Banjir Bandang Terjang Jerman, 44 Orang Tewas, Dampak Kerusakan Mengerikan

Jum'at, 16 Juli 2021 - 00:01 WIB
loading...
A A A
“Dua petugas pemadam kebakaran tewas di wilayah Sauerland, timur laut Bonn, pada Rabu,” papar polisi.

Kantor berita DPA mengatakan satu orang tenggelam dan orang kedua pingsan saat operasi penyelamatan.

Di Wuppertal, yang terkenal dengan jalur kereta apinya, penduduk setempat mengatakan gudang bawah tanah mereka kebanjiran dan listrik padam.

“Saya bahkan tidak bisa menebak seberapa besar kerusakannya,” ujar Karl-Heinz Sammann, pemilik diskotek Kitchen Club.

Perdana Menteri (PM) Jerman Armin Laschet, yang merupakan kandidat konservatif untuk menggantikan Kanselir Angela Merkel pada pemilu September, dijadwalkan pada Kamis pagi mengunjungi kota Hagen, yang juga dilanda banjir.

Transportasi kereta api dan jalan raya terganggu, dan pengiriman barang di Rhine, arteri perdagangan yang penting, dihentikan.

Pakar cuaca mengatakan hujan di wilayah itu selama 24 jam terakhir belum pernah terjadi sebelumnya, karena sistem cuaca bertekanan rendah yang hampir stasioner menyebabkan curah hujan lokal yang berkelanjutan juga ke barat, di Prancis dan Belanda.

Air hujan yang mengalir ke Rhine, memaksa lalu lintas pelayaran sebagian ditangguhkan.

Situasi ini juga akan menguji pertahanan banjir di sepanjang sungai, termasuk di Cologne, di bagian hilir Rhine, dan Koblenz, ketika aliran sungai Rhine dan Moselle bertemu.

“Hujan lebih deras akan terjadi di barat daya Jerman, di hulu Rhine Jerman, pada Kamis dan Jumat,” ungkap pernyataan Dinas Cuaca Jerman.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Saat Banyak Orang Bermigrasi...
Saat Banyak Orang Bermigrasi ke Berlin, tapi 288.000 Warga Jerman Justru Pilih Tinggalkan Negaranya
Jerman akan Beli 50.000...
Jerman akan Beli 50.000 Drone Serang untuk Ukraina
Rencana Volkswagen Buat...
Rencana Volkswagen Buat Rudal dengan Rafael Israel Dihalangi Para Investor Qatar
Berubah Pikiran Lagi,...
Berubah Pikiran Lagi, AS Akan Pasok Rudal Canggih Tomahawk ke Jerman
Perusahaan Belgia Beri...
Perusahaan Belgia Beri Trump Cincin Emas dengan 321 Berlian usai Hapus Tarif
Jerman Berani Menolak...
Jerman Berani Menolak Loyal pada AS: 'Sesama Anggota NATO Jangan Mendikte!'
Banjir Tapanuli Tengah...
Banjir Tapanuli Tengah Jadi Alarm, YSSC Desak Gerakan Nyata Pulihkan Hutan
AS Resmi Jalin Kerja...
AS Resmi Jalin Kerja Sama Nuklir dengan Arab Saudi di Tengah Konflik Iran
Blak-blakan, Walkot...
Blak-blakan, Walkot New York Mamdani Sebut AS Bertanggung Jawab atas Genosida Gaza
Rekomendasi
Pertamina Trans Kontinental...
Pertamina Trans Kontinental Ajak Siswa Lestarikan Ekosistem Laut
Hyundai IONIQ 6 N Mencatat...
Hyundai IONIQ 6 N Mencatat Waktu 7 Menit 35,42 Detik di Nurburgring
Canda Prabowo di Harlah...
Canda Prabowo di Harlah ke-28 PKB: MBG Itu Singkatan Mas Bahlil Ganteng, Bisa Aja Lo
Berita Terkini
Getol Kritik Netanyahu,...
Getol Kritik Netanyahu, Wali Kota New York Mamdani dan Istri Terima Ancaman Pembunuhan
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Infografis
Atasi Banjir Jakarta,...
Atasi Banjir Jakarta, Pramono Instruksikan Normalisasi Tiga Sungai
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved