Dengan Mata Tertuju pada China, Bos Pentagon Menuju ke Asia Tenggara

Senin, 26 Juli 2021 - 13:27 WIB
loading...
A A A
Angkatan Laut AS telah mempertahankan pola operasi kebebasan navigasi yang stabil di Laut China Selatan dan dekat Taiwan, tetapi ini tampaknya tidak banyak membantu Beijing.

Malaysia, Vietnam, Filipina, Brunei dan Taiwan semuanya memiliki klaim tandingan atas Beijing di Laut China Selatan dan sebagian besar menyambut kehadiran AS dalam menghadapi militerisasi China di jalur air dan coast guard serta armada penangkapan ikannya yang luas.

Abraham Denmark, mantan wakil asisten menteri pertahanan untuk Asia Timur, mengatakan Washington mengatakan “semua hal yang benar tentang persaingan” dengan China tetapi ada pertanyaan tentang bagaimana hal itu dapat “menerjemahkan kata-kata menjadi tindakan dan investasi.”

"Masih belum jelas seperti apa bentuknya dalam hal anggaran kami, dalam hal postur kekuatan kami, dalam hal investasi kami dalam diplomasi dan infrastruktur, benar-benar menempatkan daging di tulang,” katanya.

Prioritas Austin di Filipina adalah kemajuan dalam memperbarui perjanjian yang mengatur kehadiran pasukan AS di sana, yang merupakan kepentingan strategis AS yang vital. Batas waktu untuk berakhirnya pakta telah diperpanjang beberapa kali.

Analis mengatakan Austin perlu mencapai keseimbangan antara menekankan ancaman China dan memperjelas bahwa Washington melihat Asia Tenggara lebih dari sekadar teater militer.

“Penekanan dari kawasan adalah ya, memiliki militer di sekitar itu baik dan disambut baik, tetapi Anda memerlukan strategi ekonomi,” kata diplomat Asia itu.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Kecam Perlakuan...
Iran Kecam Perlakuan Buruk AS di Piala Dunia: Tim yang Paling Ditindas
Iran dan Oman Tegaskan...
Iran dan Oman Tegaskan Komitmen Navigasi Maritim Aman melalui Selat Hormuz setelah Kesepakatan dengan AS
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Trump: AS Tidak akan...
Trump: AS Tidak akan Bayar Iran Rp5 Triliun, Itu Berita Palsu
Wapres AS Sebut Iran...
Wapres AS Sebut Iran Bisa Dapat Rp5.312 Triliun, tapi Trump Ragu
Taiwan, Identitas, dan...
Taiwan, Identitas, dan Politik Pengakuan: Membaca Ulang Perdebatan Lintas Selat
Laporan Media: UEA Cairkan...
Laporan Media: UEA Cairkan Miliaran Dolar untuk Iran agar Tak Jadi Sasaran Serangan
Soal Ujian Bocor, India...
Soal Ujian Bocor, India Blokir Telegram jelang Tes Masuk Kampus Kedokteran
Rekomendasi
Profil Luca Zidane,...
Profil Luca Zidane, Kiper Aljazair Putra Zinedine Zidane yang Kebobolan Hattrick Messi
Mensos: Rekrutmen Guru...
Mensos: Rekrutmen Guru Sekolah Rakyat 2026 Capai 5.000 Orang
Harga Minyak Dunia Anjlok,...
Harga Minyak Dunia Anjlok, Kapan Pertamax Ikut Turun?
Berita Terkini
Ini Teks Resmi 14 Poin...
Ini Teks Resmi 14 Poin Kesepakatan Damai AS dan Iran
Kesepakatan Iran Mencakup...
Kesepakatan Iran Mencakup Dana Rp5.327 Triliun, Setengahnya Sudah Jadi Komitmen
PM Kanada Akui G7 Tidak...
PM Kanada Akui G7 Tidak Lagi Kendalikan Dunia
Israel Danai Pemukim...
Israel Danai Pemukim Ekstremis, Bayar Rp34 Miliar Per Bulan
Kapal Tanker Ketiga...
Kapal Tanker Ketiga Pembawa Minyak Iran Keluar dari Garis Blokade AS
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon Selatan Meski Ada Kesepakatan AS-Iran
Infografis
China Kelabakan, Pelabuhan...
China Kelabakan, Pelabuhan Terusan Panama Dijual ke AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved