Jadi Broker Korut dan Indonesia, Pria Australia Dihukum Penjara
Selasa, 27 Juli 2021 - 15:33 WIB
loading...
Chan Han Choi, pria Australia yang jadi broker Korea Utara dan Indonesia. Foto/AAP/Bianca De Marchi via ABC.net.au
A
A
A
SYDNEY - Seorang pria Australia dijatuhi hukuman lebih dari tiga tahun penjara setelah berusaha membantu menjual suku cadang rudal Korea Utara (Korut). Dia juga mencoba menjual barang-barang lain dari Korea Utara yang bertentangan dengan sanksi PBB.
Chan Han Choi, 62, asal Sydney, didakwa pada 2017 dengan pelanggaran termasuk berusaha menengahi kesepakatan antara Korea Utara dan Indonesia.
Setelah awalnya menyangkal tuduhan tersebut, dia mengaku bersalah pada Februari karena melanggar sanksi dengan menjadi perantara penjualan senjata dan materi terkait dari Pyongyang dengan imbalan produk minyak bumi dan mencoba mengekspor batu bara dari Korea Utara ke Indonesia.
Baca juga: Sudah Ratusan Tentara ASBunuh Diri, Kepala Pentagon Sangat Prihatin
Choi, seorang insinyur sipil yang lahir di Korea Selatan yang pindah ke Australia pada 1980-an, pekan lalu dijatuhi hukuman tiga tahun enam bulan penjara, mengakhiri apa yang digambarkan oleh Polisi Federal Australia (AFP) sebagai penyelidikan kompleks dengan rentang internasional yang unik.
Chan Han Choi, 62, asal Sydney, didakwa pada 2017 dengan pelanggaran termasuk berusaha menengahi kesepakatan antara Korea Utara dan Indonesia.
Setelah awalnya menyangkal tuduhan tersebut, dia mengaku bersalah pada Februari karena melanggar sanksi dengan menjadi perantara penjualan senjata dan materi terkait dari Pyongyang dengan imbalan produk minyak bumi dan mencoba mengekspor batu bara dari Korea Utara ke Indonesia.
Baca juga: Sudah Ratusan Tentara ASBunuh Diri, Kepala Pentagon Sangat Prihatin
Choi, seorang insinyur sipil yang lahir di Korea Selatan yang pindah ke Australia pada 1980-an, pekan lalu dijatuhi hukuman tiga tahun enam bulan penjara, mengakhiri apa yang digambarkan oleh Polisi Federal Australia (AFP) sebagai penyelidikan kompleks dengan rentang internasional yang unik.
Lihat Juga :