Tampang Bomber ISIS di Bandara Kabul, Pembantai 110 Orang Termasuk 13 Tentara AS

Sabtu, 28 Agustus 2021 - 00:02 WIB
loading...
Tampang Bomber ISIS...
Abdul Rehman Al-Loghri, pembom bunuh diri kelompok ISIS-K, yang membantai 110 orang termasuk 13 tentara AS di bandara Kabul, Afghanistan. Foto/Amaq/via Twitter
A A A
KABUL - Kelompok Islamic State Khorasan (ISIS-K) telah merilis pembom (bomber) bunuh diri yang beraksi di sekitar bandara Kabul ,
Afghanistan. Serangan bom bunuh diri pada hari Kamis itu menewaskan 110 orang, termasuk 13 tentara Amerika Serikat (AS).

Kelompok ISIS-K merilis gambar salah satu pelaku bom bunuh diri, yang diidentifikasi sebagai Abdul Rehman Al-Loghri. Gambar itu dirilis ISIS-K melalui media propagandanya, Amaq.

Baca juga: Bom Bandara Kabul Tewaskan 12 Tentara AS, Jenderal McKenzie Bersumpah Membalasnya

Awalnya dilaporkan ada dua serangan bom bunuh diri, yakni di Abbey Gate—salah satu gerbang utama Bandara Internasional Hamid Karzai—dan Baron Hotel yang jarak keduanya 200 meter. Namun, Pentagon mengonfirmasi hanya ada satu ledakan bom bunuh diri di area gerbang bandara.

"Saya dapat mengonfirmasi kepada Anda bahwa kami tidak percaya bahwa ada ledakan kedua di atau di dekat Baron Hotel, bahwa itu adalah seorang pembom bunuh diri," kata pejabat Pentagon, Mayor Jenderal Angkatan Darat William Taylor, kepada wartawan, yang dilansir Reuters, Jumat (27/8/2021).

ISIS-K dan Taliban adalah kelompok militan Islam Sunni garis keras, tetapi berbeda dalam hal-hal kecil agama dan strategi, dengan keduanya mengeklaim sebagai pembawa bendera jihad yang sebenarnya.

ISIS-K adalah cabang ISIS Afghanistan-Pakistan. Kelompok ini kerap mengeklaim bertanggung jawab atas beberapa serangan paling mematikan di kedua negara dalam beberapa tahun terakhir. Mereka tidak memegang wilayah di kedua negara itu, tetapi beroperasi di sel-sel rahasia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Anggota Kongres AS:...
Anggota Kongres AS: Kesepakatan dengan Iran Adalah Kekalahan Trump dan Amerika!
Ini Poin-poin Penting...
Ini Poin-poin Penting Kesepakatan AS-Iran, Diteken di Jenewa Jumat Mendatang
AS dan Iran Capai Kesepakatan,...
AS dan Iran Capai Kesepakatan, Perang Berakhir
Warga China dan Rusia...
Warga China dan Rusia Berlomba Melahirkan Bayi di AS demi Status Kewarganegaraan
Perjanjian Damai Iran...
Perjanjian Damai Iran Jadi Kekalahan Paling Memalukan bagi AS, Ini 3 Alasannya
Beijing: Asing Mata-matai...
Beijing: Asing Mata-matai China, Gunakan Kura-kura dan Ikan yang Dipasang Sensor
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
China Tangkap Warga...
China Tangkap Warga Negara AS Atas Tuduhan Spionase
Kisah Curacao Negara...
Kisah Curacao Negara Berpenduduk 150.000 Jiwa, Dulu Dikalahkan Timnas Indonesia Kini Tampil di Piala Dunia 2026
Rekomendasi
Mengapa ‘Ekonomi Solid’,...
Mengapa ‘Ekonomi Solid’, Namun Sosial-Politik Mulai Gelisah?
Walhi Minta Pembahasan...
Walhi Minta Pembahasan Revisi UU HAM Ditunda
WNI Dianiaya di Malaysia,...
WNI Dianiaya di Malaysia, Kemlu Sebut 4 Pelaku Sudah Diamankan
Berita Terkini
Anggota Kongres AS:...
Anggota Kongres AS: Kesepakatan dengan Iran Adalah Kekalahan Trump dan Amerika!
Ini Poin-poin Penting...
Ini Poin-poin Penting Kesepakatan AS-Iran, Diteken di Jenewa Jumat Mendatang
AS dan Iran Capai Kesepakatan,...
AS dan Iran Capai Kesepakatan, Perang Berakhir
Warga China dan Rusia...
Warga China dan Rusia Berlomba Melahirkan Bayi di AS demi Status Kewarganegaraan
Perjanjian Damai Iran...
Perjanjian Damai Iran Jadi Kekalahan Paling Memalukan bagi AS, Ini 3 Alasannya
Setelah 4 Bulan Berperang,...
Setelah 4 Bulan Berperang, Ini 7 Hal yang Membuat Iran Lebih Kuat
Infografis
Perbandingan Gaji Tentara...
Perbandingan Gaji Tentara AS dengan Rusia, China, dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved