Palestina Khawatir Israel Gunakan Kekerasan untuk Caplok Tepi Barat

Kamis, 28 Mei 2020 - 14:05 WIB
loading...
Palestina Khawatir Israel...
Sekretaris Jenderal Organisasi Pembebasan Palestina (PLO) Saeb Erekat. Foto/REUTERS
A A A
TEPI BARAT - Israel dapat menggunakan kekerasan untuk mencaplok wilayah Tepi Barat dan Lembah Yordan.

Kekhawatiran itu diungkapkan Sekretaris Jenderal Organisasi Pembebasan Palestina (PLO) Saeb Erekat.

“Ideologi Israel berdasarkan penerapan realitas baru di lapangan dan memperkuat pendudukan untuk merusak negosiasi dan proses perdamaian serta mencapai kekacauan negara,” papar Erekat pada Palestine Radio.

Dia khawatir setelah keputusan pemimpin Palestina membekukan kesepakatan dengan Israel, termasuk kerja sama keamanan, Israel akan melakukan kekerasan.

Menurut dia, pemimpin Palestina tetap berkomunikasi dengan komunitas internasional dan Liga Arab untuk menghentikan rencana Israel dan menyelamatkan proses perdamaian.

“Amerika Serikat (AS) dan Israel tidak akan menghentikan rencana pencaplokan kecuali dengan tekanan internasional. Akan ada konsekuensi atas langkah ini dalam hubungan ekonomi dan politik antara Palestina dan Israel,” ujar dia.

Dia menambahkan, “Situasi itu harus dihadapi dengan serius sesuai kegigihan Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu menerapkan rencana pencaplokan dan menciptakan realitas di lapangan.” (Baca Juga: Boeing Pangkas Lebih dari 12.000 Pegawai di AS, Ribuan Lagi Tunggu PHK)

Meski demikian, dia menekankan kembali pentingnya sikap Prancis, Jerman dan Inggris yang memperingatkan Israel tentang kunsekuensi negatif penerapan rencana pencaplokan pada solusi dua negara.

Media Israel melaporkan tentara Israel menambah pasukan di Tepi Barat untuk persiapan kemungkinan kondisi darurat saat Palestina menghentikan koordinasi keamanan dengan Israel. (Baca Juga: Pompeo: Hong Kong Tak Lagi Layak Dapat Status Khusus AS)
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Akui Genosida...
Israel Akui Genosida Armenia, Dikecam karena Juga Lakukan Genosida Gaza
Media Pro-IRGC: Iran...
Media Pro-IRGC: Iran Mutlak Harus Memiliki Bom Nuklir
Iran: Sifat Dasar AS...
Iran: Sifat Dasar AS Adalah Mengingkari Janji!
Ancaman Nyata Zionis...
Ancaman Nyata Zionis Bukan Iran, Industri Militer Israel Berlomba Melawan Drone Hizbullah
Iran Tuduh AS Khianati...
Iran Tuduh AS Khianati Perjanjian Damai saat Kedua Pihak Saling Serang
Benarkah Mossad Hendak...
Benarkah Mossad Hendak Habisi Bos Militer Pakistan Selama Perundingan AS-Iran di Swiss?
Berani Tanpa AS, Netanyahu:...
Berani Tanpa AS, Netanyahu: Kami akan Masuk ke Iran
Laporan Media: Iran...
Laporan Media: Iran - AS Sepakat Hentikan Serangan, Gelar Pertemuan Darurat di Qatar
Duh, AS-Iran Saling...
Duh, AS-Iran Saling Serang Lagi Gara-Gara Salah Menafsirkan MoU Perjanjian Damai
Rekomendasi
5 Calon Manajer Kopdes...
5 Calon Manajer Kopdes dan Kampung Nelayan Meninggal, Kemhan Ganti Nama Latsarmil
Gaya Hidup Sehat, Konsumen...
Gaya Hidup Sehat, Konsumen Perkotaan Kian Selektif Pilih Pangan Harian
Penasaran dengan Isi...
Penasaran dengan Isi Kakbah yang dijadikan Kiblat Salat? Simak Penjelasannya di Sini!
Berita Terkini
Merasa Dikucilkan di...
Merasa Dikucilkan di NATO, Erdogan Minta Turki Dimasukkan dalam Struktur Keamanan Eropa
Kekurangan Uang, Ukraina...
Kekurangan Uang, Ukraina Terpaksa Bersekongkol dengan Kartel Narkoba Meksiko
Hanya Iran yang Bisa...
Hanya Iran yang Bisa Membuka Selat Hormuz, Ini 3 Alasannya
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Rp107 Triliun Segera Cair, Perundingan Digelar di Qatar
Rusia Alami Krisis BBM...
Rusia Alami Krisis BBM Akibat Serangan Efektif Drone Ukraina, Ini 4 Faktanya
Setelah Mundur, PM Inggris...
Setelah Mundur, PM Inggris Starmer Incar Sekjen NATO
Infografis
Negara NATO yang Halangi...
Negara NATO yang Halangi Kemenangan Israel dari Palestina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved