Tukang Daging Berubah Jadi Pelukis, Serukan pada Dunia Pentingnya Sapi

Selasa, 13 Juli 2021 - 17:31 WIB
loading...
A A A
Kerah ruff Renaissance dari Inggris, sapi suci dari India dan boneka kesuburan dari Ghana semuanya ditampilkan dalam lukisannya.

"Kita hidup dalam panci peleburan yang hebat, banyak retakan di dalamnya. Tapi saya ingin menyatukan orang dan agar semua orang melihat budaya mereka tercermin," ujar dia.

Marfo ingat menghabiskan tahun-tahun pembentukannya di perpustakaan setempat melihat gambar Picasso dan menyaksikan pengrajin Accra menjual barang dagangan mereka kepada wisatawan.

Meski demikian, dia mengatakan ambisi artistiknya sendiri awalnya tidak lebih dari tepi sungai.

"Saya merasa saya harus menjadi dokter atau akuntan, tetapi saya akan pergi ke tepi sungai dan mengumpulkan tanah liat yang keras atau mengambil buah beri dan menghancurkannya menjadi pewarna,” ungkap dia.

"Saya akan meletakkan Vaseline di atas kertas untuk membuat kertas kalkir untuk dijiplak dari buku seni atau majalah. Tapi baru setelah saya meninggalkan Ghana, pekerjaan saya menjadi serius," papar dia.

Akhirnya dia menemukan jalan dari New York ke Inggris, tempat dia bekerja di toko kelontong bibinya di London.

Selama tahun 2000-an Marfo mengakui dia menyerah pada bakat seninya tetapi ditarik kembali begitu inspirasi muncul lagi.

"Saya ingin menunjukkan betapa positifnya gaya hidup orang tua tunggal," tutur dia.

"Di pegunungan, wanita adalah orang yang bekerja paling keras di sana dan hanya wanita yang membesarkan saya. Seorang feminis yang setia pernah mengatakan kepada saya bahwa pria selalu bertanggung jawab, bahwa wanita selalu menjadi korban. Tetapi wanita selalu bertanggung jawab dari mana saya berasal," ungkap dia.

Karyanya juga mulai memainkan ide-ide kecantikan, memberikan semua vitiligo karakternya di wajah mereka.

Kondisi medis terlihat lebih pucat, bercak tidak berpigmen berkembang pada kulit seseorang.

"Wajah-wajah yang terlihat seperti potongan kolase, saya mendapat ide itu dari seseorang yang saya kenal menderita vitiligo," ungkap Marfo dalam wawancara baru-baru ini.

"Ketika saya mencobanya, itu berhasil untuk saya. Saya selalu berkata pada diri sendiri bahwa saya tidak ingin melukis seni yang indah. Saya hanya ingin melukis sesuatu yang bisa saya gunakan untuk membicarakan berbagai masalah," papar dia.

Dibesarkan oleh ibu seorang Saksi Yehova juga memberinya rasa ingin tahu tentang simbolisme agama.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Wali Kota New York Ngotot...
Wali Kota New York Ngotot Ingin Tangkap PM Israel Netanyahu: 'Dia Penjahat Perang'
Apa Arti Las Malvinas...
Apa Arti 'Las Malvinas Son Argentinas'? Slogan yang Dikibarkan Timnas Argentina Ternyata Menyimpan Luka Sejarah 200 Tahun
Kronologi Venezuela...
Kronologi Venezuela Simpan 31 Ton Emas di Bank of England tapi Tak Bisa Diambil
Inggris Akan Larang...
Inggris Akan Larang Penggunaan Media Sosial saat Malam Hari
Inggris Semakin Ditekan...
Inggris Semakin Ditekan untuk Kembalikan 31 Ton Emas Venezuela
Hakim Perempuan Muslim...
Hakim Perempuan Muslim Ini Diancam Dibunuh setelah Menghukum Para Penjaga Sapi
Canda Bahlil ke Nusron...
Canda Bahlil ke Nusron Wahid Berkacamata Hitam, Sedih Inggris Kalah vs Argentina
Konflik AS-Iran Meluas,...
Konflik AS-Iran Meluas, Kuwait Jadi Sasaran Serangan Rudal dan Drone
Influencer Andrew-Tristan...
Influencer Andrew-Tristan Tate Ditangkap di AS terkait Dugaan Pemerkosaan dan Prostitusi
Rekomendasi
Nafkah Anak Setelah...
Nafkah Anak Setelah Perceraian: Berapa Besar yang Wajib Diberikan Ayah?
APH Didorong Usut Tuntas...
APH Didorong Usut Tuntas Kasus Dugaan Korupsi Eks Jampidsus
Sekjen PKS: Pemilih...
Sekjen PKS: Pemilih Muda Jadi Kunci, Kader Harus Siap Menangkan Pemilu 2029
Berita Terkini
The Wall Street Journal...
The Wall Street Journal Ungkap Kemampuan Rudal Iran Lebih Unggul Dibandingkan Pertahanan Udara AS
Pakar Militer Ini Ungkap...
Pakar Militer Ini Ungkap Psikologi Presiden Trump Lebih Penting Dibandingkan Biaya Politik
Khawatir Asia Timur...
Khawatir Asia Timur Jadi Medan Perang, Menhan Jepang: Senjata Nuklir Tak Bisa Dihindari
Meski Dihujani Puluhan...
Meski Dihujani Puluhan Rudal Rusia, Kenapa Jumlah Korban Tewas di Ukraina Tidak Banyak?
39 Rudal Rusia Hujani...
39 Rudal Rusia Hujani Ibu Kota Ukraina, Warga Sipil Ketakutan
Mengapa Yordania Jadi...
Mengapa Yordania Jadi Bulan-bulanan Serangan Iran, Termasuk Tewaskan 2 Tentara AS?
Infografis
26 Perwira Dimutasi...
26 Perwira Dimutasi Jadi Kapolres di Pulau Jawa pada Mutasi Juni 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved