Khamenei: Belajarlah dari Masa Lalu, Percaya pada Barat Tak Berguna
Kamis, 29 Juli 2021 - 06:29 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Demonstran Iran: Belanjakan untuk Infrastruktur, Bukan Milisi Asing
Kecamannya terhadap pendekatan Washington untuk negosiasi program nuklir Iran datang sepekan sebelum Presiden terpilih Iran Ebrahim Raisi akan dilantik.
Sebagai sekutu dekat Khamenei, Raisi diharapkan memiliki pendekatan garis keras pada AS daripada pendahulunya yang moderat.
Raisi sebelumnya mengisyaratkan dia terbuka untuk memulai kembali perjanjian nuklir yang macet, yang membatasi pengayaan uranium Iran, dengan syarat AS menepati janjinya dan mencabut sanksi terhadap Teheran.
Namun, pernyataan Khamenei tampaknya menyerukan pendekatan yang lebih konfrontatif untuk menyelesaikan kebuntuan diplomatik dengan AS.
Departemen Luar Negeri AS belum mengeluarkan tanggapan atas komentar pemimpin tertinggi itu.
Presiden Donald Trump saat itu secara sepihak menarik AS keluar dari Rencana Aksi Komprehensif Gabungan (JCPOA) pada 2018.
Kecamannya terhadap pendekatan Washington untuk negosiasi program nuklir Iran datang sepekan sebelum Presiden terpilih Iran Ebrahim Raisi akan dilantik.
Sebagai sekutu dekat Khamenei, Raisi diharapkan memiliki pendekatan garis keras pada AS daripada pendahulunya yang moderat.
Raisi sebelumnya mengisyaratkan dia terbuka untuk memulai kembali perjanjian nuklir yang macet, yang membatasi pengayaan uranium Iran, dengan syarat AS menepati janjinya dan mencabut sanksi terhadap Teheran.
Namun, pernyataan Khamenei tampaknya menyerukan pendekatan yang lebih konfrontatif untuk menyelesaikan kebuntuan diplomatik dengan AS.
Departemen Luar Negeri AS belum mengeluarkan tanggapan atas komentar pemimpin tertinggi itu.
Presiden Donald Trump saat itu secara sepihak menarik AS keluar dari Rencana Aksi Komprehensif Gabungan (JCPOA) pada 2018.
Lihat Juga :