Taliban Makin Berani, Kuasai Kota Penting di Afghanistan Barat

Kamis, 08 Juli 2021 - 03:01 WIB
loading...
Taliban Makin Berani,...
Aparat keamanan melihat kepulan asap akibat pertempuran melawan Taliban di Afghanistan. Foto/anadolu
A A A
KABUL - Taliban telah memasuki kota penting di Afghanistan barat saat mereka melanjutkan kemajuan pesat sebelum pasukan NATO hengkang.

“Semua pejabat pemerintah di Qala-e-Naw, ibu kota provinsi Badghis, telah dipindahkan ke pangkalan militer terdekat,” ungkap gubernur setempat kepada BBC.

Dia mengatakan, “Gerilyawan Taliban bergerak menuju pusat kota dan terjadi pertempuran sengit dengan pasukan pemerintah.”

Baca juga: Ratusan Tentara Afghanistan Diterbangkan Kembali dari Tajikistan

Taliban untung besar saat Amerika Serikat (AS), Inggris dan sekutunya mundur setelah 20 tahun bercokol di sana.

Baca juga: Cengkeraman Taliban Meluas, 1.000 Tentara Afghanistan Kabur ke Tajikistan

Sebagian besar pasukan asing yang tersisa di Afghanistan telah pergi sebelum batas waktu 11 September, meninggalkan militer Afghanistan sendirian bertanggung jawab penuh atas keamanan.

Baca juga: Jenderal Afghanistan: Pasukan AS Tinggalkan Bagram Tanpa Pesan

Sumber-sumber lokal mengatakan kepada BBC bahwa Taliban mendatangi penjara di Qala-e-Naw dan membebaskan sekitar 400 narapidana, termasuk lebih dari 100 pejuang Taliban.

Pasukan Afghanistan yang menjaga penjara dilaporkan telah menyerah tanpa perlawanan.

Gubernur Hisamudin Shams mengatakan dia melihat Taliban di distrik Qala-e-Naw tempat dia tinggal, dan markas dinas intelijen telah dibakar.

Namun dia membantah laporan kota itu telah jatuh ke tangan Taliban, dan mengatakan pasukan Afghanistan mempertahankannya.

Gubernur mengatakan kepada Reuters bahwa Taliban menyerang kota dari tiga arah di pagi hari.

Pejabat lokal lainnya mengatakan ada kepanikan di antara warga. Kemudian, para pejabat mengatakan pasukan khusus telah dikerahkan melawan pejuang Taliban dan serangan udara sedang dilakukan.

Taliban telah merebut lusinan distrik dalam beberapa pekan terakhir dan sekarang diperkirakan menguasai sekitar sepertiga dari negara itu, membuat keuntungan baru setiap hari.

Sejauh ini ibu kota provinsi tetap berada di bawah kendali pemerintah.

Di bawah kesepakatan dengan Taliban, AS dan sekutu NATO-nya setuju menarik semua pasukan sebagai imbalan atas komitmen militan untuk tidak mengizinkan kelompok ekstremis beroperasi di daerah yang mereka kuasai.

Tetapi Taliban tidak setuju berhenti memerangi pasukan Afghanistan, yang kemampuannya untuk menahan para pemberontak masih dipertanyakan.

Para pejabat militer di Kabul telah berbicara tentang "mundur taktis" setiap kali pemberontak memperoleh keuntungan, tetapi para komandan di medan perang mengatakan kepada BBC tentang kurangnya amunisi, dan keterlambatan dalam pengiriman dukungan.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Taliban Larang Warga...
Taliban Larang Warga Afghanistan Gunakan Ponsel Pintar, Jika Nekat Bakal Dihancurkan
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Udara di Afghanistan, 13 Orang Tewas
Hukum Baru Taliban:...
Hukum Baru Taliban: Diamnya Gadis Perawan Berarti Persetujuan untuk Menikah
Afghanistan: Pakistan...
Afghanistan: Pakistan Bombardir Rumah Sakit Kabul, 400 Orang Tewas!
Taliban Afghanistan...
Taliban Afghanistan Terbuka untuk Dialog setelah Pakistan Bom Kota-kota Besar
Dunia Serukan Penghentian...
Dunia Serukan Penghentian Segera Perang Afghanistan dan Pakistan
Perbandingan Kekuatan...
Perbandingan Kekuatan Militer Pakistan vs Afghanistan: Bak David vs Goliath
Kemlu Pastikan 3 WNI...
Kemlu Pastikan 3 WNI di Venezuela Aman Pascagempa Dahsyat M7,1
Gempa Venezuela: Korban...
Gempa Venezuela: Korban Tewas Melonjak Jadi 164 Orang, Hampir 1.000 Lainnya Luka
Rekomendasi
Mutasi Polri Juni 2026:...
Mutasi Polri Juni 2026: Kombes Aris Supriyono Jabat Kabid Propam Polda Metro Jaya
HYROX Jakarta 2026 Siap...
HYROX Jakarta 2026 Siap Digelar, Peserta Jalani Persiapan Menuju Kompetisi
IHSG Ambruk 4,55% dalam...
IHSG Ambruk 4,55% dalam Sepekan, Ini Saham-saham yang Cuan dan Boncos
Berita Terkini
Lebih dari 50.000 Orang...
Lebih dari 50.000 Orang Dilaporkan Hilang akibat Gempa Venezuela
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan...
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan di Teluk yang Rusak Akibat Serangan Iran ke Israel
6 Petani Diculik Tentara...
6 Petani Diculik Tentara Israel di Lebanon Selatan
Lebanon dan Israel Tandatangani...
Lebanon dan Israel Tandatangani Kesepakatan Kerangka Kerja untuk Akhiri Perang
India Tuntut Pertanggungjawaban...
India Tuntut Pertanggungjawaban atas Para Pelaku Pemboman Sekolah
AS Kembali Serang Iran,...
AS Kembali Serang Iran, IRGC Balas Gempur Pasukan Amerika
Infografis
5 Rudal Paling Mematikan...
5 Rudal Paling Mematikan di Dunia, Satan II Rusia Bisa Hancurkan Banyak Kota Sekaligus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved