Empat Juta Orang Meninggal Akibat COVID, Asia Pontang-panting Lawan Pandemi

Kamis, 08 Juli 2021 - 06:01 WIB
loading...
Empat Juta Orang Meninggal...
Petugas dari kepolisian membawa boneka saat berlatih menangani jenazah COVID di Stadion Manahan Solo, Jawa Tengah, pada 6 Juli 2021. Foto/REUTERS
A A A
JENEWA - Lebih dari empat juta orang telah meninggal karena infeksi Covid-19 di penjuru dunia menurut data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada Rabu (7/7).

Ketika banyak negara kaya bersiap melonggarkan pembatasan, negara-negara di Asia pontang-panting memerangi infeksi yang melonjak drastis.

Indonesia telah menjadi hotspot global, dengan sebagian besar rumah sakit harus menolak pasien. Pihak berwenang terpaksa mengimpor pasokan oksigen dan rekor 1.040 kematian dilaporkan pada Rabu (7/7).

Baca juga: Iran Negara Timur Tengah Terparah Dilanda Covid-19

“Dunia berada pada titik berbahaya dalam pandemi ini,” ungkap Kepala WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus, menyebut angka empat juta itu terlalu rendah dari jumlah sebenarnya yang tak seluruhnya terdata.

Baca juga: Presiden Israel Menyamar dengan Wig dan Jenggot Palsu, Berkeliaran di Jalan

Dia mengatakan, “Beberapa negara dengan cakupan vaksinasi yang tinggi bersantai seolah-olah pandemi sudah berakhir, sementara yang lain telah melihat lonjakan tajam dalam kasus karena varian yang sangat mudah menular dan ketidaksetaraan yang mengejutkan dalam akses ke vaksin.”

Baca juga: Krisis Ekonomi, Harga Produk Menstruasi Menggila, Wanita Lebanon Menderita

Indonesia adalah salah satu negara yang terpukul keras. Pemerintah Indonesia telah memperluas pembatasan di penjuru nusantara menyusul tindakan keras sebelumnya di ibu kota Jakarta dan beberapa daerah lainnya.

Pembatasan baru berlaku untuk lusinan kota dan meluas di Indonesia yang berpenduduk hampir 270 juta orang.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Respons Aksi China,...
Respons Aksi China, Jepang Perkuat Pertahanan Sisi Barat Daya
Pakar Militer Ini Sebut...
Pakar Militer Ini Sebut AS Tak Sadari Gelombang Kejut Besar di Asia
IATA Peringatkan Krisis...
IATA Peringatkan Krisis Avtur akan Terjang Asia Terlebih Dulu, Baru Eropa dan Amerika Latin
Bagaimana Thailand Menjadi...
Bagaimana Thailand Menjadi Negara Sakit di Asia?
Epstein Files Singgung...
Epstein Files Singgung Bill Gates dan Simulasi Pandemi, Benarkah Covid-19 Sengaja Dibuat?
Hindari Rute Maritim...
Hindari Rute Maritim yang Panjang, Putin Bangun Koridor Darat Baru ke Asia
Selat Hormuz Kembali...
Selat Hormuz Kembali Dibuka, Kilang-kilang Asia Ogah Ikut Demam Minyak Teluk
CDC: Wabah Ebola di...
CDC: Wabah Ebola di RD Kongo Bisa Menjadi yang Terburuk dalam Sejarah
Momen PM Inggris Keir...
Momen PM Inggris Keir Starmer Tak Kuasa Menahan Tangis saat Umumkan Mundur
Rekomendasi
Bumerang Bagi Penerimaan...
Bumerang Bagi Penerimaan Negara, Usulan Kenaikan Batas Produksi Rokok Tuai Kritik
Ade Darmawan Yakin Jokowi...
Ade Darmawan Yakin Jokowi Kecewa Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Kejari Jaksel
Wujudkan Liburan Impian...
Wujudkan Liburan Impian Tanpa Beban dengan Cashback Rp350.000
Berita Terkini
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
6 PM dalam 10 Tahun...
6 PM dalam 10 Tahun 44 Hari, Seperti Apa Politik Antrean di Inggris?
Jepang Naikkan Biaya...
Jepang Naikkan Biaya Visa sebanyak Lima Kali Lipat, Apa Pemicunya?
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Keir Starmer Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Upacara Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar selama 6 Hari
Infografis
21 Orang Tewas Akibat...
21 Orang Tewas Akibat Serangan Rudal Balistik Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved