Rentetan Bom dan Penembakan Guncang Kabul, Menhan Afghanistan Jadi Target

Rabu, 04 Agustus 2021 - 08:14 WIB
loading...
A A A
“Saya tahu sangat sulit bagi Anda untuk meninggalkan rumah Anda, ini juga sulit bagi kami, tetapi jika Anda mengungsi selama beberapa hari, mohon maafkan kami."

“Kami memerangi Taliban di mana pun mereka berada,” katanya.

Para pejabat mengatakan sebelumnya bahwa gerilyawan Taliban telah merebut lebih dari selusin stasiun radio dan televisi lokal di Lashkar Gah, hanya menyisakan satu saluran pro-Taliban yang menyiarkan program-program Islam.

Misi Bantuan PBB untuk Afghanistan (UNAMA) men-tweet; "Keprihatinan yang mendalam bagi warga sipil Afghanistan ... karena pertempuran memburuk". UNAMA menyerukan segera diakhirinya pertempuran di daerah perkotaan.

Sefatullah, direktur radio Sukon di Lashkar Gah mengatakan: "Pertempuran sangat intens pagi ini".

Dia mengatakan pesawat Angkatan Udara AS dan Afghanistan telah menggempur posisi Taliban, dan pertempuran sedang berlangsung di dekat penjara kota dan kompleks perumahan markas polisi dan badan intelijen.

“Taliban ada di mana-mana di kota, Anda bisa melihat mereka mengendarai sepeda motor di jalanan. Mereka menangkap atau menembak orang-orang yang memiliki telepon pintar,” kata seorang warga Lashkar Gah kepada AFP, tanpa menyebut nama.

Hilangnya Lashkar Gah akan menjadi pukulan strategis dan psikologis besar-besaran bagi pemerintah, yang telah berjanji untuk mempertahankan kota dengan segala cara setelah kehilangan sebagian besar pedesaan pedesaan ke Taliban selama musim panas.

Di kota barat Herat yang juga dikepung Taliban, para pejabat mengatakan pasukan pemerintah telah berhasil memukul mundur para pemberontak dari beberapa daerah, termasuk dekat bandara, yang sangat penting untuk persediaan.

Namun pada Selasa sore, empat roket menghantam bandara. Menurut kepala bandara Shaheer Salehi kepada AFP, fasilitas itu tidak rusak, tetapi dua penerbangan dibatalkan.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
6 Misi Pasukan Khusus...
6 Misi Pasukan Khusus yang Memicu Malapetaka, 2 Negara Adidaya Pernah Tumbang
2 Negara Muslim Ini...
2 Negara Muslim Ini Saling Serang, Ini 7 Alasan Konflik Itu Tak Mudah Diselesaikan
Jerman Diguncang Penembakan,...
Jerman Diguncang Penembakan, 6 Orang Tewas
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Darat dan Udara ke Afghanistan, 29 Tentara Taliban Tewas
Penembakan Guncang Lingkungan...
Penembakan Guncang Lingkungan Yahudi Montreal, 3 Orang Tewas, Termasuk Pelaku
Taliban Larang Warga...
Taliban Larang Warga Afghanistan Gunakan Ponsel Pintar, Jika Nekat Bakal Dihancurkan
Polisi Sebut Kaca Gedung...
Polisi Sebut Kaca Gedung BGN Pecah Akibat Pemuaian, Bukan Penembakan
Blokade Laut Memanas,...
Blokade Laut Memanas, Houthi Gempur 2 Kapal Tanker Arab Saudi di Laut Merah
Harga Minyak Dunia Mendidih...
Harga Minyak Dunia Mendidih usai Trump Ancam Bombardir Infrastruktur Iran
Rekomendasi
Mahasiswa Sains Komunikasi...
Mahasiswa Sains Komunikasi MNC University Raih Runner Up 2 Putri Budaya Banten 2026
Lippoland Kembangkan...
Lippoland Kembangkan OAZE sebagai Pusat Kehidupan Baru di Cikarang
MNC University Gandeng...
MNC University Gandeng Puspadaya Dukung Sekolah Ramah Anak, Fokus Cegah Bullying
Berita Terkini
Malaysia Tak Takut Ancaman...
Malaysia Tak Takut Ancaman AS, PM Anwar Ibrahim Tetap Akan Usir Seluruh Warga Israel
Viral, Beruang Besar...
Viral, Beruang Besar Ini Nangkring di Atas Tiang Listrik
Uang Senilai Rp185 Miliar...
Uang Senilai Rp185 Miliar dan 40 Kg Emas Disita, Lagi-lagi Terkait Korupsi Wakil Menteri
Daftar Teroris Indonesia...
Daftar Teroris Indonesia yang Pernah Diburu Interpol, Nomor 1 Buron Internasional Bertahun-tahun
Laut Merah Memanas,...
Laut Merah Memanas, Houthi Yaman Serang 2 Kapal Tanker Minyak Arab Saudi
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Kemenangan Besar bagi Riyadh
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved