Palestina: Akhiri Permukiman Ilegal adalah Langkah Awal Membangun Kepercayaan dengan Israel

Senin, 02 Agustus 2021 - 21:17 WIB
loading...
Palestina: Akhiri Permukiman...
Palestina menyatakan mengakhiri pemukiman Israel, terutama di Yerusalem Timur, merupakan langkah penting untuk membangun kepercayaan dengan Israel. Foto/Ist
A A A
RAMALLAH - Mengakhiri pemukiman Israel di wilayah Palestina , terutama di Yerusalem Timur, merupakan langkah penting untuk membangun kepercayaan dengan Israel. Hal itu diungkapkan seorang pejabat senior Palestina.

Anggota komite eksekutif Organisasi Pembebasan Palestina (PLO), Ahmed Majdalani mengatakan bahwa pembangunan pemukiman Israel dan penyitaan tanah Palestina harus segera dihentikan.

Dia menuturkan, bahwa membangun kepercayaan tidak hanya berarti mengurangi langkah-langkah ekonomi dan keuangan untuk Palestina atau mengatur koordinasi keamanan antara kedua belah pihak, tetapi juga berarti mengubah kebijakan Israel.

"Kami mempresentasikan kepada Amerika Serikat (AS) ide dan langkah untuk membangun kepercayaan dengan Israel," kata Majdalani, seperti dilansir Xinhua pada Senin (2/8/2021).

Majdalani mencatat bahwa ide tersebut tidak dibahas setelah pemerintahan baru Israel dibawah pimpinan Perdana Menteri Naftali Bennett terbentuk. Baca juga: Takut Dunia Marah, Bennett Tunda Pengusiran Warga Palestina di Sheikh Jarr ah
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Ngamuk, Luncurkan...
Iran Ngamuk, Luncurkan Serangan Siber 3 Kali Lipat terhadap Israel
Israel Akui Genosida...
Israel Akui Genosida Armenia, Dikecam karena Juga Lakukan Genosida Gaza
Media Pro-IRGC: Iran...
Media Pro-IRGC: Iran Mutlak Harus Memiliki Bom Nuklir
Iran: Sifat Dasar AS...
Iran: Sifat Dasar AS Adalah Mengingkari Janji!
Ancaman Nyata Zionis...
Ancaman Nyata Zionis Bukan Iran, Industri Militer Israel Berlomba Melawan Drone Hizbullah
Iran Tuduh AS Khianati...
Iran Tuduh AS Khianati Perjanjian Damai saat Kedua Pihak Saling Serang
Berani Tanpa AS, Netanyahu:...
Berani Tanpa AS, Netanyahu: Kami akan Masuk ke Iran
Gagal 3 Kali, Keiko...
Gagal 3 Kali, Keiko Fujimori Akhirnya Menang Pilpres Peru
Gempa Venezuela: Korban...
Gempa Venezuela: Korban Tewas Tembus 1.700 Orang, 5.000 Lainnya Luka
Rekomendasi
Berjasa Besar bagi Bahasa...
Berjasa Besar bagi Bahasa dan Budaya, Sutan Takdir Alisjahbana Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional
Merger Enam BPR Dapat...
Merger Enam BPR Dapat Restu OJK, Lintas 5 Provinsi di Sumatera
Hakim: Kerugian Negara...
Hakim: Kerugian Negara Akibat Kasus Chromebook Nadiem Rp1,5 Triliun
Berita Terkini
Keuskupan Agung Katolik...
Keuskupan Agung Katolik AS akan Bayar Rp7 Triliun pada Para Korban Pelecehan Seksual Anak
Raja Charles Kehilangan...
Raja Charles Kehilangan Gelar Bersejarah Pembela Iman
Pejabat AS Bertemu Hamas...
Pejabat AS Bertemu Hamas Saat Washington Sampaikan Tuntutan Gaza pada Israel
Pertama Kali dalam 20...
Pertama Kali dalam 20 Tahun, Buffett Tunda Donasi ke Gates Foundation karena Kasus Epstein
Pasukan Keamanan Gaza...
Pasukan Keamanan Gaza Gagalkan Penyelundupan Narkoba Besar-besaran oleh Geng Antek Israel
Media Asing Soroti Nasib...
Media Asing Soroti Nasib Nadiem Divonis 10 Tahun Penjara: Eks Bos Gojek yang Dinyatakan Korupsi
Infografis
Bos Shin Bet Israel...
Bos Shin Bet Israel Yakin akan Berdirinya Negara Palestina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved