Perang Menggila, Taliban Kepung Kota di Afghanistan, Warga Diminta Mengungsi
Rabu, 04 Agustus 2021 - 05:29 WIB
loading...
A
A
A
Charlotte Bellis dari Al Jazeera, juga melaporkan dari Kabul, mengatakan keputusan militer agar warga mengungsi itu “belum pernah terjadi sebelumnya”.
“Strategi tentara Afghanistan mengirim pasukan khusus dan serangan udara memang membahayakan warga sipil karena itu berarti mereka harus bertempur dari jalan ke jalan dan dengan bom dari udara di daerah padat penduduk,” ungkap dia.
"Ini mungkin mengapa mereka berkata, 'kita harus mencoba sesuatu yang lain karena kita tidak membuat banyak dampak dan kita menempatkan orang-orang kita dalam bahaya,'" tutur Bellis.
“Taliban mengeluarkan video hari ini yang (mereka) terlihat tenang di jalanan, berjalan-jalan dan menunjukkan diri,” ungkap Bellis.
Para pejabat sebelumnya mengatakan pejuang Taliban telah merebut lebih dari selusin stasiun radio dan TV lokal di Lashkar Gah, hanya menyisakan satu saluran pro-Taliban yang menyiarkan program Islami.
"Pertempuran sangat intens pagi ini," papar Sefatullah, direktur radio Sukon di kota itu, mengatakan kepada kantor berita AFP.
Dia mengatakan pesawat angkatan udara Amerika Serikat (AS) dan Afghanistan telah menggempur posisi Taliban, dan pertempuran terus berlanjut di dekat penjara kota dan satu bangunan yang menampung markas polisi dan badan intelijen.
“Strategi tentara Afghanistan mengirim pasukan khusus dan serangan udara memang membahayakan warga sipil karena itu berarti mereka harus bertempur dari jalan ke jalan dan dengan bom dari udara di daerah padat penduduk,” ungkap dia.
"Ini mungkin mengapa mereka berkata, 'kita harus mencoba sesuatu yang lain karena kita tidak membuat banyak dampak dan kita menempatkan orang-orang kita dalam bahaya,'" tutur Bellis.
“Taliban mengeluarkan video hari ini yang (mereka) terlihat tenang di jalanan, berjalan-jalan dan menunjukkan diri,” ungkap Bellis.
Para pejabat sebelumnya mengatakan pejuang Taliban telah merebut lebih dari selusin stasiun radio dan TV lokal di Lashkar Gah, hanya menyisakan satu saluran pro-Taliban yang menyiarkan program Islami.
"Pertempuran sangat intens pagi ini," papar Sefatullah, direktur radio Sukon di kota itu, mengatakan kepada kantor berita AFP.
Dia mengatakan pesawat angkatan udara Amerika Serikat (AS) dan Afghanistan telah menggempur posisi Taliban, dan pertempuran terus berlanjut di dekat penjara kota dan satu bangunan yang menampung markas polisi dan badan intelijen.
(sya)
Lihat Juga :