Kapal Perang AS Transit Selat Taiwan usai China Latihan Invasi

Sabtu, 28 Agustus 2021 - 05:26 WIB
loading...
Kapal Perang AS Transit...
USS Kidd, kapal perang AS yang transit di Selat Taiwan saat ketegangan dengan China memanas. Foto/Wikipedia
A A A
TAIPEI - Sebuah kapal perang dan kapal Coast Guard Amerika Serikat (AS) berlayar melintasi Selat Taiwan pada hari Jumat. Ini merupakan manuver terbaru dalam apa yang disebut Washington sebagai operasi rutin melewati jalur air sensitif yang memisahkan Taiwan dari China .

Taiwan merupakan pulau yang telah memiliki pemerintahan sendiri selama puluhan tahun setelah akhir perang saudara China. Namun, Beijing masih mengeklaim pulau itu bagian dari China.

Baca juga: Rusia dan China Kerja Sama Militer, AS Hadapi 2 Kekuatan Nuklir untuk Pertama Kalinya

Transit kapal perang dan kapal Coast Guard AS di Selat Taiwan terjadi di tengah lonjakan ketegangan militer dalam dua tahun terakhir antara Taiwan dan China, dan setelah China melakukan latihan militer di barat daya dan tenggara Taiwan, yang menurut Taipei merupakan latihan menginvasi.

"USS Kidd, sebuah kapal perusak berpeluru kendali kelas Arleigh Burke, didampingi oleh cutter Munro Coast Guard, transit melalui perairan internasional sesuai dengan hukum internasional,” kata Angkatan Laut AS dalam sebuah pernyataan.

“Transit kapal yang sah melalui Selat Taiwan menunjukkan komitmen AS terhadap Indo-Pasifik yang bebas dan terbuka. Militer Amerika Serikat terbang, berlayar, dan beroperasi di mana pun yang diizinkan hukum internasional,” lanjut pernyataan tersebut, seperti dikutip Reuters, Sabtu (28/8/2021).

Angkatan Laut AS telah melakukan operasi semacam itu setiap bulan atau lebih, membuat marah China, yang melihat Taiwan sebagai wilayahnya dan tidak pernah meninggalkan penggunaan kekuatan untuk membawa pulau demokratis itu di bawah kendalinya.

Amerika Serikat, seperti kebanyakan negara, tidak memiliki hubungan diplomatik formal dengan Taiwan, tetapi merupakan pendukung internasional terpenting dan penjual senjata utama ke pulau itu.

Media yang dikendalikan negara China telah memanfaatkan penarikan kacau tentara Amerika Serikat dari Afghanistan dalam beberapa pekan terakhir untuk menggambarkan dukungan AS untuk Taiwan dan sekutu regionalnya berubah-ubah.

Tetapi pemerintahan Presiden AS Joe Biden dengan cepat mengabaikan hubungan apa pun antara Afghanistan dan komitmen Amerika Serikat terhadap Indo-Pasifik.

Wakil Presiden Kamala Harris sebelumnya menuduh China melakukan "intimidasi dan klaim maritim yang berlebihan" selama perjalanan ke Vietnam dan Singapura minggu ini, yang terbaru dari serangkaian kunjungan pejabat tinggi AS ke Indo-Pasifik yang bertujuan untuk memperkuat komitmen AS di kawasan tersebut.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Zionis Israel Ratapi...
Zionis Israel Ratapi Kesepakatan Damai AS-Iran: Kami Ditinggalkan Sendirian!
Pesawat Pengebom Nuklir...
Pesawat Pengebom Nuklir B-52 AS Jatuh Tewaskan 8 Awak, Harganya Rp1,5 Triliun
Ini Alasan Trump Puji...
Ini Alasan Trump Puji Putin dan Xi Jinping atas Kesepakatan Damai AS-Iran
AS dan Iran Sepakat...
AS dan Iran Sepakat Damai, Netanyahu Jadi Sasaran Kemarahan Warga Israel
Pesawat Pengebom Nuklir...
Pesawat Pengebom Nuklir B-52 AS Jatuh di Pangkalan California, 8 Orang Tewas
China Tangkap 2 Pemimpin...
China Tangkap 2 Pemimpin Gereja Bawah Tanah yang Berpengaruh, Apa Pemicunya?
Sambut Kabar Damai AS-Iran,...
Sambut Kabar Damai AS-Iran, Harga Bitcoin Melesat Tembus USD65.900
Pilu Seorang Ibu Gugat...
Pilu Seorang Ibu Gugat OpenAI Usai Kematian Putrinya Dikaitkan ChatGPT
AS-Iran Lanjutkan Negosiasi...
AS-Iran Lanjutkan Negosiasi setelah Penandatanganan MoU, Bahas Program Rudal dan Nuklir
Rekomendasi
Hotman Paris Ungkap...
Hotman Paris Ungkap Syarat Ruben Onsu Bisa Rebut Hak Asuh Anak dari Sarwendah
Mengapa Pemain Spanyol...
Mengapa Pemain Spanyol Tidak Menyanyikan Lagu Kebangsaan di Piala Dunia 2026?
KPU Kaji Penerapan E-Voting...
KPU Kaji Penerapan E-Voting untuk Pemilu di Luar Negeri, Ini Alasannya
Berita Terkini
Jenderal Jerman Ancam...
Jenderal Jerman Ancam Serang Dahsyat Rusia: Kami Siap Bertempur Malam Ini
Permainan Lincah Pakistan...
Permainan Lincah Pakistan dalam Mendamaikan AS dan Iran, Ini 4 Rahasianya
Zionis Israel Ratapi...
Zionis Israel Ratapi Kesepakatan Damai AS-Iran: Kami Ditinggalkan Sendirian!
4 Keuntungan Besar Iran...
4 Keuntungan Besar Iran dalam Perjanjian Damai dengan AS, dari Kompensasi hingga Program Nuklir
Pesawat Pengebom Nuklir...
Pesawat Pengebom Nuklir B-52 AS Jatuh Tewaskan 8 Awak, Harganya Rp1,5 Triliun
Presiden Mahmoud Abbas:...
Presiden Mahmoud Abbas: Pilpres Palestina Digelar Awal 2027
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved