Walikota Sadiq Khan Ingin Kriminalisasi Penumpang Tanpa Masker di London Tube

Jum'at, 06 Agustus 2021 - 21:30 WIB
loading...
Walikota Sadiq Khan...
Penumpang memakai masker di kereta bawah tanah di London, Inggris. Foto/REUTERS
A A A
LONDON - Pihak berwenang London melobi pemerintah Inggris untuk menjadikan pemakaian masker di Tube diwajibkan oleh hukum lagi.

Pernyataan itu diungkap Walikota Sadiq Khan dengan alasan hanya kewajiban masker yang akan membuat orang merasa aman di transportasi umum lagi.

Walikota Khan mendorong kewajiban pemakaian masker di Kereta Bawah Tanah dan berusaha membuatnya menjadi undang-undang.

Baca juga: Hizbullah Hajar Israel dengan Puluhan Roket, Rezim Zionis Murka dan Siap Perang

Langkah ini memungkinkan Polisi Transportasi Inggris menegakkan hukum dan menjatuhkan hukuman kepada mereka yang berani naik kereta tanpa masker.

Baca juga: Taliban Menguat di Afghanistan, Lima Pemimpin Negara Asia Tengah Ketar-ketir

“Kami mencoba melobi Pemerintah untuk mengizinkan kami mengangkat undang-undang, jadi itu akan menjadi undang-undang lagi, sehingga kami dapat mengeluarkan pemberitahuan hukuman tetap dan kami dapat menggunakan layanan polisi dan Kepolisian Transportasi Inggris untuk menegakkan ini,” ujar Khan pada podcast Newscast BBC.

Baca juga: Jet Tempur Israel Gempur Lebanon Selatan, Berdalih Balas Serangan Roket

Dia menjelaskan, “Membuat wajib memakai masker lagi akan membuat orang merasa lebih aman dan mendorong mereka untuk menggunakan Tube.”

“Kami membutuhkan orang-orang untuk kembali ke West End. Kami ingin mendorong orang kembali ke kantor mereka,” ujar dia.

“Mereka tidak akan melakukannya jika mereka merasa transportasi umum tidak aman,” papar dia.

Wajib mengenakan masker untuk Inggris dibatalkan pada 19 Juli, meskipun Khan secara konsisten menentang langkah tersebut.

Menjelang 'Hari Kebebasan', yang mengakhiri wajib mengenakan masker, dia meminta Transport for London (TfL) untuk memberlakukannya sebagai "kondisi pengangkutan", membuat pekerja TfL dapat meminta penumpang yang tidak patuh untuk meninggalkan bus atau kereta api.

Jika didorong, perubahan yang diusulkan Khan akan secara efektif mengembalikan situasi di transportasi umum London ke kondisi sebelum 19 Juli.

Terlepas dari pelonggaran pembatasan, sekitar dua pertiga orang dewasa di Inggris masih berencana untuk terus memakai masker, menurut statistik resmi.

Jumlah orang yang memakai masker di transportasi umum juga tetap tinggi, dengan sekitar 85% penumpang Tube, bus, dan kereta terus melakukannya.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jalanan di Inggris Meleleh...
Jalanan di Inggris Meleleh pada Suhu 45 Derajat Celsius, Ini 3 Alasannya
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, Rakyat UEA Menikmati Jaringan Kereta Api
Raja Charles Kehilangan...
Raja Charles Kehilangan Gelar Bersejarah Pembela Iman
Inggris Akan Ganti 6...
Inggris Akan Ganti 6 Kapal Perusak Tua dengan 6 Kapal Perang Hibrida Pengendali Drone
Setelah Mundur, PM Inggris...
Setelah Mundur, PM Inggris Starmer Incar Sekjen NATO
Inggris Sekarang Tanpa...
Inggris Sekarang Tanpa Kapal Selam Serang Nuklir Aktif, Jadi Tak Berdaya Melawan Rusia
Tak Hanya Andalkan Teknologi,...
Tak Hanya Andalkan Teknologi, KAI Bangun Loyalitas via Pelayanan Berkualitas
Laporan Media: Iran...
Laporan Media: Iran - AS Sepakat Hentikan Serangan, Gelar Pertemuan Darurat di Qatar
Israel Ungkap 2 Skenario...
Israel Ungkap 2 Skenario Perang AS-Iran Pecah Lagi
Rekomendasi
Kapan KJP Juli 2026...
Kapan KJP Juli 2026 Cair? Simak Prediksi Jadwal Pencairan dan Nominal Bantuan
Rapat Paripurna RAPBN...
Rapat Paripurna RAPBN 2027 hingga Calon Anggota BS OJK Dihadiri 298 Anggota DPR
Pekebun Sawit di Bengkulu...
Pekebun Sawit di Bengkulu Selatan Dilatih Budidaya dan Pemetaan Modern
Berita Terkini
Eks Jenderal Zionis:...
Eks Jenderal Zionis: Netanyahu Mengarang Iran Miliki Bom Nuklir untuk Menakuti Publik Israel
Demi Cinta Bertaruh...
Demi Cinta Bertaruh Nyawa, Pasangan Ini Lamaran di Puncak Gedung Empire State 443 Meter
AS Pertimbangkan Tarik...
AS Pertimbangkan Tarik Pasukan dari Arab Saudi, Berseteru Gara-gara Perang Iran
Israel Ancam Serang...
Israel Ancam Serang Iran Ketiga Kalinya Meski Sedang Negosiasi dengan AS
Tetangga Indonesia Ini...
Tetangga Indonesia Ini Beli Lagi 24 Rudal Canggih Hellfire AS, Harganya Rp401 Miliar
Helikopter Angkatan...
Helikopter Angkatan Laut AS Jatuh di Laut Arab, 1 Awak Hilang, Ditembak Iran?
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved