Cegah Wabah COVID-19, Korut Tolak Diplomat China

Kamis, 08 Juli 2021 - 22:02 WIB
loading...
Cegah Wabah COVID-19,...
Korut menolak diplomat China untuk masuk ke negaranya guna mencegah wabah COVID-19. Foto/The New York Post
A A A
SEOUL - Korea Utara (Korut) benar-benar mencoba melindungi dirinya dari wabah COVID-19 yang menyerang dunia. Negara tertutup itu menempuh segala macam cara agar virus tersebut tidak mewabah.

Laporan terbaru dari badan intelijen Korea Selatan (Korsel), NIS, menyebutkan bahwa tetanggannya itu tengah membangun pos penjagaan dan struktur beton di sepanjang perbatasannya dengan China guna mencegah penyeberangan perbatasan ilegal sebagai bagian dari langkah anti-virusnya. Korut bahkan tidak mengizinkan diplomat China, yang merupakan sekutu utama dan pemberi bantuan, untuk masuk ke negara itu.

Dalam pidatonya baru-baru ini, pemimpin Korut Kim Jong-un telah menyerukan negaranya untuk bersiap menghadapi pembatasan COVID-19 yang berkepanjangan. Ini menunjukkan negara itu belum siap untuk membuka kembali perbatasannya meskipun ada kerugian besar pada ekonominya, yang telah dihancurkan oleh salah urus selama bertahun-tahun dan sanksi atas program nuklirnya yang dijatuhkan Amerika Serikat (AS) .

"Menurut briefing NIS, Korea Utara telah merencanakan untuk membuka kembali perbatasannya dengan China pada bulan April tetapi mengesampingkan gagasan itu karena kekurangan peralatan disinfektan," kata Ha Tae-keung, salah satu legislator yang menghadiri pengarahan tertutup NIS dengan parlemen Korsel seperti dikutip dari AP, Kamis (8/7/2021).

Baca juga: Korut Beri Tahu WHO Tak Ada Kasus COVID-19 Sejak 10 Juni, Pengamat Ragu

Seorang analis senior di Institut Korea untuk Unifikasi Nasional Seoul, Hong Min mengatakan, kampanye anti-virus Korut tetap fokus pada karantina yang ketat dan kontrol perbatasan. Sedangkan vaksin tampaknya menjadi prioritas kedua.

UNICEF, yang menyediakan dan mengirimkan vaksin atas nama COVAX, mengatakan masih belum jelas kapan vaksin dapat dikirim di Korut, yang belum menyelesaikan dokumen untuk menerima pasokan dari COVAX.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Masalah Kualitas dan...
Masalah Kualitas dan Krisis Internal Hambat Ambisi Ekspor Senjata China
Langka, Kapal Perang...
Langka, Kapal Perang China Latihan Tembak di Dalam ZEE Jepang
China Perluas Pengaruh...
China Perluas Pengaruh di Kirgizstan, Warga Khawatir soal Kedaulatan
Filipina dan China Bentrok,...
Filipina dan China Bentrok, 1 Tentara Terluka
China Sangkal Tudingan...
China Sangkal Tudingan Trump tentang Campur Tangan Pemilu AS
Tembus Blokade Laut...
Tembus Blokade Laut Merah, Tanker Raksasa China Bawa Pulang 4 Juta Barel Minyak Arab Saudi
Jet Tempur AS Bombardir...
Jet Tempur AS Bombardir Pulau Qeshm dan Kota Ahvav Iran, 4 Orang Tewas
Perang AS-Iran Memanas,...
Perang AS-Iran Memanas, Harga Minyak Dunia Berpotensi Tembus 100 Dolar AS per Barel
Rekomendasi
Tingkatkan Nilai Jual...
Tingkatkan Nilai Jual TBS, 133 Pekebun Muara Enim Ikuti Pelatihan Panen Sawit
Hasil Piala AFF 2026:...
Hasil Piala AFF 2026: Vietnam Pesta 7 Gol ke Gawang Timor Leste
Wajah Baru Lotte Mart...
Wajah Baru Lotte Mart Wholesale Serang Tawarkan Pengalaman Belanja dan Kuliner dalam Satu Destinasi
Berita Terkini
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Infografis
4 Senjata Andalan China,...
4 Senjata Andalan China, dari Robot Serigala hingga Rudal Hipersonik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved