Pertama Kalinya, Pentagon Adakan Pembicaraan dengan Militer China

Sabtu, 28 Agustus 2021 - 15:28 WIB
loading...
Pertama Kalinya, Pentagon...
Pejabat senior Pentagon dilaporan melakukan pembicaraan dengan militer China. Foto/Ilustrasi
A A A
WASHINGTON - Seorang pejabat senior Pentagon mengadakan pembicaraan dengan militer China untuk pertama kalinya sejak Presiden Joe Biden menjabat pada Januari lalu untuk fokus pada pengelolaan risiko antara kedua negara. Hal itu diungkapkan seorang pejabat Amerika Serikat (AS) kepada Reuters.

AS telah menempatkan sikap bermusuhan terhadap China di jantung kebijakan keamanan nasionalnya selama bertahun-tahun dan pemerintahan Biden telah menggambarkan persaingan dengan Beijing sebagai “ujian geopolitik terbesar” abad ini.

Hubungan antara China dan AS semakin tegang, dengan dua ekonomi terbesar dunia itu bentrok dalam segala hal mulai dari Taiwan dan catatan hak asasi manusia China hingga aktivitas militernya di Laut China Selatan.

Baca juga: Harris Sebut China Lakukan Intimidasi di Laut China Selatan

Terlepas dari ketegangan dan retorika yang memanas, para pejabat militer AS telah lama berusaha untuk memiliki jalur komunikasi terbuka dengan rekan-rekan China mereka untuk dapat mengurangi potensi gejolak atau menangani kecelakaan apa pun.

Wakil asisten menteri pertahanan untuk China, Michael Chase, pekan lalu telah berbicara dengan Mayor Jenderal China Huang Xueping, wakil direktur Kantor Tentara Pembebasan Rakyat (PLA) untuk Kerjasama Militer Internasional China.

“(Mereka) menggunakan Tautan Telepon Pertahanan AS-RRC hari ini untuk melakukan konferensi video yang aman,” kata pejabat AS, yang berbicara dengan syarat anonim.

"Chase fokus pada mengelola krisis dan risiko," tambah pejabat itu seperti dikutip dari Metro.us, Sabtu (28/8/2021).

Baca juga: Rusia dan China Kerja Sama Militer, AS Hadapi 2 Kekuatan Nuklir untuk Pertama Kalinya

Para pejabat mengatakan Menteri Pertahanan AS Lloyd Austin belum berbicara dengan mitranya dari China, sebagian karena ada perdebatan tentang pejabat China mana yang merupakan mitra Austin.

Wakil Presiden Kamala Harris pada hari Kamis mengatakan bahwa Amerika Serikat menyambut baik persaingan dan tidak mencari konflik dengan Beijing, tetapi akan terus berbicara tentang isu-isu seperti sengketa maritim di Laut China Selatan.

China, Vietnam, Brunei, Malaysia, Filipina, dan Taiwan mengklaim sebagian Laut Cina Selatan, yang dilintasi oleh jalur pelayaran vital dan berisi ladang gas dan daerah penangkapan ikan yang kaya.

Biden telah meningkatkan sanksi terhadap China atas dugaan pelanggaran hak asasi manusia di Xinjiang dan Hong Kong.

Dalam pergeseran dari pendahulunya sebagai presiden, Donald Trump, Biden secara luas telah berusaha untuk menggalang sekutu dan mitra untuk membantu melawan apa yang dikatakan Gedung Putih sebagai kebijakan ekonomi dan luar negeri China yang semakin memaksa.

Baca juga: Tiga Kapal Induk Barat dan Puluhan Jet Siluman F-35 Berkumpul di Dekat China
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Wapres AS Sebut Iran...
Wapres AS Sebut Iran Bisa Dapat Rp5.312 Triliun, tapi Trump Ragu
Zionis Israel Ratapi...
Zionis Israel Ratapi Kesepakatan Damai AS-Iran: Kami Ditinggalkan Sendirian!
Pesawat Pengebom Nuklir...
Pesawat Pengebom Nuklir B-52 AS Jatuh Tewaskan 8 Awak, Harganya Rp1,5 Triliun
Ini Alasan Trump Puji...
Ini Alasan Trump Puji Putin dan Xi Jinping atas Kesepakatan Damai AS-Iran
AS dan Iran Sepakat...
AS dan Iran Sepakat Damai, Netanyahu Jadi Sasaran Kemarahan Warga Israel
Pesawat Pengebom Nuklir...
Pesawat Pengebom Nuklir B-52 AS Jatuh di Pangkalan California, 8 Orang Tewas
Sambut Kabar Damai AS-Iran,...
Sambut Kabar Damai AS-Iran, Harga Bitcoin Melesat Tembus USD65.900
AS dan Iran Setujui...
AS dan Iran Setujui Kesepakatan untuk Akhiri Perang di Timur Tengah, Ini Isinya
Program Rudal Iran Tak...
Program Rudal Iran Tak Dibahas dalam MoU Kesepakatan Damai dengan AS
Rekomendasi
Piala Dunia 2026: FIFA...
Piala Dunia 2026: FIFA Diam-Diam Ubah Ritual VAR
BMKG: 9 Gempa Susulan...
BMKG: 9 Gempa Susulan Terjadi Pascagempa M6,7 di Palu
Gempa Besar M6,7 Guncang...
Gempa Besar M6,7 Guncang Palu, BMKG: Akibat Aktivitas Sesar Aktif
Berita Terkini
Siapa Pihak yang Berpotensi...
Siapa Pihak yang Berpotensi Menggagalkan Kesepakatan Perdamaian Iran dan AS?
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
Momen Terakhir Wanita...
Momen Terakhir Wanita Tewas dalam Bungee Jumping 39 Meter: 'Bernapas Terengah-engah'
Posisi Iran Jadi Pemenang,...
Posisi Iran Jadi Pemenang, Israel Tetap Berstatus Pecundang
Wapres AS Sebut Iran...
Wapres AS Sebut Iran Bisa Dapat Rp5.312 Triliun, tapi Trump Ragu
Kesepakatan Damai AS...
Kesepakatan Damai AS dan Iran Simbol Kekalahan Fatal PM Netanyahu, Ini 3 Alasannya
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved