Media AS: Kim Jong-un dalam Bahaya Besar usai Operasi
Selasa, 21 April 2020 - 10:56 WIB
loading...
A
A
A
Chad O'Carroll, pendiri Korea Risk Group dan tokoh terkemuka di antara pengamat Korea Utara, melaporkan bahwa ada beberapa teori yang bertentangan tentang apa yang mungkin terjadi dengan Kim.
Laporan-laporan itu sangat berbeda sifatnya, masing-masing menyebutkan masalah kesehatan yang berbeda yang sedang dihadapi Kim Jong-un. Salah satu desas-desus mengatakan bahwa pemimpin Korea Utara sedang pulih dari operasi jantung, sementara yang lain mengklaim dia telah berjuang melawan penyakit otak yang tidak ditentukan dan saat ini dalam keadaan koma. Teori terbaru, menurut O'Carroll, adalah bahwa Kim pulih dari masalah pergelangan kaki.
Sementara itu, sumber pemerintah Korea Selatan yang dikutip Yonhap, menganggap laporan CNN hanya rumor."Seoul tidak melihat tanda-tanda tidak biasa berkenaan dengan kesehatan Kim, mencatat bahwa pemimpin Korea Utara itu keluar dan di depan umum sampai beberapa hari terakhir," kata sumber pemerintah tersebut.
Laporan CNN juga telah dibantah oleh Beijing. Seorang pejabat dari Departemen Penghubung Internasional Partai Komunis China, seperti dikutip Reuters, Selasa (21/4/2020), mengatakan bahwa kehidupan pemimpin Korea Utara itu tidak berada dalam bahaya. Pejabat itu juga menyangkal bahwa Kim Jong-un sakit parah.
Laporan-laporan itu sangat berbeda sifatnya, masing-masing menyebutkan masalah kesehatan yang berbeda yang sedang dihadapi Kim Jong-un. Salah satu desas-desus mengatakan bahwa pemimpin Korea Utara sedang pulih dari operasi jantung, sementara yang lain mengklaim dia telah berjuang melawan penyakit otak yang tidak ditentukan dan saat ini dalam keadaan koma. Teori terbaru, menurut O'Carroll, adalah bahwa Kim pulih dari masalah pergelangan kaki.
Sementara itu, sumber pemerintah Korea Selatan yang dikutip Yonhap, menganggap laporan CNN hanya rumor."Seoul tidak melihat tanda-tanda tidak biasa berkenaan dengan kesehatan Kim, mencatat bahwa pemimpin Korea Utara itu keluar dan di depan umum sampai beberapa hari terakhir," kata sumber pemerintah tersebut.
Laporan CNN juga telah dibantah oleh Beijing. Seorang pejabat dari Departemen Penghubung Internasional Partai Komunis China, seperti dikutip Reuters, Selasa (21/4/2020), mengatakan bahwa kehidupan pemimpin Korea Utara itu tidak berada dalam bahaya. Pejabat itu juga menyangkal bahwa Kim Jong-un sakit parah.
(min)
Lihat Juga :