70 Tahun Silam Raja Yordania Dibunuh Pria Palestina usai Salat di Masjid al-Aqsa
Kamis, 22 Juli 2021 - 00:03 WIB
loading...
A
A
A
Beberapa hari sebelum pembunuhan itu, Riad al Sohl, perdana menteri pertama Lebanon, juga dibunuh di Yordania. Ali Razmara, perdana menteri Iran, dan Abdul Hamid Zanganeh, mantan menteri pendidikan Iran, juga dibunuh pada bulan-bulan sebelum pembunuhan Abdullah. Pembunuhan itu dilihat sebagai tanda meningkatnya ketidakstabilan di wilayah tersebut.
Abullah digantikan oleh putranya Talal, yang dipaksa turun tahta sekitar setahun kemudian karena penyakit mental. Talal digantikan oleh Hussein, yang memerintah hingga 1999, ketika ia digantikan oleh raja Yordania saat ini, Abdullah II.
Raja Abdullah I dari Yordania dikenal karena upayanya untuk mencapai setidaknya beberapa bentuk perdamaian dengan Israel, meskipun dia dibunuh 43 tahun sebelum perjanjian damai antara kedua negara akhirnya ditandatangani.
Baca juga: Jet Checkmate Rusia Tandingan F-35 AS: Berteknologi AI, Bisa Tembak 6 Target Sekaligus
Abdullah bertemu dengan Reuven Shiloah, direktur pertama Mossad, dan Golda Meir dalam sejumlah diskusi dari tahun 1949 hingga 1950. Sang raja melakukan upaya ekstensif untuk mendapatkan pejabat Yordania lainnya untuk mendukung mencapai penyelesaian damai dengan Israel, tetapi menghadapi tentangan keras dari kedua pejabat dan publik Yordania dan Palestina.
Abdullah telah dijadwalkan untuk bertemu dengan Shiloah dan diplomat Moshe Sasson di Yerusalem sehari setelah dia dibunuh. Demikian dipaparkan Avi Shalim, seorang sejarawan Israel-Inggris.
Abullah digantikan oleh putranya Talal, yang dipaksa turun tahta sekitar setahun kemudian karena penyakit mental. Talal digantikan oleh Hussein, yang memerintah hingga 1999, ketika ia digantikan oleh raja Yordania saat ini, Abdullah II.
Raja Abdullah I dari Yordania dikenal karena upayanya untuk mencapai setidaknya beberapa bentuk perdamaian dengan Israel, meskipun dia dibunuh 43 tahun sebelum perjanjian damai antara kedua negara akhirnya ditandatangani.
Baca juga: Jet Checkmate Rusia Tandingan F-35 AS: Berteknologi AI, Bisa Tembak 6 Target Sekaligus
Abdullah bertemu dengan Reuven Shiloah, direktur pertama Mossad, dan Golda Meir dalam sejumlah diskusi dari tahun 1949 hingga 1950. Sang raja melakukan upaya ekstensif untuk mendapatkan pejabat Yordania lainnya untuk mendukung mencapai penyelesaian damai dengan Israel, tetapi menghadapi tentangan keras dari kedua pejabat dan publik Yordania dan Palestina.
Abdullah telah dijadwalkan untuk bertemu dengan Shiloah dan diplomat Moshe Sasson di Yerusalem sehari setelah dia dibunuh. Demikian dipaparkan Avi Shalim, seorang sejarawan Israel-Inggris.
Lihat Juga :