Bukti Ungkap Pangkalan Militer Rahasia India di Pulau Mauritius

Rabu, 04 Agustus 2021 - 05:01 WIB
loading...
A A A
“Saya pikir itu adalah tempat yang benar-benar sempurna untuk pangkalan militer,” ungkap dia.

Menggunakan data pelayaran kapal, Al Jazeera melacak sekitar selusin kapal angkut yang melakukan perjalanan dari pelabuhan India ke Agalega untuk mengirimkan bahan bangunan.

Gambar dan data menunjukkan bagaimana, selama dua tahun terakhir, pulau itu telah menjadi rumah bagi ratusan pekerja konstruksi yang tinggal di kamp semi permanen di ujung utara pulau sepanjang 12 km.

Patroli Maritim

Pembangunan infrastruktur di Agalega dilakukan setelah kesepakatan dibuat pada 2015 antara pemerintah Mauritius dan India.

“Kedua negara sepakat menyiapkan dan meningkatkan infrastruktur untuk meningkatkan konektivitas laut dan udara di Pulau Terluar Mauritius yang akan sangat membantu dalam memperbaiki kondisi penduduk pulau terpencil ini dan meningkatkan fasilitas yang digunakan penjaga pantai Mauritius,” papar laporan Aljazeera.

Pada Mei 2021, selama sidang di parlemen, Perdana Menteri (PM) Mauritius Pravind Jugnauth dengan tegas membantah pembangunan itu untuk tujuan militer.

“Izinkan saya mengulangi, dengan sangat tegas dan tegas, bahwa tidak ada kesepakatan antara Mauritius dan India untuk mendirikan pangkalan militer di Agalega,” ujar dia.

Menurut kalkulasi Bashfield, pernyataan itu tidak sepenuhnya benar.

“Tidak ada alasan nyata mengapa pulau ini akan dikembangkan selain untuk keperluan militer,” papar Bashfield.

“Tujuan dari fasilitas tersebut adalah memungkinkan militer India, dan juga penjaga pantai Mauritius memiliki akses dan dapat beroperasi di luar area ini. Jadi, sementara pemerintah Mauritius benar bahwa itu akan memberikan jaringan yang lebih baik, itu jelas bukan alasan untuk proyek tersebut,” ungkap Bashfield.

Mishra berpikir ada alasan penolakan India terhadap tujuan sebenarnya dari proyek tersebut.

“Dari sudut pandang India, kami tidak dapat dilihat sebagai seseorang yang mendukung militerisasi wilayah kami,” papar Mishra.

“Kami khawatir China telah memiliki pangkalan luar negeri pertamanya pada 2017 di Djibouti, bagi kami kemudian untuk pergi dan melakukan hal yang sama akan menjadi munafik. Jadi paling banyak yang bisa kami katakan adalah pangkalan ini, pasti akan memiliki beberapa elemen militer, tetapi sebagian besar akan digunakan untuk pergantian operasional,” ujar dia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Terowongan Runtuh Akibat...
Terowongan Runtuh Akibat Ledakan Pipa Gas di India, 12 Orang Tewas
Pendukung Partai Kecoa...
Pendukung Partai Kecoa Kembali Turun ke Jalan, Apa yang Dituntut?
Mantan Pasukan Khusus...
Mantan Pasukan Khusus AS Bawa Paspor China Ini Ditangkap di Perbatasan Nepal dan India, Siapa Jordan Brown?
Inti Kunjungan PM Modi:...
Inti Kunjungan PM Modi: India Akan Pasok Rudal BrahMos dan Astra ke Indonesia
PM India Narendra Modi...
PM India Narendra Modi Disambut Jet F-16 dan Su-30 Indonesia, Diajak ke Candi Prambanan
Kunjungan PM India ke...
Kunjungan PM India ke Indonesia Jadi Momentum Perkuat Dialog Perlindungan Minoritas
Warga India Gila Emas,...
Warga India 'Gila' Emas, Perusahaan Gadai Rusia Bidik Pasar Rp89.038 Triliun
Perang di Iran Telah...
Perang di Iran Telah Telan Biaya Rp671 Triliun, Menhan AS Minta Dana Tambahan
Perang Semakin Sengit,...
Perang Semakin Sengit, Inggris Mulai Tarik Staf Kedubes dari Iran
Rekomendasi
3 Warga Sipil Tewas...
3 Warga Sipil Tewas Ditembak OPM, Koops TNI Habema Buru para Pelaku
Hakim Kabulkan Eksepsi...
Hakim Kabulkan Eksepsi Dokter Tifa, Khozinudin Sebut Tidak Ada Kejelasan tentang Ijazah Jokowi
Trisno Pas Band Abaikan...
Trisno Pas Band Abaikan Kaki Bengkak sebelum Divonis Gagal Ginjal Kronis
Berita Terkini
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Lebih dari 2.300 Pemukim...
Lebih dari 2.300 Pemukim Yahudi Serbu Masjid Al-Aqsa, Hamas dan Yordania Murka
Iran Ungkap Radar AS...
Iran Ungkap Radar AS Mengalami Malam Gelap akibat Serangan Rudal
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-12, Iran Siap Terapkan Doktrin 'Mata Ganti Mata'
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Israel Ketakutan
Malaysia Tak Takut Ancaman...
Malaysia Tak Takut Ancaman AS, PM Anwar Ibrahim Tetap Akan Usir Seluruh Warga Israel
Infografis
15 Negara dengan Militer...
15 Negara dengan Militer Terkuat di Dunia 2025, Indonesia Ungguli Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved