Bongkar ‘Skenario Kiamat’, Inggris Sebut Mutasi COVID dengan Tingkat Kematian 35%

Sabtu, 31 Juli 2021 - 16:16 WIB
loading...
Bongkar ‘Skenario...
Tanda meminta konsumen memakai masker di jendela toko di Oxford Street, London, Inggris, 26 Juli 2021. Foto/REUTERS
A A A
LONDON - Panel pemerintah Inggris memperingatkan mutasi COVID-19 dengan tingkat kematian 35% sebagai "kemungkinan yang realistis".

Mereka juga menunjukkan strain baru COVID-19 yang dapat "menghindari" vaksin. Kemungkinan terburuk itu disebut sebagai “skenario kiamat”.

Panel sains pemerintah Inggris telah mengklaim varian virus corona dengan tingkat kematian 35% atau mirip dengan yang terlihat pada Sindrom Pernafasan Timur Tengah (MERS) dapat muncul.

Baca juga: Kasus Harian COVID-19 Dunia Meningkat, WHO Nyalakan Tanda Bahaya

Mereka juga menekankan bahwa dosis penguat vaksin mungkin diperlukan.

Baca juga: Ironi Macron: Bela Kartun Nabi Muhammad, tapi Marah Dikartunkan sebagai Hitler

Laporan yang dikeluarkan pada Jumat (30/7) oleh Kelompok Penasihat Ilmiah untuk Keadaan Darurat (SAGE) melihat serangkaian skenario hipotetis terkait varian Covid-19.

Baca juga: Presiden Balarusia Bilang Tak Ragu Minta Bantuan Tentara Rusia Jika Diperlukan

Mereka menemukan "kemungkinan realistis" bahwa mutasi dapat muncul dengan tingkat kematian kasus yang sebanding dengan SARS (10%) atau MERS (35%), keduanya termasuk dalam keluarga virus corona.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ketika Paris Lebih Panas...
Ketika Paris Lebih Panas dari Makkah, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Eropa Terasa Dipanggang!...
Eropa Terasa Dipanggang! Suhu Mencapai 44 Derajat Celsius
10 Tahun Brexit, Mayoritas...
10 Tahun Brexit, Mayoritas Rakyat Inggris Menyesal!
Kandidat Kuat PM Inggris...
Kandidat Kuat PM Inggris Andy Burnham Dinilai Tidak Berpihak ke Palestina
Siapa Andy Burnham?...
Siapa Andy Burnham? Kandidat Kuat PM Inggris yang Suka Bermain Bola
Keir Starmer, PM yang...
Keir Starmer, PM yang Baik, tapi Kenapa Dibenci?
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Israel Bombardir Lebanon...
Israel Bombardir Lebanon Selatan Tewaskan 16 Orang
Walk Out saat Negosiasi...
Walk Out saat Negosiasi dengan AS, Iran: Kami Tak Berunding di Bawah Tekanan!
Rekomendasi
IHSG Dibuka Melemah...
IHSG Dibuka Melemah ke Level 5.873, Asing Net Sell Rp1,17 Triliun
5 Pangdam Lulusan Akmil...
5 Pangdam Lulusan Akmil 1997 Teman Satu Angkatan Danpaspampres Mayjen Edwin Adrian Sumantha
Ketua BEM FH UBK Akui...
Ketua BEM FH UBK Akui Terima Rp20 Juta, DPR: Polri Harus Investigasi
Berita Terkini
Ketika Paris Lebih Panas...
Ketika Paris Lebih Panas dari Makkah, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Rugi Besar Akibat Kalah...
Rugi Besar Akibat Kalah Perang, Trump Minta Tambahan Dana Rp1.572 Triliun
Demi Lindungi Negara-negara...
Demi Lindungi Negara-negara Arab, AS Janjikan Perdamaian Abadi dengan Iran
Seluruh WNI di Venezuela...
Seluruh WNI di Venezuela Aman, Gedung KBRI di Caracas Tidak Rusak
Badan Intelijen AS Kehilangan...
Badan Intelijen AS Kehilangan Akses ke Alat AI Mythos 5, Apa Pemicunya?
LineShine Jadi Superkomputer...
LineShine Jadi Superkomputer Tercepat di Dunia, China Mampu Kalahkan AS
Infografis
Oarfish, Ikan Kiamat...
Oarfish, Ikan Kiamat yang Dikaitkan dengan Bencana Alam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved