Ancam Gadis Prancis Penghina Islam dan Al-Qur'an, 11 Orang Divonis Bersalah

Kamis, 08 Juli 2021 - 14:51 WIB
loading...
A A A
Ke-13 terdakwa dari seluruh Prancis datang dari berbagai latar belakang dan agama dan hanyalah segelintir dari semua orang yang mengejar Mila dengan komentar online. Yang lain tidak bisa dilacak.

Juan Branco, pengacara salah satu terdakwa, mencela premis persidangan.

“Percobaan simbolik di mana seseorang mencoba menggunakan satu orang untuk mengirim pesan ke seluruh masyarakat sangat berbahaya,” kata Branco.

Dia mengatakan kliennya, yang diidentifikasi hanya sebagai Jordan L, bukan seorang fanatik. "Dia adalah seseorang yang menghormati keyakinan, (tetapi) yang tidak menyukai iklim di mana satu bagian dari populasi Prancis diserang secara sistemik," ujarnya.

Dia mengatakan kliennya memberontak terhadap itu tanpa berpartisipasi dalam sesuatu yang lebih besar dan bahkan tanpa mengirim pesan langsung ke Mila secara khusus.

Perundungan online, ancaman, dan ujaran kebencian telah meningkat sejak dibuatnya undang-undang yang mengkriminalisasi tindakan tersebut pada tahun 2018.

Polisi menghitung 2.128 pelanggaran semacam itu pada 2019 dan 2.848 tahun lalu, menurut Menteri Kewarganegaraan Prancis Marlene Schiappa.

“Seluruh negara harus mengutuk para penyerang dan berhenti menyalahkan para korban,” kata Schiappa dalam sebuah pernyataan setelah putusan hari Rabu.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Proyek Jet Tempur FCAS...
Proyek Jet Tempur FCAS Prancis-Jerman Gagal, Pukulan Telak bagi Macron
Prancis Larang Pejabat...
Prancis Larang Pejabat Israel Hadiri Pameran Senjata, Zionis Murka
Kapal Tanker Rusia Dibajak...
Kapal Tanker Rusia Dibajak Prancis, Ini Respons Keras dari Kremlin
Prancis Cegat Kapal...
Prancis Cegat Kapal Tanker Rusia, Eropa Memanas!
Masa Depan Prancis di...
Masa Depan Prancis di Ujung Tanduk, Ini 3 Pemicunya
Prancis Larang Masuk...
Prancis Larang Masuk Menteri Israel Ben-Gvir, Imbas Video Penyiksaan Aktivis Global Sumud Flotilla
Istana Sangkal Kabar...
Istana Sangkal Kabar Presiden Prabowo ke Italia usai Kunjungi Prancis
Serangan di SPBU dan...
Serangan di SPBU dan Permukiman Israel, Satu Orang Tewas
Prajurit Angkatan Laut...
Prajurit Angkatan Laut AS Tewas Ditembak Temannya di Kapal Induk USS John F Kennedy
Rekomendasi
Kreasa Fest 2026 Jadi...
Kreasa Fest 2026 Jadi Ajang Mahasiswa Untar Perkenalkan Budaya Indonesia di Era Digital
Kasus Hanania Travel,...
Kasus Hanania Travel, Aaliyah Massaid Akui Sedih Melihat Jemaah Umrah Gagal Berangkat
Otto Media Grup Kolaborasi...
Otto Media Grup Kolaborasi Sadewi Essential Care, Perkuat Integrasi Brand-Rantai Pasok
Berita Terkini
Pertama Kalinya, Taiwan...
Pertama Kalinya, Taiwan Tembakkan Puluhan Rudal HIMARS Amerika ke Arah China
Ini Bukti Biadabnya...
Ini Bukti Biadabnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat
Trump: 49 Rudal Tomahawk...
Trump: 49 Rudal Tomahawk Gempur Iran, AS Akan Bombardir Habis-habisan
Iran Balas Bombardir...
Iran Balas Bombardir 18 Target Militer AS, Termasuk Sistem Rudal Patriot
Sistem Rudal Iran Tembaki...
Sistem Rudal Iran Tembaki Jet Tempur F-16 AS
AS Menyerang Lagi, Iran...
AS Menyerang Lagi, Iran Tutup Total Selat Hormuz
Infografis
Hasil Drawing Grup Piala...
Hasil Drawing Grup Piala Dunia 2026: Brasil dan Prancis Dihadang Kuda Hitam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved