Perang Menggila, Taliban Kepung Kota di Afghanistan, Warga Diminta Mengungsi
Rabu, 04 Agustus 2021 - 05:29 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: India Juga Kerahkan 4 Kapal Perang, Laut China Selatan Kian Memanas
Komandan Korps Angkatan Darat 215 Maiwand Afghanistan Jenderal Sami Sadat mengatakan kepada warga pada Selasa (3/8) untuk keluar dari kota itu secepat mungkin.
“Tolong pergi secepat mungkin agar kami dapat memulai operasi kami,” ujar dia dalam pesan kepada kota berpenduduk 200.000 jiwa yang disampaikan melalui media.
“Saya tahu sangat sulit bagi Anda untuk meninggalkan rumah Anda, sulit bagi kami juga, tetapi jika Anda mengungsi selama beberapa hari, mohon maafkan kami. Kami memerangi Taliban di mana pun mereka berada. Kami akan melawan mereka, kami tidak akan membiarkan satu pun Taliban hidup," ujar dia.
James Bay dari Al Jazeera, melaporkan dari Kabul, mengatakan perintah mengungsi itu adalah langkah "sangat dramatis" yang terjadi setelah salah satu hari paling sengit dalam pertempuran memperebutkan kota itu.
“Itu adalah sesuatu yang telah mereka putuskan untuk dilakukan, meskipun berpotensi membiarkan orang meninggalkan rumah mereka dan berjalan ke daerah yang merupakan zona perang garis depan di mana ada begitu banyak bentrokan yang terjadi dalam beberapa hari terakhir,” papar dia.
“Ini juga berpotensi berarti akan ada banyak orang yang mengungsi dari rumah mereka, ke mana ribuan orang ini akan pergi?” ujar dia.
Komandan Korps Angkatan Darat 215 Maiwand Afghanistan Jenderal Sami Sadat mengatakan kepada warga pada Selasa (3/8) untuk keluar dari kota itu secepat mungkin.
“Tolong pergi secepat mungkin agar kami dapat memulai operasi kami,” ujar dia dalam pesan kepada kota berpenduduk 200.000 jiwa yang disampaikan melalui media.
“Saya tahu sangat sulit bagi Anda untuk meninggalkan rumah Anda, sulit bagi kami juga, tetapi jika Anda mengungsi selama beberapa hari, mohon maafkan kami. Kami memerangi Taliban di mana pun mereka berada. Kami akan melawan mereka, kami tidak akan membiarkan satu pun Taliban hidup," ujar dia.
James Bay dari Al Jazeera, melaporkan dari Kabul, mengatakan perintah mengungsi itu adalah langkah "sangat dramatis" yang terjadi setelah salah satu hari paling sengit dalam pertempuran memperebutkan kota itu.
“Itu adalah sesuatu yang telah mereka putuskan untuk dilakukan, meskipun berpotensi membiarkan orang meninggalkan rumah mereka dan berjalan ke daerah yang merupakan zona perang garis depan di mana ada begitu banyak bentrokan yang terjadi dalam beberapa hari terakhir,” papar dia.
“Ini juga berpotensi berarti akan ada banyak orang yang mengungsi dari rumah mereka, ke mana ribuan orang ini akan pergi?” ujar dia.
Lihat Juga :