Negara Termuda di Dunia, Miskin dan Dilanda Kelaparan

Rabu, 01 September 2021 - 10:44 WIB
loading...
A A A
Menurut Bank Dunia, Sudan Selatan mengalami pertumbuhan PDB sebesar 3,2% pada tahun 2019. Lantaran pandemi COVID-19 global, PDB-nya menyusut 4,3% setelah tahun 2020, kehilangan lebih banyak dari yang diperoleh pada tahun sebelumnya.

Sepertiga penduduknya telantar karena perang saudara. Lebih dari separuh penduduk berjuang untuk makan dan ekonomi nasional menyusut. Sudan Selatan yang sudah berada dalam bahaya menjadi wilayah yang dikategorikan dilanda kemiskinan yang sangat besar.

Bantuan

Kondisi mengerikan yang dilanda negara termuda di dunia ini, badan-badan bantuan kemanusiaan terkemuka sebenarnya telah turun tangan. Action Against Hunger, misalnya, telah membantu memberi makan lebih dari 500.000 orang Sudan Selatan pada tahun 2019.

Dengan lebih dari 300 anggota tim yang hadir di negara tersebut, Action Against Hunger memperluas jangkauannya setiap tahun sampai Sudan Selatan sekali lagi dapat mempertahankan panen yang berkelanjutan.

Untuk membantu anak-anak di Sudan Selatan tetap bersekolah, USAID telah menyediakan dana khusus hanya untuk pendidikan. Sejak perang saudara pecah, USAID telah secara aktif membantu lebih dari setengah juta siswa mengakses sekolah yang sangat dibutuhkan untuk memutus lingkaran kemiskinan.

Untuk membantu membawa listrik ke Sudan Selatan, Bank Pembangunan Afrika melangkah untuk mewujudkannya. Hampir 99% orang di Sudan Selatan hidup tanpa listrik. Proyek jaringan listrik Bank Pembangunan Afrika baru-baru ini menerima pinjaman USD14,6 juta untuk membantu memulainya.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Dituding Sengaja...
AS Dituding Sengaja Dorong Warga Kuba ke dalam Kelaparan
UEA Bayar Tentara Bayaran...
UEA Bayar Tentara Bayaran Kolombia untuk Membantu Militan Sudan Bunuh Warga Sipil
Putra Mahkota Arab Saudi...
Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman Surati 'Sheikh Mata-mata' UEA soal Yaman dan Sudan
Nomor 2 di Dunia, 2...
Nomor 2 di Dunia, 2 Juta Orang di Israel Hidup di Bawah Garis Kemiskinan
Laporan Investigasi:...
Laporan Investigasi: Tentara Bayaran Kolombia Gabung RSF dalam Perang Sudan, Digaji UEA
1,6 Juta Orang Masih...
1,6 Juta Orang Masih Hadapi Kelaparan Tingkat Krisis di Gaza
Politeknik STIA LAN...
Politeknik STIA LAN Jakarta Gelar ICoGPASS, Konferensi Internasional untuk Entaskan Kemiskinan
Laporan Media: Iran...
Laporan Media: Iran - AS Sepakat Hentikan Serangan, Gelar Pertemuan Darurat di Qatar
Putin: Ukraina Minta...
Putin: Ukraina Minta Serangan ke Wilayah Lebih Dalam Dihentikan
Rekomendasi
Indonesia-Singapura...
Indonesia-Singapura Teken MoU Jaga Lingkungan Hidup
Pangkormar Pimpin Sertijab...
Pangkormar Pimpin Sertijab 7 Jabatan Strategis, Danbrigif 4 Mar/BS hingga Dandenjaka
MK Putuskan Pembayaran...
MK Putuskan Pembayaran Dana Pensiun Sukarela Bisa Dilakukan Sekaligus atau Berkala
Berita Terkini
Inggris Akan Ganti 6...
Inggris Akan Ganti 6 Kapal Perusak Tua dengan 6 Kapal Perang Hibrida Pengendali Drone
Jerman Diguncang Penembakan,...
Jerman Diguncang Penembakan, 6 Orang Tewas
Korut Tuding Jepang...
Korut Tuding Jepang Berubah Jadi Negara Perang, Apa Pemicunya?
3 Alasan Malaysia Lanjutkan...
3 Alasan Malaysia Lanjutkan Pencarian MH370, Operasi Termahal di Dunia
Merasa Dikucilkan di...
Merasa Dikucilkan di NATO, Erdogan Minta Turki Dimasukkan dalam Struktur Keamanan Eropa
Kekurangan Uang, Ukraina...
Kekurangan Uang, Ukraina Terpaksa Bersekongkol dengan Kartel Narkoba Meksiko
Infografis
Jadwal Babak 32 Besar...
Jadwal Babak 32 Besar Piala Dunia 2026, Argentina Ditantang Cape Verde
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved