Pertama di Prancis, Pendeta Protestan Nikahi Pasangan Sesama Jenisnya

Selasa, 27 Juli 2021 - 08:27 WIB
loading...
Pertama di Prancis,...
Emeline Daude dan Agnes Kauffmann, dua pasangan pendeta lesbian dari gereja Protestan di Prancis menikah. Foto/Mathias Fourmand/Le Monde
A A A
PARIS - Gereja Protestan Prancis untuk pertama kalinya merayakan pernikahan pendeta sesama jenis. Pendeta lesbian tersebut menikahi pasangannya, enam tahun setelah memenangkan hak untuk menikah.

Emeline Daude dan Agnes Kauffmann, keduanya berusia awal tiga puluhan tahun, menikah di selatan kota Montpellier pada hari Sabtu.

Baca juga: Rusia Bikin Versi Baru 'Pesawat Kiamat', Penyelamat Putin dari Perang Nuklir Habis-habisan

"Ini adalah langkah untuk gereja," Kauffmann, yang seperti "istri"-nya sedang menjalani masa percobaan untuk pendeta yang dibutuhkan oleh United Protestant Church of France (EPUdF), kepada AFPyang dilansir Selasa (27/7/2021).

"Orang-orang LGBT perlu melihat orang-orang LGBT berkomitmen lainnya, termasuk di bidang agama," imbuh Daude. LGBT adalah singkatan dari lesbian, gay, biseksual dan transgender.

Sementara pernikahan heteroseksual telah lama menjadi norma bagi para pendeta Protestan, keputusan sinode gereja tahun 2015 untuk juga mengizinkan penyatuan sesama jenis di antara para pendeta tetap kontroversial, dan memberi para pejabat kebijaksanaan luas tentang bagaimana menerapkan aturan tersebut.

"Itu bukan hak, atau kewajiban," bunyi teks keputusan sinode gereja tahun 2015. "Dan tidak dapat dipaksakan pada paroki mana pun, atau pendeta mana pun."

Perubahan aturan tersebut mengikuti diskusi selama dua tahun di dalam gereja, kata juru bicara EPUdF Daniel Cassou. "Ini tetap menjadi topik yang sensitif," katanya kepada AFP.

Baca juga: Fenomena Imbalan Seks untuk Operasi Plastik di 'Ibu Kota Narkoba' Meksiko

Secara umum, doktrin Protestan tidak menganggap pernikahan sebagai sakramen, tetapi gereja dapat memberikan restunya dalam upacara sipil untuk pasangan heteroseksual dan homoseksual.

"Kita menuju ke sana, selangkah demi selangkah," kata pendeta Jean-Francois Breyne yang memimpin upacara hari Sabtu. "Ada dimensi simbolis yang besar," katanya kepada AFP.

Menurut Cassou, sekitar 30 gereja Protestan di dunia mengizinkan pernikahan sesama jenis dari pendeta mereka.

Protestan adalah cabang Kekristenan terbesar kedua di dunia setelah Katolik.

Gereja Katolik mengharuskan para imam untuk selibat, dan karena itu tidak mengizinkan mereka untuk menikah, terlepas dari orientasi seksual mereka.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PM Kanada Akui G7 Tidak...
PM Kanada Akui G7 Tidak Lagi Kendalikan Dunia
Inggris, Prancis, Jerman,...
Inggris, Prancis, Jerman, dan Italia Siap Cabut Sanksi Teheran setelah Kesepakatan Damai AS-Iran
Proyek Jet Tempur FCAS...
Proyek Jet Tempur FCAS Prancis-Jerman Gagal, Pukulan Telak bagi Macron
Ghana Sahkan RUU Anti-LGBT,...
Ghana Sahkan RUU Anti-LGBT, Membela Gay Bakal Dipenjara 5 Tahun
Prancis Larang Pejabat...
Prancis Larang Pejabat Israel Hadiri Pameran Senjata, Zionis Murka
Kapal Tanker Rusia Dibajak...
Kapal Tanker Rusia Dibajak Prancis, Ini Respons Keras dari Kremlin
MUI Tegaskan LGBT adalah...
MUI Tegaskan LGBT adalah Penyimpangan: Wajib Disembuhkan
Iran-AS Capai Kesepakatan...
Iran-AS Capai Kesepakatan Damai, Israel Tolak Tarik Pasukan dari Lebanon
Siap-Siap, Apple bakal...
Siap-Siap, Apple bakal Naikkan Harga iPhone Dkk Imbas Biaya Chip Melonjak
Rekomendasi
Puji Kepemimpinan Wali...
Puji Kepemimpinan Wali Kota Agustina, Hendardji Soepandji: Budaya Semarang Kian Kuat dan Harmonis
Festival Anak Pancasila...
Festival Anak Pancasila 2026 Perkuat Karakter Kebangsaan Generasi Muda
Deretan Pasal Menjerat...
Deretan Pasal Menjerat Roy Suryo dan Dokter Tifa di Kasus Ijazah Jokowi
Berita Terkini
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
Iran Gunakan Senjata...
Iran Gunakan Senjata Ampuh dalam Negosiasi di Swiss, Apa Itu?
Selain Ingin Perang...
Selain Ingin Perang di Lebanon Berakhir, Iran Klaim Tak Ingin Kembangkan Senjata Nuklir
Demi Wujudkan Perdamaian...
Demi Wujudkan Perdamaian dengan Iran, AS Terus Tekan Israel
Meski Menang dalam Negosiasi...
Meski Menang dalam Negosiasi dan Perang, Iran: Kita Selalu Hati-hati
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved