Mudah Rebut Afghanistan, Ini Sumber Uang Taliban

Kamis, 19 Agustus 2021 - 01:57 WIB
loading...
A A A
Pemerintah Afganistan

Sementara itu, pemerintah Afghanistan menghasilkan USD5,55 miliar selama periode keuangan yang sama dengan Taliban, tetapi Miller dengan cepat menunjukkan bahwa bukan uang yang memungkinkan mereka untuk mengambil alih Afghanistan.

"Itu adalah fakta bahwa mereka bersatu dan mereka percaya pada sesuatu, pada dasarnya itulah alasan utama," katanya.

“Jika itu hanya tentang uang maka pemerintah Afghanistan bisa mengalahkan mereka dengan mudah karena mendapat dukungan keuangan dalam jumlah besar dari Barat.”

Yang Terjadi di Masa Depan

Pasukan pemerintah dan tentara Afghanistan runtuh tanpa dukungan militer AS, yang menyerbu pada 2001 setelah serangan 11 September 2001 dan menggulingkan Taliban karena dukungannya terhadap al-Qaeda.

AS akhirnya gagal membangun pemerintahan demokratis yang mampu menahan Taliban, meskipun menghabiskan USD82 miliar dan memberikan dukungan militer selama dua dekade.

Miller memperkirakan pemerintahan Taliban akan cukup stabil karena Amerika Serikat tidak akan mundur dan berpikir akan sulit untuk mengatur perlawanan apa pun terhadap mereka.

Namun, dia skeptis tentang tawaran damai yang telah dibuat Taliban, seperti tidak menggunakan kekerasan.

“Sayangnya, banyak orang akan terbunuh dengan cara yang sangat tidak menyenangkan dan dalam hal dampaknya terhadap terorisme, saya pikir mereka masih cukup dekat dengan al-Qaeda dan itu bisa memberi al-Qaeda basis baru, mirip dengan apa yang mereka miliki sebelum 9/11,” katanya.

“Ini juga akan memberikan dorongan moral yang besar bagi gerakan jihad global yang telah mendapat pukulan besar dalam beberapa tahun terakhir.”

Dia menambahkan itu juga merupakan kemenangan bagi China dan Rusia. "Yang tampaknya cukup senang memiliki Taliban kembali berkuasa,” katanya. Menurutnya, kedua negara itu belum mengevakuasi kedutaan mereka tidak seperti negara-negara Barat.

“Saya pikir orang China cukup senang karena mereka berada di sana dan mungkin saja Taliban akan berusaha untuk bergabung dengan mereka, tetapi sangat jauh di depan,” katanya.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Meski AS-Iran Musuh...
Meski AS-Iran Musuh Bebuyutan, Trump Ingin Bertemu Mojtaba Khamenei
Kim Jong-un Janji Tingkatkan...
Kim Jong-un Janji Tingkatkan Bom Nuklir Secara Eksponensial, Sebut Musuh Korut Sangat Ganas
Jerman Gagal Rebut Kursi...
Jerman Gagal Rebut Kursi DK PBB untuk Pertama Kalinya
Iran Serang Kapal Perang...
Iran Serang Kapal Perang AS di Teluk Oman yang Diklaim sebagai Pusat Komando Amerika
Iran Klaim Rudal Patriot...
Iran Klaim Rudal Patriot AS yang Hancurkan Bandara Kuwait, Amerika Menyangkal
Rudal Patriot AS Makan...
Rudal Patriot AS Makan Tuan: Gagal Cegat Misil Iran, Malah Hancurkan Bandara Kuwait
Buntut Dugaan Kerja...
Buntut Dugaan Kerja Paksa, Indonesia Terancam Digetok Tarif Baru dari AS
Tragedi di Wilayah Pemberontak...
Tragedi di Wilayah Pemberontak Myanmar, Puluhan Orang Tewas Akibat Ledakan
Mengapa Trump Murka...
Mengapa Trump Murka kepada Netanyahu hingga Keluar Kata-Kata Kasar?
Rekomendasi
Microsoft Klaim Chip...
Microsoft Klaim Chip Kuantum Baru 1.000 Kali Lebih Stabil
Buntut Dugaan Kerja...
Buntut Dugaan Kerja Paksa, Indonesia Terancam Digetok Tarif Baru dari AS
Wamen Imipas Silmy Karim...
Wamen Imipas Silmy Karim Kenakan Rompi Oranye dan Diborgol
Berita Terkini
Bos NATO: Ukraina Menang...
Bos NATO: Ukraina Menang Perang, Rusia Semakin Putus Asa!
Trump Akui Mendamprat...
Trump Akui Mendamprat Netanyahu dengan Makian Kasar: 'Saya Sedikit Terganggu...'
Meski AS-Iran Musuh...
Meski AS-Iran Musuh Bebuyutan, Trump Ingin Bertemu Mojtaba Khamenei
Kim Jong-un Janji Tingkatkan...
Kim Jong-un Janji Tingkatkan Bom Nuklir Secara Eksponensial, Sebut Musuh Korut Sangat Ganas
Jerman Gagal Rebut Kursi...
Jerman Gagal Rebut Kursi DK PBB untuk Pertama Kalinya
Iran Serang Kapal Perang...
Iran Serang Kapal Perang AS di Teluk Oman yang Diklaim sebagai Pusat Komando Amerika
Infografis
Taliban Afghanistan...
Taliban Afghanistan Rayakan Tumbangnya Bashar Al Assad di Suriah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved