presiden AS itu untuk berada di sana.

"Ketika dia terus melihat arlojinya di Dover dengan orang tua dan pasangan dari orang-orang yang terbunuh, Marinir dan Angkatan Laut, melihat arlojinya seperti keluarkan saya dari sini, saya ingin pulang, keluarkan saya. Berapa kali dia melihat arlojinya ketika dia melakukan itu kemarin? Itu memalukan," cela mantan presiden AS itu.

Baca juga: Biden Lihatin Arlojinya saat Terima 13 Jasad Tentara AS, Picu Kemarahan Baru

Wawancara itu dilakukan sebelum Biden menyampaikan pidatonya kepada rakyat Amerika mengenai keluarnya AS dari Afghanistan dan berakhirnya perang hampir 20 tahun, yang menelan biaya setidaknya USD2,4 triliun.

Selama pidato, Biden menyebut misi evakuasi Amerika yang kacau di Afghanistan sebagai keberhasilan luar biasa, meskipun telah banyak dikritik baik oleh Demokrat dan Republik, bahkan memicu seruan bagi Biden dan pimpinan militer AS untuk mengundurkan diri.

Biden juga menekankan bahwa dia tidak akan memperpanjang perang selamanya atau keluar selamanya dari Afghanistan, dan dia tidak setuju dengan mereka yang mengatakan evakuasi bisa dilakukan dengan cara yang lebih tertib.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Akui Mendamprat...
Trump Akui Mendamprat Netanyahu dengan Makian Kasar: 'Saya Sedikit Terganggu...'
Meski AS-Iran Musuh...
Meski AS-Iran Musuh Bebuyutan, Trump Ingin Bertemu Mojtaba Khamenei
Kim Jong-un Janji Tingkatkan...
Kim Jong-un Janji Tingkatkan Bom Nuklir Secara Eksponensial, Sebut Musuh Korut Sangat Ganas
Jerman Gagal Rebut Kursi...
Jerman Gagal Rebut Kursi DK PBB untuk Pertama Kalinya
Iran Serang Kapal Perang...
Iran Serang Kapal Perang AS di Teluk Oman yang Diklaim sebagai Pusat Komando Amerika
Iran Klaim Rudal Patriot...
Iran Klaim Rudal Patriot AS yang Hancurkan Bandara Kuwait, Amerika Menyangkal
Buntut Dugaan Kerja...
Buntut Dugaan Kerja Paksa, Indonesia Terancam Digetok Tarif Baru dari AS
Mantan PM Thailand Thaksin...
Mantan PM Thailand Thaksin Shinawatra Bebas dari Penjara Setelah Mendapat Pengampunan Kerajaan
AS-Iran Saling Gempur...
AS-Iran Saling Gempur Lagi, Pemicunya Kapal Tanker Diserang
Rekomendasi
IHSG Nyungsep, Purbaya...
IHSG Nyungsep, Purbaya Tuding Rumor Downgrade S&P Jadi Biang Kerok
Silmy Karim Ditahan...
Silmy Karim Ditahan KPK, Jabatan Wamen Imipas Segera Dicopot?
PINDEX 2026 Dibuka,...
PINDEX 2026 Dibuka, Pertamina Patra Niaga Tampilkan Inovasi Engineering Energi Hilir
Berita Terkini
6 Jet Tempur Canggih...
6 Jet Tempur Canggih yang Bakal Panaskan Langit ASEAN: F-35 Singapura hingga Rafale Indonesia
Bos NATO: Ukraina Menang...
Bos NATO: Ukraina Menang Perang, Rusia Semakin Putus Asa!
Trump Akui Mendamprat...
Trump Akui Mendamprat Netanyahu dengan Makian Kasar: 'Saya Sedikit Terganggu...'
Meski AS-Iran Musuh...
Meski AS-Iran Musuh Bebuyutan, Trump Ingin Bertemu Mojtaba Khamenei
Kim Jong-un Janji Tingkatkan...
Kim Jong-un Janji Tingkatkan Bom Nuklir Secara Eksponensial, Sebut Musuh Korut Sangat Ganas
Jerman Gagal Rebut Kursi...
Jerman Gagal Rebut Kursi DK PBB untuk Pertama Kalinya
Infografis
Donald Trump Sebut Presiden...
Donald Trump Sebut Presiden AS Joe Biden adalah Stalinis
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved