AS-Iran di Ambang Perang Lagi, Pakistan Kerahkan 8.000 Tentara dan 1 Skuadron Jet ke Arab Saudi

Selasa, 19 Mei 2026 - 09:26 WIB
loading...
AS-Iran di Ambang Perang...
Pakistan kerahkan 8.000 tentara, satu skuadron jet tempur, drone, dan sistem pertahanan udara ke Arab Saudi saat Amerika Serikat dan Iran di ambang perang lagi. Foto/The Defense Watch
A A A
RIYADH - Pakistan telah mengerahkan 8.000 tentara, bersama dengan satu skuadron jet tempur dan sistem pertahanan udara ke Arab Saudi. Langkah ini sebagai bagian dari pakta pertahanan bersama mereka dalam menghadapi eskalasi yang terus meningkat antara Amerika Serikat (AS)-Israel dengan Iran.

Mengutip laporan Reuters, Selasa (19/5/2026), pasukan dan pesawat dikerahkan pada awal April, termasuk jet tempur JF-17 dan sistem pertahanan udara HQ-9 buatan China—yang dimaksudkan untuk mencegat serangan apa pun terhadap Arab Saudi.

Baca Juga: Trump: AS Batal Serang Iran atas Permintaan 3 Negara Arab

Para pejabat regional, yang dikutip dalam laporan Reuters, mengatakan berdasarkan pakta pertahanan bersama, Pakistan dapat mengirim hingga 80.000 tentara untuk membela Kerajaan Arab Saudi. Terlebih, kerajaan tersebut telah menjadi sasaran serangan Iran selama puncak perang pada bulan Maret lalu.

Pengerahan ini semakin memperkuat ribuan pasukan Pakistan yang sudah ditempatkan di Arab Saudi di tengah konflik.

Besarnya pengerahan pasukan ini menunjukkan bahwa Pakistan mengambil peran aktif untuk melindungi Arab Saudi setelah serangan Iran terhadap infrastruktur energi Riyadh, yang berisiko memicu perang yang lebih luas di Timur Tengah.

Bersama dengan tentara dan pesawat terbang, termasuk pesawat nirawak, Pakistan juga mengerahkan kapal perang sebagai bagian dari perjanjian keamanan. Hanya saja, belum jelas apakah ada kapal perang yang telah mencapai wilayah Arab Saudi.

Pemerintah Pakistan dan Arab Saudi belum mengeluarkan pernyataan mengenai operasi pengerahan skala besar terbaru ini.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Siapa Bagher Ghalibaf?...
Siapa Bagher Ghalibaf? Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Menundukkan AS
Wanita Ini Dihujat karena...
Wanita Ini Dihujat karena Sebut Islam Organisasi Teroris, Sekarang Malah Dapat Donasi Rp2,5 Miliar
Trump Ancam Tak Tolong...
Trump Ancam Tak Tolong Negara-negara NATO karena Tolak Bantu AS Melawan Iran
Aktivis Zionis: 15 Tahun...
Aktivis Zionis: 15 Tahun Lagi, Israel Akan Perang dengan Mesir
Tuduh AS Biang Kisruh,...
Tuduh AS Biang Kisruh, Kim Jong-un: Korut Akan Jalankan Posisinya sebagai Negara Nuklir
5 Poin Penting Perundingan...
5 Poin Penting Perundingan Damai Iran-AS Putaran Pertama, dari Pencairan Aset hingga Lebanon
80 Juta Barel Minyak...
80 Juta Barel Minyak Siap Tumpah ke Pasar Dunia, 40 Kapal Tanker Antre Keluar dari Selat Hormuz
Israel Bom Lebanon,...
Israel Bom Lebanon, Iran Murka Bakal Kembali Tutup Selat Hormuz
AS Janji Ubah Hubungan...
AS Janji Ubah Hubungan dengan Iran secara Drastis, jika...
Rekomendasi
Kilau Emas Antam Kembali,...
Kilau Emas Antam Kembali, Hari Ini Naik Tipis Rp5 Ribu ke Rp2.673.000 per Gram
Hasil Munas Alim Ulama...
Hasil Munas Alim Ulama dan Konbes NU Disambut Positif PWNU Aceh
18 Gol, 6 Piala Dunia:...
18 Gol, 6 Piala Dunia: Messi Bikin Klose Angkat Topi
Berita Terkini
Gelombang Panas Sengat...
Gelombang Panas Sengat Eropa, 18 Orang Tewas di Prancis
Siapa Bagher Ghalibaf?...
Siapa Bagher Ghalibaf? Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Menundukkan AS
Wanita Ini Dihujat karena...
Wanita Ini Dihujat karena Sebut Islam Organisasi Teroris, Sekarang Malah Dapat Donasi Rp2,5 Miliar
Viral, Robot China Ini...
Viral, Robot China Ini Mengemis di Jalan untuk Bayar Listrik
Trump Ancam Tak Tolong...
Trump Ancam Tak Tolong Negara-negara NATO karena Tolak Bantu AS Melawan Iran
Keir Starmer, PM yang...
Keir Starmer, PM yang Baik, tapi Kenapa Dibenci?
Infografis
Paket Senjata Rp1.684...
Paket Senjata Rp1.684 Triliun Ditawarkan Trump ke Arab Saudi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved