Kim Jong-un Disebut dalam Bahaya Besar usai Operasi, Ini Respons Korsel

Selasa, 21 April 2020 - 13:19 WIB
loading...
Kim Jong-un Disebut...
Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un. Foto/REUTERS/KCNA
A A A
SEOUL - Kim Jong-un, pemimpin Korea Utara (Korut), diberitakan media Amerika Serikat (AS) sedang dalam bahaya besar usai menjalani operasi. Pemerintah Korea Selatan (Korsel) mengaku belum tahu dan belum bisa mengonfirmasi laporan tersebut.

Media Amerika yang membuat laporan itu adalah CNN yang mengutip sumber pemerintah AS secara anonim.

"AS sedang memantau intelijen, pemimpin Korea Utara Kim Jong-un dalam bahaya besar setelah operasi, menurut seorang pejabat AS dengan pengetahuan langsung," kata Kepala Koresponden Keamanan Nasional CNN, Jim Sciutto, Senin (20/4/2020) malam waktu Washington.

Kantor Presiden Korsel atau Blue House sudah merespons laporan tersebut dalam sebuah pernyataan, Selasa (21/4/2020). "Kami tidak memiliki konfirmasi dan tidak ada gerakan khusus yang terdeteksi di Korea Utara sampai sekarang," bunyi pernyataan Blue House.

Beberapa pejabat Korea Selatan ragu dengan kredibilitas sumber yang dikutip media Amerika. "Seoul tidak melihat tanda-tanda tidak biasa berkenaan dengan kesehatan Kim, mencatat bahwa pemimpin Korea Utara itu keluar dan di depan umum sampai beberapa hari terakhir," kata salah satu pejabat pemerintah Korea Selatan yang dikutip Yonhap.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Ancam Malaysia setelah...
AS Ancam Malaysia setelah Anwar Ibrahim Ingin Usir Seluruh Warga Israel
3 Tentara AS Tewas Diserang...
3 Tentara AS Tewas Diserang Rudal Iran, Trump Salahkan Yordania
Iran Berhasil Serang...
Iran Berhasil Serang Situs CIA, Amerika Curiga Rusia Terlibat
Gunakan Semut Jadi Hiasan...
Gunakan Semut Jadi Hiasan Makanan, Pemilik Restoran Berbintang Michelin Ini Dipenjara
Trump akan Bicara dengan...
Trump akan Bicara dengan Hizbullah jika Presiden Lebanon Mau
Menlu Rubio Ungkap AS...
Menlu Rubio Ungkap AS Masih Bersedia Negosiasi dengan Iran
Bos FBI Temui Prabowo,...
Bos FBI Temui Prabowo, Artefak Papua yang Diselundupkan ke AS Kembali ke Indonesia
UU Etnis Kontroversial...
UU Etnis Kontroversial China Mulai Diberlakukan, Berpotensi Hapus Identitas Budaya Minoritas
Menlu Rusia: AS Terlibat...
Menlu Rusia: AS Terlibat Langsung dalam Perang Ukraina!
Rekomendasi
Ahli Waris Laporkan...
Ahli Waris Laporkan Dugaan Kepemilikan Aset Tak Wajar Mantan Hakim dan Jaksa ke KPK
Hari Anak Nasional ke-42,...
Hari Anak Nasional ke-42, saatnya Negara Membangun Prasyarat Perlindungan Anak
PSN Papua Perkuat Pemerataan...
PSN Papua Perkuat Pemerataan Pembangunan Indonesia
Berita Terkini
AS Ancam Malaysia setelah...
AS Ancam Malaysia setelah Anwar Ibrahim Ingin Usir Seluruh Warga Israel
Jenderal Tertinggi AS...
Jenderal Tertinggi AS Ungkap Jet Tempur F-16 Ukraina Tembak Jatuh Su-35 Rusia dalam Duel Langit
Ditangkap Pasukan Indonesia,...
Ditangkap Pasukan Indonesia, Ulama Palestina Sheikh Miqdad Dituduh Rencanakan Pengeboman 7 Negara
3 Tentara AS Tewas Diserang...
3 Tentara AS Tewas Diserang Rudal Iran, Trump Salahkan Yordania
Iran Berhasil Serang...
Iran Berhasil Serang Situs CIA, Amerika Curiga Rusia Terlibat
Jika Arab Saudi Punya...
Jika Arab Saudi Punya Senjata Nuklir, Kenapa Banyak Negara Khawatir?
Infografis
Kim Jong-un Janji Perbanyak...
Kim Jong-un Janji Perbanyak Bom Nuklir saat Trump Ingin Lucuti Senjata Korut
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved