India Juga Kerahkan 4 Kapal Perang, Laut China Selatan Kian Memanas

Selasa, 03 Agustus 2021 - 13:19 WIB
loading...
India Juga Kerahkan...
India mengerahkan beberapa kapal perangnya ke Laut China Selatan. Foto/Ilustrasi PTI
A A A
NEW DELHI - India mengerahkan empat kapal perang ke Laut China Selatan dalam misi dua bulan yang akan mencakup latihan tempur dengan Amerika Serikat, Jepang dan Australia. Sebelumnya, Jerman telah mengirim sebuah kapal perangnya ke perairan yang sama untuk misi kebebasan navigasi.

Pengerahan empat kapal perang itu telah diumumkan Kementerian Pertahanan India hari Senin. Langkah militer New Delhi ini semakin memanaskan ketegangan di kawasan yang jadi sengketa beberapa negara tersebut.

Baca juga: Jerman Kirim Kapal Perang ke Laut China Selatan untuk Pertama Kalinya

Kementerian Pertahanan India mengatakan empat kapal perang berangkat dari India awal bulan ini, tanpa memberikan tanggal keberangkatan yang spesifik.

Empat kapal yang menjadi gugus tugas itu mencakup kapal perusak peluru kendali, fregat peluru kendali, korvet anti-kapal selam dan korvet peluru kendali. Mereka akan berpartisipasi dalam serangkaian latihan tempur gabungan selama penempatan dua bulan, termasuk latihan Malabar 2021 dengan pasukan AS, Jepang dan Australia—negara-negara yang membentuk aliasi Quad.

Kementerian Pertahanan India mengatakan dalam latihan militer bilateral lainnya selama penempatan, empat kapal perang tersebut akan bekerja dengan unit Angkatan Laut dari negara-negara pesisir Laut Cina Selatan, termasuk Singapura, Vietnam, Indonesia dan Filipina.

"Inisiatif maritim ini meningkatkan sinergi dan koordinasi antara Angkatan Laut India dan negara-negara sahabat, berdasarkan kepentingan maritim bersama dan komitmen terhadap Kebebasan Navigasi di laut," bunyi pernyataan kementerian tersebut, seperti dikutip CNN, Selasa (3/8/2021).

Laut Cina Selatan telah menjadi sarang aktivitas Angkatan Laut dalam beberapa pekan terakhir. Pekan lalu, kelompok tempur kapal induk Inggris transit di perairan seluas 1,3 juta mil persegi itu, sementara kelompok kapal perang Amerika, dan pasukan dari Tentara Pembebasan Rakyat (PLA) China menggelar latihan di kawasan tersebut.

Beijing mengeklaim hampir seluruh perairan Laut Cina Selatan sebagai wilayah kedaulatannya, mengubah banyak terumbu karang dan gundukan pasir yang tidak jelas di sepanjang jalur perairan menjadi pulau buatan yang dijaga ketat dengan rudal, landasan pacu, dan sistem senjata.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Ayatollah Khamenei Sudah...
Ayatollah Khamenei Sudah Lebih dari 100 Hari Meninggal, Iran Tunda Lagi Penguburannya
Elon Musk Triliuner...
Elon Musk Triliuner Pertama di Dunia, Kekayaannya Rp19.706,5 Triliun Setara 73 Kali Anggaran MBG
Trump Klaim AS Telah...
Trump Klaim AS Telah Bikin Kesepakatan Hebat dengan Iran, Teheran Bilang Belum!
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
Dari Infrastruktur ke...
Dari Infrastruktur ke AI, China Terus Perkuat Pengaruh di Pakistan
Piala Dunia 2026: Saat...
Piala Dunia 2026: Saat Sepak Bola Jadi Mesin Uang FIFA
Korban Tewas Gempa Dahsyat...
Korban Tewas Gempa Dahsyat M 7,8 di Filipina Bertambah Jadi 53 Orang
Iran Gempur Pangkalan...
Iran Gempur Pangkalan AS di Yordania, Klaim Hancurkan Banyak Jet Tempur 
Rekomendasi
Polisi Imbau Mahasiswa...
Polisi Imbau Mahasiswa Waspadai Demo Hari Ini Ditunggangi
Kisah Raihan, Siswa...
Kisah Raihan, Siswa MAN 1 Yogya yang Berhasil Diterima di ITB, UGM, dan ITS
Rupiah Hari Ini Ditutup...
Rupiah Hari Ini Ditutup Menguat, Kurs Dolar AS Kini di Rp17.860
Berita Terkini
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Israel Jadi Negara yang...
Israel Jadi Negara yang Paling Banyak Diboikot di Dunia
Ayatollah Khamenei Sudah...
Ayatollah Khamenei Sudah Lebih dari 100 Hari Meninggal, Iran Tunda Lagi Penguburannya
Beda dengan Pejabat...
Beda dengan Pejabat Eropa, Jenderal Senior NATO Ini Sebut Rusia Tak Mencari Konflik
Elon Musk Triliuner...
Elon Musk Triliuner Pertama di Dunia, Kekayaannya Rp19.706,5 Triliun Setara 73 Kali Anggaran MBG
Infografis
Latihan Tempur, China...
Latihan Tempur, China Kerahkan 2 Kapal Induk di Laut China Selatan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved