China Jengkel Kapal Perang AS Masuk Selat Taiwan untuk Ke-7 Kalinya

Jum'at, 30 Juli 2021 - 04:00 WIB
loading...
A A A
"Pasukan regional China siap untuk menanggapi setiap ancaman dan gerakan provokatif," katanya. "Angkatan Laut China telah memantau pergerakan kapal perusak AS. China memiliki tekad, kepercayaan diri, dan kemampuan untuk mempertahankan kedaulatan nasional dan integritas wilayahnya,” ujar Shi Yi yang dikutip dari situs Kementerian Pertahanan China, Kamis (29/7/2021).

Baca juga: Tokoh Militer Top Australia Sebut AS Bisa Kalah Perang Lawan China

Perairan Laut China Selatan telah lama menjadi titik sandungan dalam sengketa wilayah regional. Beijing menyatakan bahwa ia memiliki hak bersejarah atas perairan itu, tetapi klaim teritorialnya yang mencakup sebagian besar laut tersebut telah ditolak oleh Pengadilan Arbitrase Permanen di Den Haag, yang memutuskan mendukung Filipina—sebuah putusan yang diabaikan oleh China.

Sementara wilayah yang berpotensi kaya sumber daya tersebut diperebutkan oleh beberapa negara Asia Tenggara, militer AS telah hadir di wilayah itu dengan dalih menjaga stabilitas di kawasan.

Awal bulan ini, Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken mengatakan negaranya akan berdiri berdampingan dengan negara lain dalam menghadapi “pemaksaan” China. Beijing telah berulang kali mengkritik intervensi AS, di mana Kementerian Luar Negeri-nya baru-baru ini menyatakan bahwa Washington sangat “tidak bertanggung jawab” untuk melibatkan diri dalam perselisihan wilayah perairan tersebut.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
Iran Kecam Perlakuan...
Iran Kecam Perlakuan Buruk AS di Piala Dunia: Tim yang Paling Ditindas
Iran dan Oman Tegaskan...
Iran dan Oman Tegaskan Komitmen Navigasi Maritim Aman melalui Selat Hormuz setelah Kesepakatan dengan AS
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Trump: AS Tidak akan...
Trump: AS Tidak akan Bayar Iran Rp5 Triliun, Itu Berita Palsu
Taiwan, Identitas, dan...
Taiwan, Identitas, dan Politik Pengakuan: Membaca Ulang Perdebatan Lintas Selat
Australia Beri Peringatan:...
Australia Beri Peringatan: El Nino Kali Ini Akan Jadi yang Terkuat dalam Tujuh Dekade
Terungkap! Pemimpin...
Terungkap! Pemimpin Iran Mojtaba Khamenei Ikut Susun Kesepakatan Damai dengan AS
Rekomendasi
Cornelio Sunny Ungkap...
Cornelio Sunny Ungkap Alasan Somasi Keluarga Ratu Sofya, Singgung Pelanggaran Privasi
Tobat Jatuh Cinta Jadi...
Tobat Jatuh Cinta Jadi Sinetron Komedi Komunal Terbaru RCTI, Ini Cerita di Balik Produksinya
FIFGROUP Raih Lima Penghargaan...
FIFGROUP Raih Lima Penghargaan di HR Asia Awards 2026
Berita Terkini
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, MBS: Semua untuk Kepentingan Bersama
Ini Teks Resmi 14 Poin...
Ini Teks Resmi 14 Poin Kesepakatan Damai AS dan Iran
Kesepakatan Iran Mencakup...
Kesepakatan Iran Mencakup Dana Rp5.327 Triliun, Setengahnya Sudah Jadi Komitmen
PM Kanada Akui G7 Tidak...
PM Kanada Akui G7 Tidak Lagi Kendalikan Dunia
Israel Danai Pemukim...
Israel Danai Pemukim Ekstremis, Bayar Rp34 Miliar Per Bulan
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved