Ancam Gadis Prancis Penghina Islam dan Al-Qur'an, 11 Orang Divonis Bersalah

Kamis, 08 Juli 2021 - 14:51 WIB
loading...
A A A
“Al-Qur’an tidak berisi apa-apa selain kebencian, Islam adalah agama yang menyebalkan,” kata gadis remaja itu dalam posting pertama di Instagram pada Januari 2020.

Sekarang dia berusia 18 tahun. "Saya tidak suka agama apa pun, bukan hanya Islam," katanya saat bersaksi di pengadilan.

“Yang saya inginkan adalah mereka (yang melecehkan) dianggap sebagai wabah dan seharusnya dilarang mengakses jejaring sosial, mereka yang melakukan cyberbullying, yang mengancam dengan kematian, yang merampas kebebasan salah satu dari mereka dan yang menghasut seseorang untuk bunuh diri," katanya.

"Dan saya tidak pernah ingin para korban disalahkan lagi," ujarnya.

Baca juga: Pasangan Ini Bulan Madu di Kota Nudis Terbesar di Dunia, Belanja dan Makan Pun Telanjang

Pengacaranya, Richard Malka, mengatakan Mila telah menerima sekitar 100.000 pesan ancaman, termasuk ancaman pembunuhan, ancaman pemerkosaan, pesan misoginis dan pesan kebencian tentang orientasi seksualnya.

Mila meninggalkan satu sekolah menengah, lalu sekolah menengah yang lain. Dia sekarang dipantau setiap hari oleh polisi untuk keselamatannya.

“Jejaring sosial adalah jalan. Ketika Anda melewati seseorang di jalan, Anda tidak menghina mereka, mengancam mereka, mengolok-olok mereka," kata hakim ketua, Michel Humbert.

"Apa yang tidak Anda lakukan di jalan, jangan lakukan di media sosial.”

Persidangan tersebut menimbulkan pertanyaan tidak nyaman tentang kebebasan berekspresi, kebebasan untuk mengkritik agama dan penghormatan terhadap jutaan Muslim Prancis. Tapi kasus pengadilan difokuskan pada cyberbullying.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Proyek Jet Tempur FCAS...
Proyek Jet Tempur FCAS Prancis-Jerman Gagal, Pukulan Telak bagi Macron
Prancis Larang Pejabat...
Prancis Larang Pejabat Israel Hadiri Pameran Senjata, Zionis Murka
Kapal Tanker Rusia Dibajak...
Kapal Tanker Rusia Dibajak Prancis, Ini Respons Keras dari Kremlin
Prancis Cegat Kapal...
Prancis Cegat Kapal Tanker Rusia, Eropa Memanas!
Masa Depan Prancis di...
Masa Depan Prancis di Ujung Tanduk, Ini 3 Pemicunya
Prancis Larang Masuk...
Prancis Larang Masuk Menteri Israel Ben-Gvir, Imbas Video Penyiksaan Aktivis Global Sumud Flotilla
Istana Sangkal Kabar...
Istana Sangkal Kabar Presiden Prabowo ke Italia usai Kunjungi Prancis
Iran Tembakkan 7 Rudal...
Iran Tembakkan 7 Rudal Balistik ke Kuwait, Balas Serangan AS di Pulau Qeshm dan Goruk
Prajurit Angkatan Laut...
Prajurit Angkatan Laut AS Tewas Ditembak Temannya di Kapal Induk USS John F Kennedy
Rekomendasi
KPK Tetapkan 4 Tersangka...
KPK Tetapkan 4 Tersangka terkait OTT BPK, Salah Satunya Bupati Muara Enim Edison
Nanik S Deyang Merapat...
Nanik S Deyang Merapat ke Istana, Mau Lapor Efisiensi Anggaran MBG
Deretan Dalil Kuat Anjuran...
Deretan Dalil Kuat Anjuran 3 Puasa Sunnah di Bulan Muharram
Berita Terkini
Iran Serang Pangkalan...
Iran Serang Pangkalan Yordania Markas Jet Tempur Siluman F-35, F-15, dan F-16 AS
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
AS Tolak Masuk Wasit...
AS Tolak Masuk Wasit Piala Dunia Omar Artan, Alasannya Terlibat Organisasi Teroris
Pertama Kalinya, Taiwan...
Pertama Kalinya, Taiwan Tembakkan Puluhan Rudal HIMARS Amerika ke Arah China
Ini Bukti Biadabnya...
Ini Bukti Biadabnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat
Trump: 49 Rudal Tomahawk...
Trump: 49 Rudal Tomahawk Gempur Iran, AS Akan Bombardir Habis-habisan
Infografis
10 Alasan Revolusi Prancis...
10 Alasan Revolusi Prancis Jadi Simbol Perlawanan Rakyat terhadap Tirani dan Ketidakadilan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved