Kapal Tankernya Diserang, Israel Galang Dukungan Salahkan Iran
Minggu, 01 Agustus 2021 - 11:01 WIB
loading...
A
A
A
“Saya berbicara malam ini dengan Menteri Luar Negeri @SecBlinken tentang serangan terhadap kapal di Teluk Oman. Kami bekerja sama melawan terorisme Iran, yang merupakan ancaman bagi kita semua dengan merumuskan tanggapan internasional yang nyata dan efektif,” cuit Lapid.
Serangan itu terjadi pada Kamis malam, saat kapal itu transit di Laut Arab di lepas pantai Oman. Dua anggota awak tewas dalam ledakan itu, warga Rumania dan Inggris.
Baca juga: Dua Awak Tewas dalam Serangan pada Kapal Israel di Lepas Pantai Oman
Kapal tanker minyak berbendera Liberia itu dikatakan dimiliki oleh perusahaan Jepang dan dioperasikan oleh perusahaan Zodiac Maritime yang berbasis di London, yang dilaporkan dimiliki oleh miliarder Israel Eyal Ofer.
Saat ini, penyelidikan dikatakan sedang berlangsung, dengan bantuan dari pejabat AS dan Inggris. AS mencatat bahwa tidak diketahui siapa yang melakukan serangan itu, tetapi Komando Pusat AS (CENTCOM) mengatakan pada hari Sabtu bahwa serangan itu kemungkinan besar dilakukan oleh kendaraan udara tak berawak (UAV). Menurut New York Times, penyelidik telah menjelajahi kapal dan menemukan apa yang mereka klaim sebagai "bukti visual yang jelas bahwa serangan terjadi" dengan menggunakan "drone Iran."
Serangan itu terjadi pada Kamis malam, saat kapal itu transit di Laut Arab di lepas pantai Oman. Dua anggota awak tewas dalam ledakan itu, warga Rumania dan Inggris.
Baca juga: Dua Awak Tewas dalam Serangan pada Kapal Israel di Lepas Pantai Oman
Kapal tanker minyak berbendera Liberia itu dikatakan dimiliki oleh perusahaan Jepang dan dioperasikan oleh perusahaan Zodiac Maritime yang berbasis di London, yang dilaporkan dimiliki oleh miliarder Israel Eyal Ofer.
Saat ini, penyelidikan dikatakan sedang berlangsung, dengan bantuan dari pejabat AS dan Inggris. AS mencatat bahwa tidak diketahui siapa yang melakukan serangan itu, tetapi Komando Pusat AS (CENTCOM) mengatakan pada hari Sabtu bahwa serangan itu kemungkinan besar dilakukan oleh kendaraan udara tak berawak (UAV). Menurut New York Times, penyelidik telah menjelajahi kapal dan menemukan apa yang mereka klaim sebagai "bukti visual yang jelas bahwa serangan terjadi" dengan menggunakan "drone Iran."
Lihat Juga :