Taliban Rayakan Kemenangan Perang saat Pesawat Terakhir AS Hengkang

Selasa, 31 Agustus 2021 - 07:38 WIB
loading...
A A A
Tapi Taliban tidak pernah pergi.

Di tahun-tahun mendatang, ketika AS berfokus pada perang bermasalah lainnya di Irak dan pemerintah Afghanistan terperosok dalam korupsi, Taliban berkumpul kembali di pedesaan dan di negara tetangga; Pakistan. Dalam beberapa tahun terakhir, mereka merebut sebagian besar pedesaan Afghanistan dan melakukan serangan hampir setiap hari terhadap pasukan keamanan Afghanistan.

Bersemangat untuk mengakhiri perang, pemerintahan Donald Trump menandatangani kesepakatan damai dengan Taliban pada Februari 2020 yang membuka jalan bagi penarikan tentara AS. Penerus Trump, Presiden Joe Biden memperpanjang batas waktu dari Mei hingga Agustus dan melanjutkan penarikan meskipun serangan cepat Taliban di seluruh negeri awal bulan ini.

Sekarang Taliban menguasai seluruh Afghanistan kecuali provinsi pegunungan Panjshir, di mana beberapa ribu pejuang lokal dan sisa-sisa pasukan keamanan Afghanistan yang runtuh telah berjanji untuk melawan kelompok berkuasa tersebut. Taliban mengatakan mereka mencari resolusi damai di sana.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
6 Misi Pasukan Khusus...
6 Misi Pasukan Khusus yang Memicu Malapetaka, 2 Negara Adidaya Pernah Tumbang
2 Negara Muslim Ini...
2 Negara Muslim Ini Saling Serang, Ini 7 Alasan Konflik Itu Tak Mudah Diselesaikan
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Darat dan Udara ke Afghanistan, 29 Tentara Taliban Tewas
Taliban Larang Warga...
Taliban Larang Warga Afghanistan Gunakan Ponsel Pintar, Jika Nekat Bakal Dihancurkan
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Udara di Afghanistan, 13 Orang Tewas
AS Dituding Berencana...
AS Dituding Berencana Dominasi Amerika Latin Sepenuhnya
Perbandingan Kekuatan...
Perbandingan Kekuatan Militer Pakistan vs Afghanistan: Bak David vs Goliath
Data Direvisi, Jumlah...
Data Direvisi, Jumlah Korban Militer AS dalam Perang di Iran Tembus 600 Orang
Deretan Miliarder Asal...
Deretan Miliarder Asal Iran yang Sukses Bangun Kerajaan Bisnis di Amerika Serikat
Rekomendasi
Kapolda Metro Jaya Pimpin...
Kapolda Metro Jaya Pimpin Sertijab 22 Pejabat Utama dan Kapolres, Ini Daftarnya
Pramono Yakin Obligasi...
Pramono Yakin Obligasi Daerah Tak Akan Bebani Gubernur Selanjutnya
Gonjang-ganjing Timnas...
Gonjang-ganjing Timnas Italia: Andrea Pirlo Batal Jadi Pelatih Gli Azzurri
Berita Terkini
Trump Cueki Netanyahu,...
Trump Cueki Netanyahu, Tetap Akan Jual Jet Tempur Siluman F-35 AS ke Turki
4 Alasan Jepang Kini...
4 Alasan Jepang Kini Jadi Aliansi Terpenting AS di Asia, Garda Terdepan Melawan Rusia dan China
Rusia Diduga Bantu Iran...
Rusia Diduga Bantu Iran Gempur Pangkalan AS, Trump Akan Tanya Langsung Putin
Mertua Tak Tahu Kondisi...
Mertua Tak Tahu Kondisi Mojtaba Khamenei: Dia Tak Berkomunikasi dengan Orang Mana Pun
Penegasan sebagai Negara...
Penegasan sebagai Negara Yahudi, Bahasa Arab Dilarang Digunakan Warga Palestina di Israel
Kim Jong-un Ajak Putrinya...
Kim Jong-un Ajak Putrinya Peringati Perang Korea untuk Pertama Kalinya, Ini Penampakannya
Infografis
37 Pesawat AS Hancur...
37 Pesawat AS Hancur dan Rusak dalam Perang Iran, Kerugian Rp28 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved