Turki Kecam Keputusan Pengadilan UE Larang Penggunaan Hijab

loading...
Turki Kecam Keputusan Pengadilan UE Larang Penggunaan Hijab
Turki mengecam keputusan pengadilan tinggi Uni Eropa (UE) yang mengizinkan sebuah negara melarang penggunaan hijab dalam kondisi tertentu. Foto/REUTERS
ANKARA - Turki mengecam keputusan pengadilan tinggi Uni Eropa (UE) yang mengizinkan sebuah negara melarang penggunaan hijab dalam kondisi tertentu. Ankara menyebutnya pelanggaran nyata terhadap kebebasan beragama dan menyebut langkah itu akan memperburuk prasangka terhadap perempuan Muslim di Eropa.

Pengadilan UE (CJEU) yang berbasis di Luksemburg memutuskan bahwa perusahaan-perusahaan di blok tersebut dapat melarang karyawannya mengenakan hijab dalam kondisi tertentu. Baca juga: Perkuat Hubungan Pendidikan dan Kebudayaan, Persaudaraan Indonesia-Turki Resmi Dibentuk

Kementerian Luar Negeri Turki mengatakan bahwa keputusan itu merupakan tanda meningkatnya Islamofobia dan disaat bersamaan perempuan Muslim di Eropa menjadi sasaran diskriminasi yang meningkat karena keyakinan agama mereka.

"Keputusan CJEU, pada saat Islamofobia, rasisme dan kebencian yang telah menyandera Eropa meningkat, mengabaikan kebebasan beragama dan menciptakan dasar dan perlindungan hukum untuk diskriminasi," kata kementerian itu, seperti dilansir Reuters pada Minggu (18/7/2021).

Menanggapi apakah pelarangan jilbab di tempat kerja merupakan pelanggaran terhadap kebebasan beragama, CJEU mengatakan larangan tersebut dimungkinkan dan dibenarkan jika jika pemilik tempat usaha ingin menghadirkan citra netral. Baca juga: Keren, Bendera Merah Putih Berkibar di Kapal Perang Turki

Ankara sendiri telah berulang kali menuduh negara-negara Eropa tidak berbuat cukup untuk mencegah diskriminasi terhadap Muslim. Turki juga mengatakan akan mulai menerbitkan laporan tahunan tentang apa yang disebutnya contoh-contoh Islamofobia di seluruh dunia.

(ian)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top