13 Tentara AS Tewas Dibom, Biden Menutup Diri dengan Muram dan Marah
Sabtu, 28 Agustus 2021 - 04:10 WIB
loading...
A
A
A
Biden adalah yang pertama dari empat presiden yang benar-benar menepati janji untuk mengakhiri bencana dari perang terlama dalam sejarah Amerika.
Baca juga: Tampang Bomber ISIS Pembantai 110 Orang Termasuk 13 Tentara AS di Bandara Kabul
Tetapi seperti yang dikatakan Biden sendiri, "uang berhenti" bersamanya.
Itu berarti dia tidak akan bisa melarikan diri dari kemarahan dan kengerian di dalam negeri atas kematian 13 tentara AS atau dampak politik.
"Joe Biden berlumuran darah di tangannya," kata anggota Kongres dari Partai Republik Elise Stefanik. “Keamanan nasional dan bencana kemanusiaan yang mengerikan ini semata-mata merupakan hasil dari kepemimpinan Joe Biden yang lemah dan tidak kompeten. Dia tidak layak menjadi panglima.”
Senator Republik Marsha Blackburn men-tweet bahwa Biden dan semua staf keamanan nasionalnya harus mengundurkan diri atau menghadapi pemakzulan dan pemecatan dari jabatannya.
Baca juga: Tampang Bomber ISIS Pembantai 110 Orang Termasuk 13 Tentara AS di Bandara Kabul
Tetapi seperti yang dikatakan Biden sendiri, "uang berhenti" bersamanya.
Itu berarti dia tidak akan bisa melarikan diri dari kemarahan dan kengerian di dalam negeri atas kematian 13 tentara AS atau dampak politik.
"Joe Biden berlumuran darah di tangannya," kata anggota Kongres dari Partai Republik Elise Stefanik. “Keamanan nasional dan bencana kemanusiaan yang mengerikan ini semata-mata merupakan hasil dari kepemimpinan Joe Biden yang lemah dan tidak kompeten. Dia tidak layak menjadi panglima.”
Senator Republik Marsha Blackburn men-tweet bahwa Biden dan semua staf keamanan nasionalnya harus mengundurkan diri atau menghadapi pemakzulan dan pemecatan dari jabatannya.
Lihat Juga :