Hakim Afghanistan: Taliban Bakar Wanita karena Masakannya Buruk

Sabtu, 21 Agustus 2021 - 13:31 WIB
loading...
Hakim Afghanistan: Taliban...
Para demonstran di Jalalabad mencopot spanduk Taliban dan menggantinya dengan bendera nasional Afghanistan, Rabu (18/8/2021). Foto/Al Jazeera
A A A
KABUL - Seorang hakim Afghanistan melaporkan bahwa kelompok Taliban membakar seorang wanita yang dipaksa memasak untuk para milisi kelompok tersebut. Menurutnya, korban dibakar karena masakannya buruk.

Najla Ayoubi, hakim yang melarikan diri, mengatakan wanita tersebut dibakar pada hari Kamis di wilayah utara Afghanistan.

Baca juga: Taliban Eksekusi Seorang Kepala Polisi Afghanistan, Padahal Janji Tak Balas Dendam

“Mereka memaksa orang untuk memberi mereka makanan dan memasak makanan untuk mereka. Seorang wanita dibakar karena dia dituduh memasak makanan yang buruk untuk para petempur Taliban," kata Ayoubi kepada Sky News, yang dilansir Sabtu (21/8/2021).

Ayoubi menggambarkan situasi di lapangan di negaranya sebagai "mimpi buruk".

Sebagai pendukung vokal untuk hak-hak perempuan di Afghanistan, Ayoubi mengatakan dia terpaksa melarikan diri karena hidupnya terancam oleh kelompok Taliban.

“Ada begitu banyak wanita muda yang dalam beberapa minggu terakhir dikirim ke negara tetangga dalam peti mati untuk digunakan sebagai budak seks,” lanjut hakim tersebut, tanpa menyebutkan lokasi pelariannya saat ini.

“Mereka juga memaksa keluarga untuk menikahkan anak perempuan mereka dengan petempur Taliban. Saya tidak melihat di mana janji bahwa mereka pikir wanita harus pergi bekerja, ketika kita melihat semua kekejaman ini.”
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
2 Negara Muslim Ini...
2 Negara Muslim Ini Saling Serang, Ini 7 Alasan Konflik Itu Tak Mudah Diselesaikan
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Darat dan Udara ke Afghanistan, 29 Tentara Taliban Tewas
Taliban Larang Warga...
Taliban Larang Warga Afghanistan Gunakan Ponsel Pintar, Jika Nekat Bakal Dihancurkan
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Udara di Afghanistan, 13 Orang Tewas
Hukum Baru Taliban:...
Hukum Baru Taliban: Diamnya Gadis Perawan Berarti Persetujuan untuk Menikah
Afghanistan: Pakistan...
Afghanistan: Pakistan Bombardir Rumah Sakit Kabul, 400 Orang Tewas!
Perbandingan Kekuatan...
Perbandingan Kekuatan Militer Pakistan vs Afghanistan: Bak David vs Goliath
Koalisi Militer Islam...
Koalisi Militer Islam Gandeng PBB Latih Palestina dan Chad Perangi Pendanaan Terorisme
Houthi Bakal Blokade...
Houthi Bakal Blokade Pelabuhan Saudi, Apa Dampaknya bagi Pasokan Energi Global?
Rekomendasi
Run for Independence...
Run for Independence Day 81 Akan Digelar, MNC Life Berikan Perlindungan Jiwa bagi Seluruh Peserta
10 Kontroversi Argentina...
10 Kontroversi Argentina di Piala Dunia 2026: Tuduhan Dibantu Wasit hingga Pukul Pemain Spanyol
Wujudkan Rencana Liburan...
Wujudkan Rencana Liburan Lebih Fleksibel Melalui Paylater
Berita Terkini
Saat Banyak Orang Bermigrasi...
Saat Banyak Orang Bermigrasi ke Berlin, tapi 288.000 Warga Jermah Justru Pilih Tinggalkan Negaranya
Zelensky Ditekan untuk...
Zelensky Ditekan untuk Pecat Jenderal Tertinggi Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia
Khalil al-Hayya Jadi...
Khalil al-Hayya Jadi Pemimpin Hamas, Perjuangan Gaza Makin Konfrontatif atau Pragmatis?
Profil Sheikh Miqdad,...
Profil Sheikh Miqdad, Ulama Palestina yang Ditangkap Pasukan Indonesia dan Dikhawatirkan Diserahkan ke Israel
4 Fakta Film Odyssey...
4 Fakta Film Odyssey yang Picu Ketegangan, dari Isu Kulit Hitam hingga Transgender
Langka, Kapal Perang...
Langka, Kapal Perang China Latihan Tembak di Dalam ZEE Jepang
Infografis
Bakar Uang Demi Perang:...
Bakar Uang Demi Perang: Jejak Kelam Ekonomi Militer AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved