Empat Orang Terluka dalam Serangan Pisau di Kereta Tokyo, Pelaku Ditahan

Jum'at, 06 Agustus 2021 - 21:53 WIB
loading...
Empat Orang Terluka...
Petugas mengevakuasi korban penikaman di stasiun yang sedang penuh penumpang. Foto/ruptly
A A A
TOKYO - Sebanyak empat orang terluka di kereta komuter Tokyo pada Jumat (6/8) setelah seorang pria dilaporkan mengamuk dengan menusuk sejumlah orang.

Aksi penikaman itu melukai serius salah satu korban sebelum melarikan diri. Seorang tersangka kemudian ditahan polisi.



Serangan itu terjadi di jalur Kereta Listrik Odakyu pada Jumat malam (6/8) di pinggiran barat daya Tokyo, Setagaya.

Baca juga: Walikota Sadiq Khan Ingin Kriminalisasi Penumpang Tanpa Masker di London Tube

“Salah satu korban terluka parah setelah ditikam beberapa kali,” ungkap sumber polisi pada media lokal.

Baca juga: Hizbullah Hajar Israel dengan Puluhan Roket, Rezim Zionis Murka dan Siap Perang

Segera setelah kejadian, kereta berhenti di antara dua stasiun, dengan tersangka dilaporkan melompat dan melarikan diri dengan berjalan kaki. Tidak segera jelas siapa yang menarik rem darurat kereta.

Baca juga: Jet Tempur Israel Gempur Lebanon Selatan, Berdalih Balas Serangan Roket

Tersangka melarikan diri dari kereta, meninggalkan senjata tajam dan telepon genggamnya.

Insiden itu memicu perburuan, dengan tersangka dilaporkan ditahan tak lama setelah penikaman. Motif penyerang masih belum diketahui.

Rekaman langsung dari agen video RT Ruptly menunjukkan beberapa ambulans tiba di tempat kejadian untuk mengevakuasi korban yang terluka.

Insiden tersebut telah menyebabkan gangguan besar pada jalur kereta api Odakyu, dengan operasi dihentikan naik turun dari dua stasiun yang terkena dampak.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Media Pemerintah China:...
Media Pemerintah China: Jepang Benar-benar Simulasikan Serangan terhadap Kapal Induk Liaoning
6 Pesawat Pengebom Nuklir...
6 Pesawat Pengebom Nuklir China dan Rusia Manuver Gabungan Dekati Jepang
Jepang Sangkal Militernya...
Jepang Sangkal Militernya Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk China
China Tuduh Militer...
China Tuduh Militer Jepang Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk Liaoning
Jepang Naikkan Biaya...
Jepang Naikkan Biaya Visa sebanyak Lima Kali Lipat, Apa Pemicunya?
AS Kerahkan Sistem Rudal...
AS Kerahkan Sistem Rudal Canggih Typhon ke Jepang, Dapat Menargetkan China
Liburan Terima Beres...
Liburan Terima Beres ke Jepang: Jelajah Fukuoka dan Oita yang Unik
Update Gempa Venezuela:...
Update Gempa Venezuela: 1.430 Orang Tewas dan Ribuan Hilang!
Ngamuk! Iran Klaim Hancurkan...
Ngamuk! Iran Klaim Hancurkan 8 Lokasi Militer AS di Kuwait dan Bahrain
Rekomendasi
5 Calon Manajer Kopdes...
5 Calon Manajer Kopdes dan Kampung Nelayan Meninggal, Kemhan Ganti Nama Latsarmil
Mengemudikan Mobil Manual...
Mengemudikan Mobil Manual Lebih Menyehatkan Otak Dibandingkan Otomatis
Politikus PDIP Ungkap...
Politikus PDIP Ungkap Anggaran Pelatihan SPPI Lebih Besar untuk Latsarmil ketimbang Substansi Koperasi
Berita Terkini
Merasa Dikucilkan di...
Merasa Dikucilkan di NATO, Erdogan Minta Turki Dimasukkan dalam Struktur Keamanan Eropa
Kekurangan Uang, Ukraina...
Kekurangan Uang, Ukraina Terpaksa Bersekongkol dengan Kartel Narkoba Meksiko
Hanya Iran yang Bisa...
Hanya Iran yang Bisa Membuka Selat Hormuz, Ini 3 Alasannya
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Rp107 Triliun Segera Cair, Perundingan Digelar di Qatar
Rusia Alami Krisis BBM...
Rusia Alami Krisis BBM Akibat Serangan Efektif Drone Ukraina, Ini 4 Faktanya
Setelah Mundur, PM Inggris...
Setelah Mundur, PM Inggris Starmer Incar Sekjen NATO
Infografis
100 Orang Dirawat di...
100 Orang Dirawat di RSCM Akibat Kecanduan Judi Online
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved