Setelah Afghanistan, Pasukan Tempur AS Akan Tinggalkan Irak
Selasa, 27 Juli 2021 - 19:09 WIB
loading...
A
A
A
Dalam kesempatan itu, Khadhimi bersikeras tidak ada pasukan tempur asing yang dibutuhkan di Irak.
Pasukan pimpinan AS menginvasi Irak pada tahun 2003 untuk menggulingkan Presiden Saddam Hussein dan menghilangkan senjata pemusnah massal yang ternyata tidak ada.
Kemudian Presiden George W Bush menjanjikan Irak yang bebas dan damai, tetapi pada kenyataannya diliputi oleh pemberontakan sektarian berdarah.
Pasukan tempur AS akhirnya mundur pada 2011. Namun, mereka kembali atas permintaan pemerintah Irak tiga tahun kemudian, ketika militan ISIS menyerbu sebagian besar negara itu.
Menyusul kekalahan militer ISIS di Irak pada akhir 2017, pasukan AS tetap membantu mencegah kebangkitan kelompok tersebut.
"Peran kami di Irak akan berurusan dengan ketersediaan untuk terus melatih, membantu, membantu dan menangani ISIS saat mereka tiba," tambah Biden pada pertemuan itu.
"Tapi kita tidak akan, pada akhir tahun, dalam misi tempur," tukasnya.
Pasukan pimpinan AS menginvasi Irak pada tahun 2003 untuk menggulingkan Presiden Saddam Hussein dan menghilangkan senjata pemusnah massal yang ternyata tidak ada.
Kemudian Presiden George W Bush menjanjikan Irak yang bebas dan damai, tetapi pada kenyataannya diliputi oleh pemberontakan sektarian berdarah.
Pasukan tempur AS akhirnya mundur pada 2011. Namun, mereka kembali atas permintaan pemerintah Irak tiga tahun kemudian, ketika militan ISIS menyerbu sebagian besar negara itu.
Menyusul kekalahan militer ISIS di Irak pada akhir 2017, pasukan AS tetap membantu mencegah kebangkitan kelompok tersebut.
"Peran kami di Irak akan berurusan dengan ketersediaan untuk terus melatih, membantu, membantu dan menangani ISIS saat mereka tiba," tambah Biden pada pertemuan itu.
"Tapi kita tidak akan, pada akhir tahun, dalam misi tempur," tukasnya.
Lihat Juga :