Rusia: NATO Provokasi Konflik di Laut Hitam

Jum'at, 06 Agustus 2021 - 06:24 WIB
loading...
Rusia: NATO Provokasi...
Rusia menyebut NATO memprovokasi konflik di Laut Hitam dengan menggelar latihan perang. Foto/Ruptly TV
A A A
MOSKOW - Kementerian Luar Negeri Rusia mengecam serangkaian latihan militer yang dilakukan oleh Amerika Serikat (AS) dan mitranya di wilayah Laut Hitam yang sensitif, di lepas pantai Rusia dan Ukraina. Rusia memperingatkan potensi risiko eskalasi atas kegiatan tersebut.

Direktur Departemen Eropa Keempat Kementerian, Yuri Pilipson, mengatakan bahwa manuver NATO baru-baru ini berisiko menciptakan ketegangan.

"Sangat jelas bahwa 'pelatihan' semacam ini memprovokasi, bukannya mencegah, situasi konflik," katanya seperti dikutip dari Russia Today, Jumat (6/8/2021).

Diplomat itu menambahkan bahwa Rusia akan melakukan apa pun untuk memastikan keamanan nasionalnya, dan memandang penumpukan pasukan di kawasan itu sebagai isyarat yang mengancam.

"Kami telah berulang kali memperingatkan bahwa eskalasi konflik militer-politik langsung di perbatasan kami membawa serta tuduhan konfrontatif," ujarnya.

Selama dua minggu antara Juni dan Juli, NATO menjadi tuan rumah latihan Sea Breeze 2021 yang diikuti 5.000 pelaut, 40 pesawat tempur, dan 32 kapal dari negara-negara anggotanya yang berlayar ke Laut Hitam. Ukraina, yang telah lama memiliki aspirasi untuk bergabung dengan blok pimpinan AS itu, juga berpartisipasi.

Baca juga: NATO Gelar Latihan Angkatan Laut Terbesar di Laut Hitam

Tepat sebelum latihan dimulai, sebuah kapal perusak Inggris, HMS Defender, menyeberang ke perairan sekitar Crimea. London menolak kedaulatan Rusia atas semenanjung dan laut di sekitarnya, serta menegaskan kapalnya beroperasi dalam hukum internasional.

Moskow mengerahkan jet tempur dan menggunakan kapal patroli perbatasan untuk menembakkan tembakan peringatan sampai kapal itu meninggalkan daerah tersebut.

Baca juga: Momen Rusia Lepaskan Tembakan Peringatan ke Kapal Perang Inggris: 'Tak Ubah Arah, Tembak'

Presiden Rusia Vladimir Putin kemudian mengecam insiden itu sebagai "provokasi."

"Bahkan jika kita telah menenggelamkan kapal itu, masih sulit untuk membayangkan bahwa dunia akan berada di ambang Perang Dunia III," ujarnya.

"Mereka yang melakukan ini tahu bahwa mereka tidak bisa keluar dari kemenangan perang seperti itu. Itu hal yang sangat penting," imbuhnya.

Baca juga: Putin: Bahkan Jika Rusia Tenggelamkan Kapal Inggris, Tak Akan Picu Perang Dunia
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Trump Klaim Tidak Ada...
Trump Klaim Tidak Ada Batasan pada Kekuasaannya
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
FIFA Gencar Berantas...
FIFA Gencar Berantas Ujaran Kebencian di Piala Dunia 2026
Skandal Kerajaan, Putra...
Skandal Kerajaan, Putra dari Putri Mahkota Norwegia Divonis Penjara atas Tuduhan Pemerkosaan
Wapres JD Vance: Israel...
Wapres JD Vance: Israel Berusaha Pengaruhi Kebijakan Politik AS
Rekomendasi
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditahan, Din Syamsuddin Siap Jadi Penjamin
Kisah Nabi Daud Bertobat...
Kisah Nabi Daud Bertobat 40 Hari 40 Malam, Diampuni Allah pada 10 Muharram
Brasil Rajai Daftar...
Brasil Rajai Daftar Gol Terbanyak Sepanjang Sejarah Piala Dunia
Berita Terkini
PM Meloni Kecam Trump...
PM Meloni Kecam Trump soal Minta Foto: Italia Tidak Pernah Mengemis
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Starmer Didesak Mundur...
Starmer Didesak Mundur dari Jabatan Perdana Menteri Inggris
PM Australia Ungkap...
PM Australia Ungkap Pengiriman BBM Baru, Ancaman di Selat Hormuz Masih Moderat
Pasukan Israel Gagal...
Pasukan Israel Gagal Ambil Tank Komandan yang Gugur di Lebanon Selatan
Batalyon Israel Pembunuh...
Batalyon Israel Pembunuh Hind Rajab Dapat Pukulan Keras di Lebanon Selatan
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved