Round of Circles, Pameran Tunggal Seniman Indonesia di Kopenhagen
Minggu, 22 Agustus 2021 - 18:29 WIB
loading...
A
A
A
Terkait dengan Round in Circles, Awang sampaikan bahwa karya-karyanya ini harus dipahami sebagai pesan persatuan, pemahaman, dan kelangsungan hidup. Karya-karyanya tersebut turut terinspirasi oleh fenomena-fenomena yang dijumpai umat manusia saat ini termasuk polusi, pandemi Covid-19, dan bencana alam. Pesan-pesan tersebut disampaikan dalam teori fraktal dan pengulangan dan pertemuan motif yang menghasilkan karya yang menakjubkan.
Pengunjung yang hadir terlihat antusias dalam pembukaan Round in Circles yang turut menyertakan beberapa tari tradisional dan makanan khas Indonesia tersebut. Baca juga: Hujan Deras Tak Surutkan Semangat WNI di Denmark Rayakan HUT ke-76 Kemerdekaan RI
Awang yang lahir di Palembang adalah lulusan Sekolah Desain Modern di Yogyakarta dan saat ini tinggal di Kopenhagen. Namun ia menganggap dirinya sebagai warga dunia karena terlepas dari asal, orang memiliki tantangan yang sama. Dengan pameran tunggalnya Round in Circles, seniman kelahiran Indonesia Awang Behartawan menggabungkan pengalaman dari Timur dan Barat. Pesan dan pemahaman karya-karya tersebut terletak pada filosofi kehidupan Timur, sedangkan struktur dan desainnya lebih banyak dipengaruhi oleh pemikiran logis Barat.
Selain Indonesia dan Denmark, Awang tercatat telah beberapa kali mengadakan pameran di Malaysia, Singapura, Hong Kong, dan beberapa negara di Eropa. Kolektor karya Awang mayoritas berasal dari Jepang, Indonesia, Malaysia, Singapura, Jerman, Swedia, dan tentunya Denmark.
Pengunjung yang hadir terlihat antusias dalam pembukaan Round in Circles yang turut menyertakan beberapa tari tradisional dan makanan khas Indonesia tersebut. Baca juga: Hujan Deras Tak Surutkan Semangat WNI di Denmark Rayakan HUT ke-76 Kemerdekaan RI
Awang yang lahir di Palembang adalah lulusan Sekolah Desain Modern di Yogyakarta dan saat ini tinggal di Kopenhagen. Namun ia menganggap dirinya sebagai warga dunia karena terlepas dari asal, orang memiliki tantangan yang sama. Dengan pameran tunggalnya Round in Circles, seniman kelahiran Indonesia Awang Behartawan menggabungkan pengalaman dari Timur dan Barat. Pesan dan pemahaman karya-karya tersebut terletak pada filosofi kehidupan Timur, sedangkan struktur dan desainnya lebih banyak dipengaruhi oleh pemikiran logis Barat.
Selain Indonesia dan Denmark, Awang tercatat telah beberapa kali mengadakan pameran di Malaysia, Singapura, Hong Kong, dan beberapa negara di Eropa. Kolektor karya Awang mayoritas berasal dari Jepang, Indonesia, Malaysia, Singapura, Jerman, Swedia, dan tentunya Denmark.
(ian)
Lihat Juga :