NASA Buka Lowongan Relawan untuk Simulasi Misi Mars, Ini Syarat-syaratnya

Jum'at, 13 Agustus 2021 - 23:15 WIB
loading...
NASA Buka Lowongan Relawan...
Habitat buatan untuk simulasi kehidupan di Mars, Render Konseptual Mars Dune Alpha. Foto/NASA/ICON
A A A
WASHINGTON - NASA saat ini merekrut relawan untuk berpartisipasi sebagai anggota kru untuk misi simulasi Mars yang akan dimulai tahun depan.

Pelamar yang berhasil akan bergabung dengan misi analog satu tahun di habitat untuk mensimulasikan kehidupan di dunia yang jauh untuk mempersiapkan NASA menghadapi tantangan kehidupan nyata dari misi masa depan ke Mars.

Misi simulasi itu akan dimulai pada Musim Gugur 2022. “NASA akan mempelajari bagaimana individu yang bermotivasi tinggi merespons di bawah kerasnya simulasi berbasis darat yang berdurasi panjang,” ungkap pernyataan NASA.

Baca juga: PBB Peringatkan Dampak Mengerikan Jika Taliban Mencapai Kabul

“Serangkaian misi yang dikenal sebagai Crew Health and Performance Exploration Analog mencakup tiga simulasi permukaan Mars satu tahun yang berbasis di Johnson Space Center NASA,” papar NASA.

Baca juga: Kepala Komando Strategis AS: Modernisasi Senjata Nuklir China Menakjubkan

NASA menambahkan, “Analog akan mendukung penelitian untuk mengembangkan metode dan teknologi untuk mencegah dan menyelesaikan masalah potensial pada misi luar angkasa manusia di masa depan ke Bulan dan Mars.”

Baca juga: Kanada Akan Kirim Pasukan Khusus untuk Evakuasi Staf Kedutaannya di Kabul

“Analog ini sangat penting untuk menguji solusi untuk memenuhi kebutuhan kompleks kehidupan di permukaan Mars,” ujar Grace Douglas, ilmuwan utama untuk upaya penelitian Teknologi Pangan Lanjutan NASA di Johnson Space Center NASA di Houston.

Dia menjelaskan, “Simulasi di Bumi akan membantu kita memahami dan melawan tantangan fisik dan mental yang akan dihadapi astronot sebelum mereka pergi.”

Menurut NASA, setiap misi akan terdiri dari empat anggota awak yang tinggal dan bekerja di modul 3D seluas 1.700 kaki persegi yang dicetak oleh ICON, yang disebut Mars Dune Alpha.

Habitat akan mensimulasikan tantangan misi di Mars, termasuk keterbatasan sumber daya, kegagalan peralatan, penundaan komunikasi, dan tekanan lingkungan lainnya.

Tugas kru dapat mencakup simulasi perjalanan ruang angkasa, penelitian ilmiah, penggunaan realitas virtual dan kontrol robot, dan pertukaran komunikasi.

Hasilnya akan memberikan data ilmiah penting untuk memvalidasi sistem dan mengembangkan solusi.

“NASA mencari warga AS yang sehat dan termotivasi atau penduduk tetap yang bukan perokok, berusia 30 hingga 55 tahun, dan mahir berbahasa Inggris untuk komunikasi yang efektif antara kru dan kontrol misi,” papar NASA.

“Seleksi kru akan mengikuti kriteria standar NASA untuk pelamar calon astronot,” ungkap organisasi eksplorasi ruang angkasa itu.

“Diperlukan gelar master di bidang STEM seperti teknik, matematika, atau biologi, fisik, atau ilmu komputer dari lembaga terakreditasi dengan setidaknya dua tahun pengalaman STEM profesional atau minimal seribu jam mengemudikan pesawat,” papar NASA.

“Kandidat yang telah menyelesaikan dua tahun bekerja menuju program doktor di STEM, atau menyelesaikan gelar medis, atau program uji coba juga akan dipertimbangkan. Selain itu, dengan empat tahun pengalaman profesional, pelamar yang telah menyelesaikan pelatihan perwira militer atau Bachelor of Science di bidang STEM dapat dipertimbangkan,” ungkap NASA.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Venezuela Umumkan Keadaan...
Venezuela Umumkan Keadaan Darurat setelah Diguncang 2 Gempa Dahsyat, 32 Orang Tewas
Rugi Besar Akibat Kalah...
Rugi Besar Akibat Kalah Perang, Trump Minta Tambahan Dana Rp1.572 Triliun
Demi Lindungi Negara-negara...
Demi Lindungi Negara-negara Arab, AS Janjikan Perdamaian Abadi dengan Iran
Badan Intelijen AS Kehilangan...
Badan Intelijen AS Kehilangan Akses ke Alat AI Mythos 5, Apa Pemicunya?
LineShine Jadi Superkomputer...
LineShine Jadi Superkomputer Tercepat di Dunia, China Mampu Kalahkan AS
Pengaruh Wali Kota Muslim...
Pengaruh Wali Kota Muslim New York Ini Makin Kuat, Siapa yang Didukungnya Menang!
Usai Perang dengan Iran,...
Usai Perang dengan Iran, Trump Janji Ekonomi AS Segera Bangkit
Gempa Guncang Venezuela,...
Gempa Guncang Venezuela, 18 Orang Diselamatkan dari Reruntuhan
2 Gempa Dahsyat M7,2-7,5...
2 Gempa Dahsyat M7,2-7,5 Guncang Venezuela, 32 Orang Tewas 700 Luka
Rekomendasi
Danamon Gelar DIVE-Chapter...
Danamon Gelar DIVE-Chapter Youth, Kenalkan Perbankan ke Generasi Muda
3 Pengamen di Bekasi...
3 Pengamen di Bekasi Coba Bakar Rumah Warga, Sempat Ditangkap dan Diselesaikan Melalui RJ
Peradi SAI Siap Jembatani...
Peradi SAI Siap Jembatani Dunia Usaha dan Hukum dalam Pelaksanaan KUHP Baru
Berita Terkini
Korban Gempa Venezuela...
Korban Gempa Venezuela Bertambah, 164 Orang Tewas, 971 Luka-luka
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
Netanyahu Terpaksa Terima...
Netanyahu Terpaksa Terima Gencatan Senjata, Israel Bersiap Tarik Pasukan
PBB Ungkap Israel Bunuh...
PBB Ungkap Israel Bunuh Lebih dari 20.000 Anak Palestina
Venezuela Umumkan Keadaan...
Venezuela Umumkan Keadaan Darurat setelah Diguncang 2 Gempa Dahsyat, 32 Orang Tewas
Mengapa Negara-negara...
Mengapa Negara-negara Arab Khawatir Kesepakatan Iran Jadi Titik Balik yang Membawa Bencana?
Infografis
Jadi Buah Terbaik di...
Jadi Buah Terbaik di Asia Tenggara, Ini 7 Manfaat Manggis untuk Kesehatan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved