Inilah Tujuh Calon Perdana Menteri Malaysia Baru, Para Senior Bertarung Lagi
Selasa, 17 Agustus 2021 - 12:33 WIB
loading...
A
A
A
Kedua, Tengku Razaleigh Hamzah
Anggota parlemen terlama Malaysia, Tengku Razaleigh Hamzah, 84, adalah keturunan keluarga kerajaan di negara bagian pantai timur Kelantan, dan menjabat sebagai menteri keuangan dan menteri perdagangan pada 1970-an dan 1980-an.
Tengku Razaleigh Hamzah adalah anggota parlemen UMNO pertama yang secara terbuka melepaskan diri dari pemerintahan Muhyiddin tahun lalu.
Dia satu-satunya anggota parlemen dari partai yang meminta agar dia duduk jauh dari blok penguasa selama sesi parlemen khusus bulan lalu.
Ketiga, Najib Razak
Mantan Perdana Menteri Najib Razak, 68, yang terlibat dalam skandal korupsi terbesar di dunia yang melibatkan dana negara 1MDB, sekarang menjadi politisi paling populer di media sosial Malaysia dengan lebih dari 4 juta pengikut di Facebook dan Twitter.
Sejak kehilangan jabatan pada 2018 di tengah kemarahan atas skandal 1MDB, Najib Razak telah menjalani perubahan untuk memperbaiki citranya.
Celah media sosialnya yang cekatan pada pemerintahan berturut-turut, baik saat di era Muhyiddin atau Mahathir Mohamad, telah memenangkan audiens yang lebih luas.
Meski begitu, Najib mengajukan banding atas pengadilannya dalam kasus 1MDB dan gagal dalam upayanya menghentikan perintah kebangkrutan.
Keempat, Ahmad Zahid Hamidi
Presiden UMNO Ahmad Zahid Hamidi, 68, mengatur runtuhnya pemerintahan Muhyiddin dengan memerintahkan partainya menarik dukungannya kepada mantan perdana menteri itu.
Dengan melakukan itu, dia mengasingkan beberapa menteri UMNO di kabinet Muhyiddin. Ahmad Zahid telah mengubah aliansi selama bertahun-tahun di UMNO, dan untuk sementara dipandang sebagai orang buangan karena mendukung Anwar Ibrahim selama perebutan kekuasaan pada 1990-an.
Dia kembali ke UMNO, akhirnya menjabat sebagai wakil perdana menteri dan menteri dalam negeri selama era Najib, dan mengambil alih kursi kepresidenan UMNO pada 2018.
Anggota parlemen itu menghadapi banyak tuduhan korupsi di pengadilan, dan telah mengaku tidak bersalah.
Kelima, Hishammuddin Husein
Anggota parlemen terlama Malaysia, Tengku Razaleigh Hamzah, 84, adalah keturunan keluarga kerajaan di negara bagian pantai timur Kelantan, dan menjabat sebagai menteri keuangan dan menteri perdagangan pada 1970-an dan 1980-an.
Tengku Razaleigh Hamzah adalah anggota parlemen UMNO pertama yang secara terbuka melepaskan diri dari pemerintahan Muhyiddin tahun lalu.
Dia satu-satunya anggota parlemen dari partai yang meminta agar dia duduk jauh dari blok penguasa selama sesi parlemen khusus bulan lalu.
Ketiga, Najib Razak
Mantan Perdana Menteri Najib Razak, 68, yang terlibat dalam skandal korupsi terbesar di dunia yang melibatkan dana negara 1MDB, sekarang menjadi politisi paling populer di media sosial Malaysia dengan lebih dari 4 juta pengikut di Facebook dan Twitter.
Sejak kehilangan jabatan pada 2018 di tengah kemarahan atas skandal 1MDB, Najib Razak telah menjalani perubahan untuk memperbaiki citranya.
Celah media sosialnya yang cekatan pada pemerintahan berturut-turut, baik saat di era Muhyiddin atau Mahathir Mohamad, telah memenangkan audiens yang lebih luas.
Meski begitu, Najib mengajukan banding atas pengadilannya dalam kasus 1MDB dan gagal dalam upayanya menghentikan perintah kebangkrutan.
Keempat, Ahmad Zahid Hamidi
Presiden UMNO Ahmad Zahid Hamidi, 68, mengatur runtuhnya pemerintahan Muhyiddin dengan memerintahkan partainya menarik dukungannya kepada mantan perdana menteri itu.
Dengan melakukan itu, dia mengasingkan beberapa menteri UMNO di kabinet Muhyiddin. Ahmad Zahid telah mengubah aliansi selama bertahun-tahun di UMNO, dan untuk sementara dipandang sebagai orang buangan karena mendukung Anwar Ibrahim selama perebutan kekuasaan pada 1990-an.
Dia kembali ke UMNO, akhirnya menjabat sebagai wakil perdana menteri dan menteri dalam negeri selama era Najib, dan mengambil alih kursi kepresidenan UMNO pada 2018.
Anggota parlemen itu menghadapi banyak tuduhan korupsi di pengadilan, dan telah mengaku tidak bersalah.
Kelima, Hishammuddin Husein
Lihat Juga :